Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 29 Mei 2026
Trending
  • Sakelar & Stopkontak Vivace E: Sentuhan Kecil, Tampilan Rumah Lebih Indah
  • Raperda Film DIY: Ekosistem Film Lebih dari Sekadar Industri, Bertujuan Berkembang hingga Kalurahan
  • Honda BeAT CBS 2024: Teknologi CBS dan Mesin Irit
  • 5 Rekomendasi HP Rp5 Jutaan Bulan Mei 2026, Performa Tangguh untuk Mid-Level
  • 50 Soal PJOK Kelas 1 Semester 2 Kurikulum Merdeka + Kunci Jawaban UAS, PAS, PAT, PSAJ
  • 10 Makna Mimpi Kecelakaan, Tanda Kesuksesan Mendekat
  • Iran Akui AS Langgar Gencatan Senjata Usai Serangan di Selat Hormuz
  • KONI Pusat: PON Jadi Fondasi Prestasi Indonesia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Iran Akui AS Langgar Gencatan Senjata Usai Serangan di Selat Hormuz
Politik

Iran Akui AS Langgar Gencatan Senjata Usai Serangan di Selat Hormuz

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover29 Mei 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Iran Menuduh Amerika Serikat Melanggar Gencatan Senjata

Iran menuduh Amerika Serikat melanggar gencatan senjata setelah melakukan serangan di dekat Selat Hormuz. Serangan tersebut terjadi pada hari Selasa (26/5/2026) dan menargetkan wilayah Bandar Abbas, Provinsi Hormozgan. Pemerintah Iran menyatakan bahwa tindakan AS berpotensi mengganggu upaya diplomasi yang sedang dilakukan untuk mengakhiri konflik di kawasan.

Pihak AS mengklaim bahwa operasi tersebut bersifat defensif, dengan menargetkan lokasi rudal dan kapal yang diduga terlibat dalam pemasangan ranjau. Namun, Kementerian Luar Negeri Iran menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran berat terhadap gencatan senjata yang telah berlaku selama hampir tujuh minggu.

Media Iran melaporkan adanya suara ledakan di wilayah tersebut pada pagi hari. Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan negosiasi menuju penghentian konflik masih membutuhkan waktu beberapa hari lagi. Sebelumnya, kedua pihak menunjukkan indikasi kemajuan menuju kesepakatan awal yang bertujuan mengakhiri pertempuran dan memulihkan pengiriman melalui Selat Hormuz.

Kesepakatan awal tersebut disebut akan memberi waktu 60 hari bagi para negosiator untuk membahas isu-isu yang lebih kompleks, termasuk program nuklir Iran. Media Iran juga melaporkan bahwa para negosiator negara itu mendorong agar memorandum tersebut mencakup pelepasan aset Iran senilai miliaran dolar yang dibekukan.

Israel Memperluas Serangan ke Lebanon

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa Israel akan mengintensifkan serangannya terhadap Hizbullah di Lebanon. Dalam pernyataan pada hari Selasa, Netanyahu menyebut Israel memperluas operasinya di Lebanon dengan mengerahkan pasukan besar di lapangan.

Serangan udara Israel terhadap Lebanon mencatat lebih dari 120 serangan pada hari Selasa, yang menewaskan 31 orang, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon. Serangan ini semakin memperburuk gencatan senjata rapuh yang diumumkan pada 16 April untuk menghentikan pertempuran antara Israel dan kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah.

Sumber keamanan Lebanon mengatakan kepada Reuters bahwa serangan Israel menghantam wilayah selatan dan timur Lebanon pada hari Selasa. Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan sedikitnya 10 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas dalam satu serangan di kota Burj al-Shamali, Lebanon selatan.

Kerangka Gencatan Senjata 30 Hari

Menurut sumber-sumber Iran, kesepakatan awal akan mengakhiri permusuhan di semua lini, melancarkan lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz selama 30 hari, dan kemungkinan mencakup bantuan keuangan. Isu yang lebih sulit, seperti program nuklir Iran, akan dibahas dalam fase kedua negosiasi.

Iran disebut telah mengizinkan beberapa kapal melewati selat tersebut dengan memberikan prioritas kepada kapal yang terkait dengan negara-negara yang memiliki hubungan dekat dengannya. Presiden AS Donald Trump mengatakan tujuan utamanya dalam perang ini adalah mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir berbahan uranium yang diperkaya tingkat tinggi. Iran membantah memiliki rencana seperti itu.

Trump juga menggunakan krisis ini untuk menyerukan lebih banyak negara Arab dan Muslim, termasuk Arab Saudi, agar menandatangani Perjanjian Abraham yang bertujuan menormalisasi hubungan dengan Israel. Arab Saudi menegaskan tidak akan menandatangani perjanjian tersebut tanpa adanya peta jalan menuju pembentukan negara Palestina.

Ribuan orang telah tewas dalam konflik yang lebih luas ini, sebagian besar berada di Lebanon dan Iran. Di Iran, kelompok pemantau internet NetBlocks melaporkan adanya pemulihan sebagian konektivitas internet setelah pemadaman yang berlangsung hampir 90 hari.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kasus Pemalsuan Riset, LPDP Akui Prihantini Lulusan 2022

29 Mei 2026

Jaminan SPMB 2026 Transparan dan Objektif, Disdikpora Denpasar Berkomitmen Bersama

29 Mei 2026

Prabowo Beli 1.098 Sapi Kurban dengan APBN Rp100 Miliar, Salat Idul Adha di Prancis

29 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sakelar & Stopkontak Vivace E: Sentuhan Kecil, Tampilan Rumah Lebih Indah

29 Mei 2026

Raperda Film DIY: Ekosistem Film Lebih dari Sekadar Industri, Bertujuan Berkembang hingga Kalurahan

29 Mei 2026

Honda BeAT CBS 2024: Teknologi CBS dan Mesin Irit

29 Mei 2026

5 Rekomendasi HP Rp5 Jutaan Bulan Mei 2026, Performa Tangguh untuk Mid-Level

29 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?