Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 20 Maret 2026
Trending
  • Penghasilan US$ 3,9 Miliar, Capaian Operasional PGN Tahun 2025
  • Target Persib di kandang Borneo FC tidak terlalu tinggi
  • 3 Hal yang Harus Dihindari Generasi Sandwich Agar Terhindar dari Utang
  • Rusdi Masse Bergabung dengan PSI, Mulai Kuasai Basis Lama NasDem di Ajatappareng
  • Soal PTS Bahasa Indonesia Kelas 2 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Jawaban
  • Revisi DHE SDA Belum Dirilis, Ekonom Khawatir Pemerintah Masih Hitung Risiko bagi Eksportir
  • Polda Bengkulu Tanggapi Tuduhan Kriminalisasi ART Refpin yang Cubit Anak Anggota DPRD
  • THR Dikenakan Pajak, Buruh Minta Perusahaan Beri Keadilan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»5 Dampak Negatif Kencan Virtual pada Mi Rae di ‘Boyfriend on Demand’
Ragam

5 Dampak Negatif Kencan Virtual pada Mi Rae di ‘Boyfriend on Demand’

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover15 Maret 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Konsep Unik Drama Korea “Boyfriend on Demand”

Drama Korea “Boyfriend on Demand” menawarkan konsep cerita yang cukup menarik mengenai hubungan di era teknologi. Lewat layanan kencan virtual berbasis VR, karakter Seo Mi Rae yang diperankan oleh Jisoo BLACKPINK bisa merasakan berbagai skenario romansa dengan karakter lelaki yang berbeda-beda.

Sekilas, layanan tersebut terlihat menyenangkan dan terasa seperti solusi praktis bagi orang yang ingin merasakan hubungan romantis tanpa risiko besar. Namun seiring berjalannya cerita, pengalaman kencan virtual itu justru membawa dampak emosional yang tidak sederhana bagi Mi Rae.

Mulai dari ketergantungan hingga kebingungan memahami perasaan sendiri, hubungan digital yang ia jalani perlahan memengaruhi cara pandangnya terhadap cinta. Berikut lima dampak negatif dari kencan virtual yang dialami Mi Rae di Boyfriend on Demand.

1. Selalu Bergantung pada Hubungan Virtual



Pada awalnya, Mi Rae hanya menggunakan aplikasi kencan tersebut untuk mengisi waktu luang. Ia menganggap interaksi dengan karakter virtual sebagai hiburan sederhana setelah menjalani hari yang melelahkan. Tidak ada ekspektasi besar dari percakapan yang ia lakukan di dalam aplikasi.

Namun tanpa disadari, kebiasaan itu perlahan berubah menjadi rutinitas. Mi Rae mulai menantikan setiap percakapan yang terjadi dengan pasangan virtualnya. Kehadiran sosok digital tersebut memberinya rasa nyaman dan perhatian yang jarang ia temukan di dunia nyata. Akibatnya, ia semakin bergantung pada hubungan yang sebenarnya tidak benar-benar ada.

2. Menimbulkan Pandangan Hubungan yang Tidak Realistis



Pengalaman kencan virtual di aplikasi tersebut terasa sangat romantis bagi Mi Rae. Setiap interaksi dirancang agar terlihat sempurna, mulai dari cara berbicara, perhatian yang diberikan, hingga respons emosional yang selalu terasa tepat. Hal ini membuat hubungan dalam dunia digital terasa begitu ideal.

Lambat laun, pengalaman itu membentuk standar baru dalam pikirannya tentang hubungan. Mi Rae mulai membandingkan interaksi di dunia nyata dengan apa yang ia rasakan dalam aplikasi. Ekspektasinya terhadap pasangan menjadi semakin tinggi, sehingga hubungan nyata terasa lebih rumit dan tidak semulus pengalaman virtual yang ia jalani.

3. Kesulitan Membedakan Perasaan Nyata dan Virtual



Interaksi yang terjadi dalam aplikasi terasa sangat personal bagi Seo Mi Rae. Pasangan virtual selalu memberikan respons yang membuatnya merasa dimengerti dan dihargai. Hal ini membuat perasaan yang muncul di dalam dirinya terasa begitu nyata.

Padahal, semua respons tersebut sebenarnya diatur oleh sistem yang dirancang untuk membuat pengguna terus terhubung dengan aplikasi. Fakta inilah yang perlahan membuat batas antara perasaan nyata dan pengalaman virtual menjadi kabur. Mi Rae pun mulai kesulitan memahami apakah emosi yang ia rasakan benar-benar tulus atau hanya hasil dari pengalaman digital.

4. Sulit Menjalani Hubungan di Dunia Nyata



Setelah terbiasa dengan pengalaman kencan virtual yang intens, cara pandang Mi Rae terhadap hubungan mulai berubah. Ia menjadi lebih berhati-hati ketika harus membuka hati kepada seseorang di dunia nyata. Ada rasa ragu yang muncul setiap kali ia mencoba memulai hubungan baru.

Pengalaman digital yang awalnya terasa menyenangkan justru meninggalkan dampak emosional yang cukup kompleks. Mi Rae harus menghadapi perasaan yang membingungkan sekaligus mencoba kembali percaya pada hubungan nyata. Proses ini menjadi salah satu perjalanan emosional penting dalam perkembangan karakternya.

5. Gampang Terluka oleh Kenyataan



Salah satu momen paling menyakitkan bagi Mi Rae terjadi ketika ia menyadari kenyataan di balik hubungan virtual yang ia jalani. Sosok yang ia anggap spesial ternyata bukan hanya hadir untuk dirinya seorang. Hubungan tersebut hanyalah bagian dari layanan yang tersedia bagi banyak pengguna.

Kesadaran itu membuat perasaan yang selama ini ia bangun terasa rapuh. Mi Rae merasa emosinya dimanfaatkan oleh sistem yang dirancang untuk membuat pengguna tetap terikat pada aplikasi. Dari situlah muncul luka emosional yang cukup dalam dan memaksanya memahami kembali arti hubungan yang sesungguhnya.

Penutup

Pada akhirnya, pengalaman Mi Rae dalam Boyfriend on Demand menunjukkan bahwa teknologi memang bisa menghadirkan kenyamanan, tetapi tidak selalu mampu menggantikan hubungan nyata yang penuh dinamika. Dengan adanya layanan kencan virtual, kita juga perlu memahami bahwa hubungan manusia memiliki aspek yang tidak bisa digantikan oleh teknologi.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Soal PTS Bahasa Indonesia Kelas 2 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Jawaban

19 Maret 2026

Arus Laut Pasifik Bawa Mikroplastik ke Indonesia

19 Maret 2026

Lirik Harga Toyota Yaris Bekas 2008, Cocok untuk Gen Z

19 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Penghasilan US$ 3,9 Miliar, Capaian Operasional PGN Tahun 2025

20 Maret 2026

Target Persib di kandang Borneo FC tidak terlalu tinggi

19 Maret 2026

3 Hal yang Harus Dihindari Generasi Sandwich Agar Terhindar dari Utang

19 Maret 2026

Rusdi Masse Bergabung dengan PSI, Mulai Kuasai Basis Lama NasDem di Ajatappareng

19 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?