Perseteruan Erin dan Mantan ART-nya Memicu Kontroversi
Perseteruan antara sosialita Rien Wartia Trigina, dikenal dengan nama Erin, dengan mantan asisten rumah tangga (ART) yang bernama Herawati kini menjadi sorotan publik. Isu penganiayaan yang dilaporkan oleh Herawati ke Polres Metro Jakarta Selatan membuat Erin melaporkan balik atas tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik.
Kasus ini semakin memanas setelah munculnya saksi tambahan dari pihak Erin, yaitu Nur Rohmah. Ia hadir di kepolisian bersama kuasa hukumnya, namun memilih untuk bungkam dan menghindari media karena merasa ketakutan.
Kehadiran Nur Rohmah di Kepolisian
Nur Rohmah, salah satu ART Erin, tiba-tiba muncul di Polres Metro Jakarta Selatan untuk memberikan kesaksian terkait laporan Herawati. Namun, setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi, ia tidak memberikan pernyataan apa pun kepada awak media. Pihak Nur juga belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai alasan ia datang ke kantor polisi.
Saat itu, Nur terlihat berusaha menghindari pertanyaan dari wartawan. Kuasa hukumnya pun meminta media agar tidak terus-menerus menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan kasus ini.
“Maaf ya, klien kami ini ketakutan,” ujar kuasa hukum Nur, seperti dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Rabu (27/5/2026). “Tolong bisa dingertikan ya, ini orangnya ketakutan,” tambahnya lagi.
Erin Menghindari Media Setelah Jalani Pemeriksaan
Pada Jumat (22/5/2026), Erin telah menjalani pemeriksaan terkait laporan penganiayaan dari Herawati di Polres Metro Jakarta Selatan. Wanita 40 tahun ini datang bersama tim kuasa hukumnya. Namun, setelah selesai menjalani pemeriksaan, Erin tampak irit bicara dan langsung meninggalkan lokasi.
Menurut Adlina Amalia, perwakilan kuasa hukum Erin, alasan kliennya terburu-buru pergi adalah karena sedang kurang sehat. “Kebetulan keadaan dan kondisi klien kami kurang memungkinkan untuk memberikan statement, karena kurang sehat juga,” kata Adlina, dikutip dari YouTube Cumicumi, Minggu (24/5/2026).
Dalam pemeriksaan tersebut, Erin dicecar sebanyak 22 pertanyaan oleh penyidik. Pertanyaan-pertanyaan tersebut seputar pengakuan Herawati yang menyebutkan bahwa dirinya mendapatkan perlakuan buruk saat bekerja di rumah Erin. Termasuk adanya dugaan adegan mencekik, mencakar, dan menodongkan pisau.
Selain itu, pihak Erin juga menyerahkan beberapa barang bukti, termasuk rekaman CCTV dan recorder.
Penilaian Emma Waroka Terhadap Kasus Ini
Ramainya perseteruan antara Erin dan Herawati membuat aktris senior Emma Waroka ikut berkomentar. Lewat unggahan di Instagram pribadinya, @emmawarokkaofficial, Emma mengunggah tangkapan layar akun Facebook milik Herawati.
Nama akun Facebook tersebut adalah “Herawati Mom’s Gemoy” dengan 8,2 ribu pengikut. Dalam bio akun tersebut, sang pemilik akun diduga menjelaskan bahwa dirinya adalah seorang konten kreator digital.
Emma mengungkapkan kecurigaannya bahwa Herawati adalah seorang konten kreator. “Ternyata dugaan Mamsky benar bahwa ART ini adalah seorang konten kreator,” tulis Emma dalam unggahannya.
Ia juga menyampaikan kekecewaannya terhadap cara warganet menyerang Erin dalam kasus ini. Menurut Emma, banyak netizen yang menghujat Erin karena pengakuan Herawati tentang perlakuan kasar dari mantan istri komedian Haji Andre.
“Sedangkan saya belum melihat bukti satupun seperti video, photo, bukti luka atau lebam atau ada saksi-saksi yang melihat langsung KDRT-nya terjadi,” tutup Emma.


