Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 8 Mei 2026
Trending
  • Ramalan zodiak besok 5 Mei 2026: Virgo, Scorpio, Capricorn, dan Pisces
  • Watsons 5.5 Big Sale: Diskon 70% + Voucher Rp80 Ribu
  • Peluncuran Skuad All-Star DBL 2026 Dengan Sepatu Eksklusif dan Program Super Teacher
  • Desalinasi Air Laut Balikpapan: Keluhan PDAM Soal Biaya Mahal dan Swasta Beroperasi
  • Pemimpin Pekanbaru Tepati Janji Tangkap Pembunuh Nenek 60 Tahun, Ini Sosok Kapolda Riau Herry Heryawan
  • 5 cara membangun apotek dengan strategi efektif
  • Renungan Katolik Harian: Kasih yang Menghadirkan Tuhan, Senin 4 Mei 2026
  • Cash buffer vs dana darurat: Perbedaan, Fungsi, dan Prioritas
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Internasional»Kunci Jawaban Ekonomi Kelas 11 Halaman 51-52, Aktivitas 2 Bab 2
Internasional

Kunci Jawaban Ekonomi Kelas 11 Halaman 51-52, Aktivitas 2 Bab 2

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 Mei 2026Tidak ada komentar6 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kunci Jawaban Ekonomi Kelas 12 Halaman 51 dan 52

Aktivitas 2: Pendorong dan Penghambat Perdagangan Internasional

Petunjuk Pengerjaan

1. Kerjakan aktivitas berikut ini secara berkelompok!

2. Baca artikel berikut ini dengan saksama!

3. Setelah membaca artikel, kerjakan soal-soal di bawah!

4. Presentasikan hasil diskusi kelompok kalian di depan kelas!


Artikel Perdagangan Internasional

Ketergantungan Dunia pada Nikel Indonesia itu Nyata!

NEWS – Wilda Asmarini, CNBC Indonesia

20 Agustus 2021 10:25

Jakarta, CNBC Indonesia – Indonesia patut bersyukur karena dilimpahi sejumlah sumber daya energi dan tambang, termasuk nikel. Bahkan, “harta karun” nikel Indonesia merupakan terbesar dibandingkan negara lainnya. Indonesia memiliki cadangan nikel sebesar 72 juta ton Ni (nikel).

Jumlah cadangan tersebut merupakan 52 persen dari total cadangan nikel dunia yang mencapai 139.419.000 ton Ni. Data tersebut berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 2020 dalam booklet bertajuk “Peluang Investasi Nikel Indonesia” yang merupakan hasil olahan data dari USGS Januari 2020 dan Badan Geologi 2019.

Besarnya cadangan nikel di Tanah Air ini menjadi salah satu pemicu banyak pihak luar melirik nikel Indonesia, termasuk untuk berinvestasi di Indonesia. Begitu pun dari sisi harga, harga nikel ke depannya dinilai akan sangat bergantung pada Indonesia. Pasalnya, fluktuasi harga akan bergantung pada suplai dan permintaan. Meskipun harga nikel dalam sepekan ini mengalami penurunan, namun rata-rata masih berada di sekitar US$ 19.000 per ton.

Steven Brown, konsultan independen di industri pertambangan, mengatakan permintaan nikel dunia ke depannya diperkirakan meningkat karena adanya transisi ke energi baru terbarukan (EBT) seperti peningkatan permintaan kendaraan listrik dan pembangkit listrik energi baru terbarukan yang membutuhkan bahan baku nikel.

Sementara dari sisi pasokan, peningkatan produksi nikel dunia hanya terjadi di Indonesia. Sedangkan pasokan dari luar Indonesia mengalami tren penurunan. Oleh karena itu, tak ayal bila pasokan nikel dunia mengandalkan pasokan dari Indonesia.

“Ada banyak forecast terkait harga, saya rasa nggak akan naik terlalu jauh dari saat ini karena masih bergantung supply dan demand. Yang jelas demand pasti akan meningkat jauh karena ada mobil listrik dan sebagainya, tapi tampaknya suplai juga seimbang kalau dilihat terutama dari perkembangan di Indonesia. Suplai bisa keep up dengan demand. Tapi itu semua tergantung dari Indonesia,” jelasnya kepada CNBC Indonesia, Kamis (19/08/2021).

“Jadi di luar Indonesia sama sekali gak keep up dengan demand. Jadi ini semua sangat bergantung pada satu negara (Indonesia),” ujarnya.

Dia menjelaskan, dunia kini bergantung pada pasokan nikel Indonesia karena sejumlah proyek smelter nikel yang tengah dibangun, terutama menggunakan teknologi high pressure acid leaching (HPAL) yang telah diumumkan, terdapat di Indonesia. Adapun produk dari smelter HPAL ini bisa berupa mix sulphide precipitate (MSP) maupun mix hydroxide precipitate (MHP) yang kemudian bisa diolah menjadi nickel sulphate yang bisa menjadi komponen baterai lithium.

Dia mengatakan, pada semester I-2021, pasokan nikel hanya bertumbuh di Indonesia, yakni meningkat 320 ribu ton atau naik 140 persen secara tahunan (year on year) dibandingkan periode yang sama 2020. Jumlah tersebut belum termasuk dari produksi nikel PT Vale Indonesia.

