Rumus Matematika Kelas 6 SD
Saat belajar matematika di kelas 6 SD, kamu atau adikmu akan menemukan sejumlah materi yang membutuhkan penggunaan rumus hitung. Termasuk di antaranya operasi hitung bilangan bulat, luas dan volume bangun, hingga penyajian data. Alih-alih hanya menghafalnya, kamu bisa mencoba beberapa soal yang menggunakan rumus matematika kelas 6 SD. Berikut adalah rangkuman lengkap rumus yang dapat kamu jadikan catatan untuk mengerjakan latihan soal.
Operasi Hitung Bilangan Bulat dan Campuran
Operasi hitung bilangan bulat melibatkan bilangan positif, bilangan nol, dan bilangan bulat negatif. Terdapat beberapa sifat operasi hitung bilangan bulat ini. Berikut rumusnya sesuai dengan sifatnya:
Sifat Komutatif Penjumlahan
Rumus: a + b = b + a
Contoh: 1 + 2 = 2 + 1 = 3Sifat Komutatif Perkalian
Rumus: a x b = b x a
Contoh: 4 x 5 = 5 x 4 = 20Sifat Distributif Perkalian terhadap Penjumlahan
Rumus: a x (b + c) = (a x b) + (a x c)
Contoh: 2 x (3 + 20) = (2 x 3) + (2 x 20)Sifat Distributif Perkalian terhadap Pengurangan
Rumus: a x (b – c) = (a x b) – (a x c)
Contoh: 2 x (20 – 10) = (2 x 20) – (2 x 10)
Untuk operasi hitung bilangan campuran, terdapat dua aturan utama:
- Apabila dalam soal terdapat tanda kurung (), maka kerjakan operasi hitung yang ada di dalam tanda kurung terlebih dahulu.
- Jika tidak ada tanda kurung (), maka urutannya mengerjakan perkalian dan pembagian, kemudian penjumlahan dan pengurangan.
Contoh soal dengan tanda kurung:
1000 : 10 x 2 – (200 + 50)
= 1000 : 10 x 2 – 150
= 200 x 2 – 150
= 400 – 150
= 250
Contoh tanpa tanda kurung:
8000 – 40 x 100 : 4 + 200
= 8000 – 1000 + 200
= 7200
FPB dan KPK dari Dua Bilangan
Cara menentukan FPB dua bilangan:
1. Mencari faktor pada masing-masing bilangan
2. Menentukan faktor persekutuan dari kedua bilangan
3. Melihat angka yang sama dengan pangkat terkecil dari kedua bilangan tersebut
4. Mengalikan faktor yang sama yang mempunyai pangkat terkecil.
Contoh:
Tentukan FBP dari 12 dan 66.
Jawab:
12 = 2 x 2 x 3 = 2² x 3
66 = 2 x 3 x 11
FPB-nya adalah 2 x 3 = 6.
Cara menentukan KPK dua bilangan:
1. Hitung faktor prima dari tiap bilangan
2. Kalikan semua faktor
3. Jika ada faktor yang sama, ambil pangkat yang terbesar.
Contoh:
Tentukan KPK dari 12 dan 15.
Jawab:
12 = 2 x 2 x 3 = 2² x 3
15 = 3 x 5
KPK-nya adalah 2² x 3 x 5 = 50.
Rumus Luas Bangun Datar

Berikut beberapa rumus luas bangun datar:
Persegi
L = sisi x sisi = s²
K = 4 x sPersegi Panjang
L = panjang x lebar
K = 2 (panjang + lebar)Segitiga
L = ½ alas x tinggi
K = sisi 1 + sisi 2 + sisi 3Lingkaran
L = π x r²
K = 2 x π x rBelah Ketupat
L = ½ x d1 x d2
K = 4 x sisiTrapesium
L = ½ t × (a+b)
K = AB + BC + CD + DALayang-Layang
L = ½ x d1 x d2
K = (a + a) + (b + b)Jajar Genjang
L = alas x tinggi
K = 2(a + b)
Rumus Volume Bangun Ruang
Tabung
V = π r² x tPrisma Segitiga
V = luas alas x tinggiKerucut
V= 1/3 × π × r × r × tLimas
V = 1/3 x luas alas x tinggi
Pengukuran Volume dan Waktu

Hubungan satuan volume:
- 1 km³ = 1.000 hm³
- 1 km³ = 1.000.000 dam³
- 1 km³ = 1.000.000.000 m³
- 1 km³ = 1.000.000.000.000 dm³
- 1 km³ = 1.000.000.000.000.000 cm³
- 1 km³ = 1.000.000.000.000.000.000 mm³
Satuan liter:
- 1 liter = 1 dm³
- 1 cm³ = 1 cc
- 1 liter = 1.000 cc
- 1 m³ = 1.000 liter
- 1 ml = 1 cm³
Satuan Waktu:
- 1 menit = 60 detik
- 1 jam = 60 menit
- 1 hari = 24 jam
- 1 minggu = 7 hari
- 1 bulan = 30 hari / 31 hari
- 1 bulan = 4 minggu
- 1 tahun = 52 minggu
- 1 tahun = 12 bulan
- 1 windu = 8 tahun
- 1 dekade = 10 tahun
- 1 dasawarsa = 10 tahun
- 1 abad = 100 tahun
- 1 milenium = 1.000 tahun
Konversi satuan detik:
- 1 menit = 60 detik
- 1 jam = 3.600 detik
- 1 hari = 86.400 detik
- 1 bulan = 2.592.000 detik
- 1 tahun = 31.104.000 detik
Skala dan Penyajian Data
Menghitung skala:
Skala = jarak pada peta : jarak sebenarnya
Jarak pada peta = jarak sebenarnya x skala
Jarak sebenarnya = jarak pada gambar : skala
Penyajian dan pengolahan data:
- Modus: nilai yang paling banyak muncul
- Nilai maksimal: nilai tertinggi dari semua data
- Nilai minimum: nilai terendah dari semua data yang ada
- Rata-rata: jumlah semua data dibagi dengan banyaknya data
Menghafal rumus matematika kelas 6 SD memang bukan perkara mudah. Namun, kamu bisa mengingatnya lebih baik dengan membiasakan diri mengerjakan soal-soal yang melibatkan rumus tersebut secara berulang. Selamat mencoba!
FAQ Seputar Rumus Matematika Kelas 6 SD
Bagaimana cara cepat menentukan soal cerita masuk ke materi apa?
Kuncinya adalah membaca kata kunci. Misalnya “dibagi rata” biasanya masuk pembagian, “total keseluruhan” cenderung penjumlahan, sedangkan “selisih” berarti pengurangan. Latihan soal sangat membantu membiasakan pola ini.
Kenapa sering salah memilih rumus saat mengerjakan soal?
Karena siswa biasanya langsung menghitung tanpa memahami maksud soal. Kesalahan umum adalah tidak mengubah soal cerita menjadi bentuk matematika terlebih dahulu.
Apa trik sederhana agar tidak tertukar antara KPK dan FPB?
Jika soal berkaitan dengan “kapan bersamaan” atau “jadwal ulang”, biasanya KPK. Jika soal tentang “dibagi rata atau kelompok terbesar”, biasanya FPB.



