Kompack Adventure: Petualangan Motor yang Menggabungkan Kebersamaan dan Keselamatan
Komunitas motor yang dikenal dengan nama Komunitas Motor Petualang Ciayumajakuning (Kompack) kini semakin solid dalam menjalani berbagai aktivitas kebersamaan. Pada awal bulan Mei mendatang, Kompack akan menggelar acara besar bertajuk Kompack Adventure, sebuah petualangan yang menawarkan pengalaman tak terlupakan bagi para anggotanya.
Petualangan ini akan melibatkan sekitar 100 personil yang dibagi ke dalam tiga kelompok koordinasi. Setiap kelompok terdiri dari peserta tunggal, pasangan suami-istri, hingga rombongan besar. Pembagian ini dilakukan agar perjalanan tetap terorganisir dan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama selama rute perjalanan.
Perjalanan dimulai pada pukul 06.00 WIB dari Eiger Adventure Store Kuningan. Rombongan akan langsung melewati jalur sejuk Jahim di Kecamatan Cikijing yang dikenal dengan tikungan indah dan udara segar pegunungan. Titik pertama yang akan disinggahi adalah SPBU Panumbangan di wilayah Ciamis, sekitar 48 km dari titik awal, dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam.
Setelah beristirahat sejenak, peserta akan melanjutkan perjalanan menuju pos kedua di Pertamina Gas Station Limbangan, Ciamis. Salah satu daya tarik utama dalam rute ini adalah Jembatan Cirahong, yang memiliki struktur ganda. Jalur kereta api berada di bagian atas, sedangkan jalur kendaraan berada di bawahnya. Jembatan ini menjadi salah satu ikon wisata yang sangat diminati oleh para pecinta petualangan motor.
Ketua Kompack Kabupaten Kuningan, Jono, menjelaskan bahwa peserta diberikan kesempatan untuk merekam keindahan alam di sekitar Jembatan Cirahong. Menurutnya, pemandangan sungai yang membentang ratusan meter di bawah jembatan merupakan momen yang sangat istimewa bagi para peserta.
Memasuki tengah hari, rombongan akan berhenti di RM Saung Bambu, Kecamatan Salopa, untuk beristirahat dan makan siang. Setelah menunaikan ibadah shalat Jumat di Masjid Raya Cikalong, perjalanan dilanjutkan menuju pesisir selatan. Rute ini akan membawa peserta melintasi keindahan Pantai Madasari dan Pantai Batukaras yang tersohor.
Salah satu titik penting lainnya adalah Jembatan Sodongkopo di kawasan Batukaras. Jembatan ini menjadi akses strategis yang menghubungkan area wisata dengan Lapangan Terbang Nusawiru. Perjalanan panjang ini akan berakhir di Pantai Barat Pangandaran. Sebagai penutup hari, para peserta akan menikmati malam ramah tamah dan makan malam bersama di Kampung Turis Pangandaran.
Dalam persiapannya, Jono mengingatkan peserta untuk tetap menjaga kesehatan dan memastikan kelengkapan surat kendaraan. Peserta juga diwajibkan membawa perbekalan pribadi seperti jas hujan, pakaian renang, serta perlengkapan elektronik seperti power bank dan headset untuk komunikasi via aplikasi ponsel. Penggunaan holder HP pada motor juga sangat disarankan guna mempermudah navigasi selama perjalanan.
Jono menekankan bahwa Kompack Adventure bukanlah ajang balap liar atau adu kecepatan. Prinsip utama dari touring ini adalah kebersamaan dan keselamatan agar seluruh anggota bisa sampai di tujuan dengan bahagia. Semangat “santuy” menjadi kunci utama dalam menikmati setiap kilometer perjalanan yang dilalui.
Untuk jalur kepulangan, Kompack akan mengambil rute yang berbeda dengan jarak tempuh lebih pendek, sekitar 140 kilometer. Rombongan akan bertolak dari Pangandaran menuju Banjarsari, Kota Banjar, Rancah, lalu memasuki wilayah selatan Kuningan melalui Selajambe dan Darma, hingga akhirnya kembali ke Kuningan Kota. Rute alternatif ini dipilih agar para peserta bisa merasakan suasana alam yang berbeda saat kembali ke rumah.


