Bacaan Liturgi untuk Hari Biasa Pekan III Paskah
Pada hari biasa Pekan III Paskah, umat Katolik merayakan perayaan liturgi dengan warna putih yang menjadi simbol kebersihan dan kesucian. Bacaan-bacaan liturgi yang disiapkan mencakup berbagai teks dari Kitab Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama, yang mengandung pesan-pesan penting tentang iman, pengharapan, dan kesetiaan kepada Tuhan.
Bacaan Hari Senin
Bacaan hari Senin tanggal 20 April 2026 mencakup beberapa teks yang sangat penting dalam tradisi gereja. Berikut adalah daftar bacaan yang akan dibacakan:
Kisah Para Rasul 6:8-15
Dalam bagian ini, kita membaca kisah Stefanus, seorang pria yang penuh dengan karunia dan kuasa, yang mampu melakukan mujizat-mujizat dan tanda-tanda di antara orang banyak. Namun, ia juga menghadapi tantangan dari kelompok-kelompok tertentu yang tidak menyukainya.Mazmur 119:23-24, 26-27, 29-30
Mazmur ini menunjukkan betapa pentingnya ketetapan-ketetapan Tuhan bagi kehidupan seseorang. Ia memohon agar diberikan hikmat untuk memahami firman Tuhan dan menjalani kehidupan yang benar sesuai dengan ajaran-Nya.Injil Yohanes 6:22-29
Dalam injil ini, Yesus berbicara kepada orang-orang yang mencari-Nya karena mereka telah makan roti dan kenyang. Ia mengajarkan bahwa pekerjaan yang dikehendaki Allah adalah percaya kepada Dia yang telah diutus oleh-Nya.Bacaan Tambahan: Kisah Para Rasul 8:26-40
Bagian ini menceritakan bagaimana Filipus, seorang murid Yesus, dipanggil untuk pergi ke jalan yang menuju Gaza. Di sana, ia bertemu dengan seorang pejabat dari Ethiopia yang sedang membaca kitab Yesaya. Filipus memberinya penjelasan tentang Yesus, dan akhirnya pejabat itu percaya serta dibaptis.
Bacaan Pertama: Kisah Para Rasul 6:8-15
Dalam bacaan pertama ini, kita melihat bagaimana Stefanus memiliki kekuatan dan hikmat yang luar biasa. Ia mampu menghadapi para lawannya dengan kepercayaan penuh kepada Tuhan. Meskipun ada orang-orang yang ingin menentangnya, mereka tidak sanggup melawan hikmat dan Roh yang mendorong Stefanus berbicara. Akhirnya, ia ditangkap dan dibawa ke hadapan Mahkamah Agama. Saat itu, semua orang yang duduk dalam sidang tersebut menatap Stefanus, dan mereka melihat wajahnya seperti wajah seorang malaikat.
Mazmur Tanggapan: Mazmur 119:23-24, 26-27, 29-30
Mazmur ini mengingatkan kita bahwa meskipun ada orang-orang yang bersikap buruk terhadap kita, kita tetap harus merenungkan ketetapan-ketetapan Tuhan. Mazmur ini juga menunjukkan betapa pentingnya Taurat dan ajaran-ajaran Tuhan dalam kehidupan manusia. Ia memohon agar diberikan hikmat untuk memahami petunjuk-petunjuk-Nya dan menjalani hidup yang benar sesuai dengan kehendak-Nya.
Injil Katolik: Yohanes 6:22-29
Dalam injil ini, Yesus mengingatkan orang-orang bahwa mereka mencari-Nya bukan karena melihat tanda-tanda, melainkan karena mereka telah makan roti dan kenyang. Ia mengajarkan bahwa pekerjaan yang dikehendaki Allah adalah percaya kepada Dia yang telah diutus oleh-Nya. Ini menjadi pengingat bahwa iman adalah fondasi utama dalam kehidupan rohani.
Santo Teodorus Trichinas, Martir
Santo Teodorus Trichinas adalah seorang martir abad keempat yang hidup sebagai pertapa di gurun pasir di luar Konstantinopel. Ia dianiaya dan dibunuh pada tahun 330. Meskipun kisah pembunuhannya tidak sepenuhnya diketahui, ia dianggap sebagai tokoh yang setia kepada imannya. Kehidupannya menjadi contoh bagi banyak orang yang ingin hidup dengan kesetiaan dan keberanian dalam menghadapi tantangan hidup.



