Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Monday, 2 November 2026
Trending
  • Jadwal Bus AKAP Bali-Jawa Rabu 28 Oktober: Cek Lengkapnya di Sini!
  • Outlook ekonomi Jatim 2026, JEBS gelar FGD bahas tantangan hilirisasi hingga tekanan industri rokok
  • Gol apik Yann Mabella bawa Persebaya Surabaya menang, siap hadapi Persijap Jepara
  • Instagram Siapkan Video 90 Menit, Siap Saingi YouTube
  • Masuk Indonesia cuma 2 unit, Ducati Panigale V2 Special Edition MM93 dijual miliaran!
  • Ratikita.id HST kembangkan bank sampah digital berbasis kecerdasan buatan
  • Misteri Brigpol WP: Bunuh Ibu Kandung Diduga Akibat Gangguan Jiwa
  • Teks Amanat Pembina Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98,Pidato Menpora RI 28 Oktober 2026 and Link PDF
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Melihat aturan perlindungan investor pasar modal Indonesia
Nasional

Melihat aturan perlindungan investor pasar modal Indonesia

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 April 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perlindungan Investor Pasar Modal Indonesia yang Terus Berkembang



Pasar modal di Indonesia telah mengalami perkembangan yang signifikan seiring berjalannya waktu. Perkembangan ini tidak hanya terlihat dari variasi produk, tetapi juga dari jumlah investor yang semakin meningkat pesat. Dengan semakin banyaknya pelaku pasar, perlindungan investor pun harus terus ditingkatkan agar dapat memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi para pemodal.

Jeffrey Hendrik, Pjs. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), menjelaskan bahwa dalam ekosistem pasar modal Indonesia, perlindungan investor dibangun melalui beberapa lapisan mekanisme yang saling melengkapi dan mengacu pada best practice global. Berikut adalah beberapa mekanisme yang digunakan:

  • Rekening Dana Nasabah (RDN)

    RDN merupakan rekening yang dikelola atas nama masing-masing investor, sehingga dana nasabah tidak bisa digunakan secara sembarangan oleh perusahaan sekuritas. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa aset investor tetap aman dan tidak tercampur dengan aset perusahaan.

  • Sub Rekening Efek (SRE)

    SRE menjadi sumber data integritas yang menjamin kepemilikan efek tercatat atas nama masing-masing investor secara individual di KSEI, bukan atas nama perusahaan sekuritasnya. Hal ini memastikan transparansi dan akurasi informasi tentang kepemilikan efek.

  • Layanan Akses KSEI

    Layanan ini memberikan transparansi kepada investor untuk memantau portofolio efek dan saldo RDN secara langsung dan real-time. Dengan demikian, investor dapat mendeteksi dini potensi penyimpangan aset.

Meskipun mekanisme tersebut bersifat preventif dan berfokus pada transparansi serta penguatan tata kelola, Jeffrey menyadari bahwa mekanisme ini tidak cukup untuk memberikan perlindungan dalam bentuk pemulihan kerugian. Contohnya, pada peristiwa Sarijaya Sekuritas dan Optima Kharya Capital Management pada 2008-2010, aset investor benar-benar hilang tanpa bisa dipulihkan.

Dalam struktur pengaman investor, pihak yang dapat mengganti kerugian adalah PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia (P3IEI) atau Indonesia Securities Investor Protection Fund (Indonesia SIPF). SIPF memiliki dana perlindungan pemodal (DPP) yang dikelola dan dapat memberikan ganti rugi kepada investor ketika terjadi kegagalan.

Pentingnya Penguatan Sistem Perlindungan Investor

SIPF saat ini sedang mengajukan Consultation Paper kepada publik untuk mendapatkan dukungan penguatan kelembagaan melalui perangkat regulasi setingkat Undang-Undang. Saat ini, pengaturan perlindungan aset investor oleh SIPF masih diatur di level sektoral melalui Peraturan OJK.

Beberapa poin urgensi yang disoroti antara lain:

  • Coverage Limit SIPF yang Masih Rendah

    Saat ini, coverage limit SIPF hanya mencapai Rp200 juta per investor dan Rp100 miliar per kejadian di kustodian. Namun, median rata-rata kepemilikan aset investor ritel saat ini mencapai Rp600 juta-Rp1,4 miliar, sehingga limit Rp200 juta tidak cukup untuk melindungi investor jika terjadi insolvensi.

  • Keterbatasan Produk yang Dilindungi

    Produk pasar modal yang masuk perlindungan SIPF hanya terbatas pada jenis efek yang tercatat di sub rekening efek dan dana yang tersimpan di rekening dana nasabah (RDN). Produk seperti obligasi non-pemerintah, reksa dana, securities crowdfunding, serta produk aset digital belum termasuk dalam perlindungan SIPF.

  • Kapasitas Dana Perlindungan yang Masih Rendah

    Total nilai dana perlindungan pemodal SIPF per Desember 2025 baru mencapai Rp403 miliar. Untuk mencapai standar global market, diperlukan minimal dana sebesar Rp3,2 triliun. Dengan kapasitas ini, coverage limit bisa ditingkatkan menjadi Rp1 miliar per investor ritel dan Rp1 triliun per kejadian di kustodian.

Menanggapi hal tersebut, Jeffrey menyatakan bahwa BEI bersama Self Regulatory Organization (SRO) dan Indonesia SIPF terus menginisiasi berbagai langkah pengembangan adaptif terhadap dinamika pasar untuk memperkuat perlindungan aset investor.

Menurutnya, penguatan sistem pengaman investor pasar modal akan meningkatkan partisipasi investor publik. Saat ini, fokus penguatan sistem perlindungan tersebut berada pada area-area yang menjadi fokus perhatian SIPF.

Dalam konteks reformasi pasar modal, penguatan kelembagaan Indonesia SIPF, termasuk peningkatan dasar hukum ke tingkat Undang-Undang, menjadi salah satu langkah strategis. Seluruh inisiatif ini dilakukan secara hati-hati, berbasis kajian komprehensif, dan dengan mempertimbangkan kesiapan industri serta dampaknya terhadap ekosistem pasar modal secara keseluruhan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jadwal Bus AKAP Bali-Jawa Rabu 28 Oktober: Cek Lengkapnya di Sini!

2 November 2026

Outlook ekonomi Jatim 2026, JEBS gelar FGD bahas tantangan hilirisasi hingga tekanan industri rokok

2 November 2026

Misteri Brigpol WP: Bunuh Ibu Kandung Diduga Akibat Gangguan Jiwa

2 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Jadwal Bus AKAP Bali-Jawa Rabu 28 Oktober: Cek Lengkapnya di Sini!

2 November 2026

Outlook ekonomi Jatim 2026, JEBS gelar FGD bahas tantangan hilirisasi hingga tekanan industri rokok

2 November 2026

Gol apik Yann Mabella bawa Persebaya Surabaya menang, siap hadapi Persijap Jepara

2 November 2026

Instagram Siapkan Video 90 Menit, Siap Saingi YouTube

2 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?