Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 12 Mei 2026
Trending
  • Dugaan Keterlibatan Dirjen Bea Cukai dengan Pengusaha di Hotel dan Respons Purbaya
  • Uji Kekuatan Advokat dalam Kasus Togar Situmorang
  • 50 Kata-Kata Selamat Datang Bulan Kelahiran untuk Caption Sosial Media
  • Kucing Lemas Tidak Makan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
  • 60 Ucapan Haji Penuh Doa dan Mengharukan
  • 5 Berita Terpopuler: PPPK dan P3K PW Siapkan Aksi Besar, Prabowo Bergerak, Insentif Rp11 Miliar Cair
  • Ketakutan Industri Otomotif Hadapi Melemahnya Rupiah
  • Iran Pertimbangkan Usulan AS, Peluang Damai Perang Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»5 Berita Terpopuler: PPPK dan P3K PW Siapkan Aksi Besar, Prabowo Bergerak, Insentif Rp11 Miliar Cair
Nasional

5 Berita Terpopuler: PPPK dan P3K PW Siapkan Aksi Besar, Prabowo Bergerak, Insentif Rp11 Miliar Cair

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Mei 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesiadiscover.com, JAKARTA – Pagi ini, kami hadirkan berita terpopuler sepanjang Rabu (4/5) yang mencakup beberapa isu penting seperti aksi besar-besaran yang akan diambil oleh PPPK dan P3K PW, pernyataan Jimly Asshiddiqie tentang rencana Prabowo dalam membatasi jabatan polisi di luar Polri, serta insentif senilai Rp 11 miliar untuk guru P3K PW di Nusa Tenggara Barat. Berikut penjelasannya:

Aksi Besar-Besaran dari PPPK dan P3K PW

PPPK dan P3K PW tengah bersiap menggelar aksi besar-besaran pada bulan Juni-Juli mendatang. Sekretaris Jenderal DPP Aliansi PPPK Paruh Waktu Indonesia, Rini Antika, menyampaikan bahwa mereka sudah cukup sabar menunggu respons dari Istana Negara terhadap surat-surat yang telah dikirimkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Aliansi P3K PW Indonesia hanya ingin menyampaikan fakta-fakta yang terjadi di lapangan. Mereka khawatir presiden hanya menerima informasi yang tidak utuh. Aksi ini menjadi bentuk kekecewaan atas ketidakterlibatan pemerintah dalam menangani isu-isu yang mereka ajukan.

Insentif untuk Guru P3K PW di NTB

Niat baik Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, memberikan insentif tambahan bagi 1.759 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3K PW) di NTB, mendapat apresiasi dari wakil rakyat setempat.

Anggota Badan Anggaran DPRD NTB, Akhdiansyah, menjelaskan bahwa pemberian tambahan insentif sebesar Rp 540.000 per bulan per guru tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 11,39 miliar per tahun. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya guru paruh waktu.

KPK Menduga Staf Ahli Menteri Perhubungan Terima Uang Proyek DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Staf Ahli Menteri Perhubungan era Budi Karya Sumadi dan Dudy Purwagandhi, Robby Kurniawan, menerima uang atas imbalan proyek di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik memeriksa Robby Kurniawan pada 5 Mei 2026 sebagai saksi kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan DJKA Kemenhub. Informasi adanya dugaan penerimaan uang oleh Robby Kurniawan kemudian dikonfirmasi oleh penyidik.

ASN di Cilacap Diduga Mengumpulkan Uang untuk Bupati

KPK menduga aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengumpulkan uang antara Rp 3 juta hingga Rp 10 juta untuk Syamsul Auliya Rachman saat menjabat sebagai bupati. Pengumpulan uang dilakukan secara mandiri oleh para ASN, bahkan ada yang melakukan pinjaman.

Uang tersebut kemudian dikumpulkan secara berjenjang kepada atasan mereka. Hal ini menjadi indikasi adanya dugaan pemerasan yang dilakukan oleh bupati terhadap perangkat daerah.

Jimly Asshiddiqie Ungkap Rencana Prabowo Batasi Jabatan Polisi di Luar Polri

Ketua Komisi Reformasi Polri, Prof. Jimly Asshiddiqie, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo bakal membatasi jabatan polisi di luar Polri. Pernyataan ini disampaikan Jimly seusai Komisi Percepatan Reformasi Polri menyerahkan laporan dan rekomendasi kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, pada Selasa (5/5).

Jimly menjelaskan bahwa Presiden menyetujui batasan jabatan tertentu yang harus ditentukan secara limitatif. Hal ini menjadi bagian dari upaya reformasi sistem kepolisian di Indonesia.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Dugaan Keterlibatan Dirjen Bea Cukai dengan Pengusaha di Hotel dan Respons Purbaya

12 Mei 2026

50 Kata-Kata Selamat Datang Bulan Kelahiran untuk Caption Sosial Media

11 Mei 2026

60 Ucapan Haji Penuh Doa dan Mengharukan

11 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Dugaan Keterlibatan Dirjen Bea Cukai dengan Pengusaha di Hotel dan Respons Purbaya

12 Mei 2026

Uji Kekuatan Advokat dalam Kasus Togar Situmorang

11 Mei 2026

50 Kata-Kata Selamat Datang Bulan Kelahiran untuk Caption Sosial Media

11 Mei 2026

Kucing Lemas Tidak Makan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

11 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?