Memahami Makna “Grey” dalam Gaya Hidup Urban
Di tengah ritme kehidupan urban yang terus bergerak cepat, banyak orang mulai mencari cara berekspresi yang lebih personal dan autentik. Tidak lagi harus selalu tampil mencolok, karakter justru sering hadir lewat hal-hal yang sederhana, effortless, namun tetap meninggalkan kesan kuat. Semangat inilah yang kemudian diangkat New Balance melalui perayaan Grey Days 2026, sebuah kampanye yang tidak hanya merayakan warna ikonis brand tersebut, tetapi juga mengajak setiap individu menemukan makna “grey” versi mereka sendiri.
Di tengah dunia yang bergerak semakin cepat dan bising, tidak semua statement harus hadir dengan cara yang berlebihan. Ada hal-hal yang justru terasa kuat karena sederhana, konsisten, dan mudah menyatu dengan keseharian. Bagi New Balance, grey selalu berada di ruang itu: sebuah bentuk ekspresi yang effortless, versatile, dan tetap memiliki karakter.
Melalui Grey Days 2026, New Balance kembali merayakan warna paling ikonis dalam perjalanan brand, sekaligus mengajak setiap orang menemukan arti grey dengan caranya sendiri. Mengusung pesan “Find your Grey”, Grey Days tahun ini hadir sebagai ajakan untuk melihat grey bukan hanya sebagai sesuatu yang dikenakan, tetapi juga sebagai bagian dari cara seseorang bergerak, berekspresi, dan menjalani keseharian.
“Bagi New Balance, grey bukan sekadar tren sesaat, tetapi bagian dari identitas brand yang tumbuh dari keseharian dan gaya hidup urban. Berawal dari pilihan warna yang praktis bagi para urban runners, grey kemudian berkembang menjadi signature New Balance yang merepresentasikan desain timeless, kualitas, dan karakter yang tidak perlu berteriak untuk dikenali,” ujar Martina Harianda Mutis, Senior General Manager Brand Marketing MAP Active.

“Melalui Grey Days 2026, kami ingin membawa kembali makna grey sebagai bagian dari identitas New Balance yang dekat dengan keseharian, baik melalui produk performance yang durable dan mendukung movement, maupun produk lifestyle yang membantu setiap orang membuat statement dengan caranya sendiri.”
Dalam perjalanan New Balance, grey juga memiliki peran yang kuat di dua dunia yang saling melengkapi: performance dan lifestyle. Pada produk performance, grey erat dengan kesan durable, warna yang terasa kuat, fungsional, dan siap bergerak mengikuti berbagai aktivitas. Sementara pada produk lifestyle, grey menjadi cara untuk membuat statement tanpa harus berlebihan. Clean, versatile, dan effortless, grey menjadi penghubung antara fungsi dan gaya, serta menunjukkan bagaimana sesuatu yang sederhana dapat tetap memiliki karakter dalam keseharian.
Pandangan tersebut juga terasa dekat dengan pengalaman personal banyak orang, termasuk Daniel Mananta sebagai New Balance Ambassador yang turut hadir dalam rangkaian Grey Days. Menurutnya, karakter seseorang tidak selalu terbentuk dari sesuatu yang rumit atau berlebihan, melainkan dari bagaimana seseorang membawa dan mengekspresikan dirinya dalam keseharian.
“Saya merasa karakter itu datang bukan dari simplicity, tapi dari attitude-nya. Jadi mungkin kita bisa memakai baju basic, tapi ketika attitude kita berkarakter, orang akan selalu mengingat kita. Bukan tentang bagaimana bajunya, tapi bagaimana pembawaan diri kita,” ungkapnya.
Daniel juga mengaku memiliki kedekatan personal dengan warna grey yang sudah terasa sejak lama.
“Saya pikir abu-abu atau grey itu sesuatu yang saya personally suka banget. Bahkan bukan cuma sekadar warna buat saya, tapi bisa dibilang sudah jadi identitas. Karena waktu SMA, saya sudah punya julukan Grey Hair,” katanya sambil tertawa.
Menurutnya, pengalaman melihat Grey House dan keseluruhan kampanye Grey Days terasa sangat relevan dengan dirinya.
Ia pun menjelaskan bahwa tone grey selama ini selalu hadir dalam gaya personalnya, termasuk saat tampil di atas panggung.
“Kalau diperhatikan, saat saya di atas panggung dengan lighting dan lain-lain, saya memang suka banget pakai outfit yang tone-nya very grey, greyish, metallic. Saya suka banget karena itu memberi quiet confidence.”
Baginya, grey memiliki posisi yang unik di antara dua kutub yang berbeda. “Kita enggak semainstream putih, kita nggak semainstream hitam, tapi kita percaya diri berada di tengah-tengah. Kayak ambivert gitu. Saya bisa putih, saya bisa hitam, tapi saya grey. Dan itu fondasi saya.”
Untuk menerjemahkan semangat tersebut, New Balance menghadirkan Grey House di ARTOTEL Casa Hangtuah, yang berlangsung pada 18-31 Mei 2026. Sebagai ruang temporer yang terinspirasi dari semangat Grey Days, Grey House menjadi tempat di mana tamu hotel dapat merasakan bagaimana grey hidup dalam movement, style, dan keseharian secara langsung.
Selama periode takeover berlangsung, tamu hotel dapat menikmati berbagai pengalaman khas Grey Days, mulai dari takeover kamar hotel bernuansa grey, Grey Breakfast experience, product showcase, hingga informasi seputar Grey 5K Community Run. Khusus bagi tamu yang menginap, New Balance juga membuka kesempatan untuk bergabung dalam Grey 5K Community Run yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Para tamu dapat mencoba koleksi sepatu lari New Balance untuk digunakan berlari dan mengeksplor area sekitar Grey House secara langsung. Melalui rangkaian pengalaman ini, New Balance ingin menunjukkan bahwa grey bukan hanya sesuatu yang dilihat, tetapi juga sesuatu yang dapat dirasakan secara nyata, menemani langkah, aktivitas, dan gaya hidup sehari-hari.
“Grey Days tahun ini bukan hanya tentang merayakan ikon New Balance, tetapi juga tentang bagaimana grey dapat hidup secara berbeda pada setiap orang,” tambah Martina.
“Bagi sebagian orang, grey berarti kenyamanan untuk terus bergerak. Bagi yang lain, grey adalah cara untuk tampil effortless dan tetap memiliki karakter. Karena pada akhirnya, grey bukan hanya sekadar warna. Grey adalah sesuatu yang bergerak bersama keseharian.”
Melalui Grey Days 2026, New Balance melanjutkan perayaan terhadap grey sebagai bagian dari identitas brand yang terus relevan lintas generasi. Dari performance hingga lifestyle, grey menjadi pengingat bahwa sesuatu yang sederhana tetap dapat memiliki karakter kuat ketika terasa natural, fungsional, dan dekat dengan cara setiap orang menjalani harinya.