Sementara di luar Indonesia secara global, pasokan nikel justru menurun 265 ribu ton atau turun 26 persen dibandingkan periode semester I-2020. Ini menunjukkan pasokan nikel dunia hanya meningkat dari Indonesia, sehingga tak ayal bila pasokan nikel dunia bergantung pada Indonesia.

“Luar biasa memang. Total produksi nikel meningkat hanya karena Indonesia,” ujarnya.

Dia mengatakan, peningkatan pasokan nikel ini terutama dari smelter di sejumlah kawasan industri nikel seperti di Morowali, Sulawesi Tengah ada PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), lalu Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara ada PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara ada Harita Group, serta di Konawe, Sulawesi Tenggara terdapat PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI).

Steven mengatakan, banyak pihak luar berminat untuk memperoleh maupun berinvestasi untuk proyek nikel di Indonesia karena selain besarnya cadangan bijih nikel di Indonesia, kualitas dan ongkos produksi nikel di Tanah Air jauh lebih murah dibandingkan di luar negeri.

Sementara di luar negeri, produksi bijih nikel kini lebih sulit karena perlu menggali lebih dalam, jumlahnya tak sebanyak di Indonesia, dan ongkosnya lebih mahal.


Soal Pilihan Benar/Salah

Berdasarkan artikel di atas, berilah tanda centang (✓) jawaban yang dianggap benar (B) atau salah (S) pada kolom yang telah disediakan!

    1. Indonesia memiliki cadangan nikel sebesar 72 juta ton Ni (nikel) dan merupakan yang terbesar dibandingkan dengan negara lain.
  • Benar

    1. Besarnya cadangan nikel di Indonesia, menjadi faktor utama bagi pihak luar untuk investasi di Indonesia.
  • Salah

    1. Adanya peningkatan permintaan nikel karena diakibatkan adanya transisi ke energi baru terbarukan (EBT) seperti permintaan kendaraan listrik dan pembangkit listrik energi baru.
  • Benar

    1. Banyaknya pihak luar yang ingin mendapatkan nikel dari Indonesia karena kualitas dan ongkos produksinya lebih murah apabila dibandingkan dengan negara lain.
  • Benar

    1. Meskipun pasokan nikel di pasar global mengalami penurunan, akan tetapi pasokan nikel di Indonesia mengalami peningkatan pesat sebesar 140 persen. Pasokan ini salah satunya bersumber dari PT. Vale Indonesia.
  • Salah

Jawaban Pertanyaan

  1. Mengapa dunia menggantungkan pasokan nikelnya dari Indonesia?

    Indonesia merupakan salah satu negara yang dianugerahi sumber daya energi dan tambang, salah satunya adalah Nikel. Jumlah cadangan nikel yang dimiliki oleh Indonesia merupakan yang paling besar dibandingkan dengan negara lain. Indonesia memiliki cadangan nikel sebanyak 72 juta ton Ni (nikel). Selain banyaknya persediaan nikel, harga nikel di Indonesia lebih murah dibandingkan negara lain. Di samping itu, ada banyak proyek smelter nikel yang sedang dibangun di Indonesia yang menggunakan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL).

  2. Apakah Indonesia mengalami hambatan ketika mengekspor nikelnya ke negara lain atau pasar global?

    Berdasarkan artikel, pemerintah tidak menemui hambatan ketika mengekspor nikel ke negara lain.

  3. Mengapa permintaan terhadap nikel mengalami peningkatan? Jelaskan faktor penyebabnya!

    Salah satu faktor yang menyebabkan naiknya permintaan nikel adalah karena adanya transisi energi baru terbarukan (EBT) seperti peningkatan permintaan kendaraan listrik dan pembangkit listrik energi baru terbarukan yang membutuhkan bahan baku nikel.

  4. Bagaimana dampak meningkatnya ekspor nikel bagi neraca perdagangan Indonesia? Berikan argumen kalian!

    Nikel merupakan jenis barang tambang nonmigas. Nonmigas merupakan salah satu komoditi yang diekspor. Apabila nilai ekspor nikel semakin besar maka akan berpengaruh positif terhadap neraca perdagangan Indonesia. Oleh karena dampaknya neraca perdagangan Indonesia akan mengalami surplus.

  5. Bagaimana upaya yang bisa dilakukan oleh pemerintah supaya ketersediaan nikel tetap terjaga?

  6. Memberlakukan larangan ekspor ore nikel.
  7. Melakukan hilirisasi nikel.
  8. Meningkatkan nilai tambah mineral melalui pembangunan smelter untuk menjaga ketersediaan bahan baku industri.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jadwal Live TVRI Pagi Ini: Pertandingan Pembuka Meksiko vs Afrika Selatan Piala Dunia 2026

8 Mei 2026

Pedagogi Abad ke-21: Saat Pesantren Thailand Mencetak Founder Startup yang Hafiz

3 Mei 2026

Kolaborasi Dindik Jatim dan EMI Fokus Pertukaran Pelajar dan Penguatan SDM Pendidikan

29 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ramalan zodiak besok 5 Mei 2026: Virgo, Scorpio, Capricorn, dan Pisces

8 Mei 2026

Watsons 5.5 Big Sale: Diskon 70% + Voucher Rp80 Ribu

8 Mei 2026

Peluncuran Skuad All-Star DBL 2026 Dengan Sepatu Eksklusif dan Program Super Teacher

8 Mei 2026

Desalinasi Air Laut Balikpapan: Keluhan PDAM Soal Biaya Mahal dan Swasta Beroperasi

8 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?