Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Monday, 5 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Ragam»5 Dampak Negatif Kencan Virtual pada Mi Rae di ‘Boyfriend on Demand’
    Ragam

    5 Dampak Negatif Kencan Virtual pada Mi Rae di ‘Boyfriend on Demand’

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover15 March 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Konsep Unik Drama Korea “Boyfriend on Demand”

    Drama Korea “Boyfriend on Demand” menawarkan konsep cerita yang cukup menarik mengenai hubungan di era teknologi. Lewat layanan kencan virtual berbasis VR, karakter Seo Mi Rae yang diperankan oleh Jisoo BLACKPINK bisa merasakan berbagai skenario romansa dengan karakter lelaki yang berbeda-beda.

    Sekilas, layanan tersebut terlihat menyenangkan dan terasa seperti solusi praktis bagi orang yang ingin merasakan hubungan romantis tanpa risiko besar. Namun seiring berjalannya cerita, pengalaman kencan virtual itu justru membawa dampak emosional yang tidak sederhana bagi Mi Rae.

    Mulai dari ketergantungan hingga kebingungan memahami perasaan sendiri, hubungan digital yang ia jalani perlahan memengaruhi cara pandangnya terhadap cinta. Berikut lima dampak negatif dari kencan virtual yang dialami Mi Rae di Boyfriend on Demand.

    1. Selalu Bergantung pada Hubungan Virtual



    Pada awalnya, Mi Rae hanya menggunakan aplikasi kencan tersebut untuk mengisi waktu luang. Ia menganggap interaksi dengan karakter virtual sebagai hiburan sederhana setelah menjalani hari yang melelahkan. Tidak ada ekspektasi besar dari percakapan yang ia lakukan di dalam aplikasi.

    Namun tanpa disadari, kebiasaan itu perlahan berubah menjadi rutinitas. Mi Rae mulai menantikan setiap percakapan yang terjadi dengan pasangan virtualnya. Kehadiran sosok digital tersebut memberinya rasa nyaman dan perhatian yang jarang ia temukan di dunia nyata. Akibatnya, ia semakin bergantung pada hubungan yang sebenarnya tidak benar-benar ada.

    2. Menimbulkan Pandangan Hubungan yang Tidak Realistis



    Pengalaman kencan virtual di aplikasi tersebut terasa sangat romantis bagi Mi Rae. Setiap interaksi dirancang agar terlihat sempurna, mulai dari cara berbicara, perhatian yang diberikan, hingga respons emosional yang selalu terasa tepat. Hal ini membuat hubungan dalam dunia digital terasa begitu ideal.

    Lambat laun, pengalaman itu membentuk standar baru dalam pikirannya tentang hubungan. Mi Rae mulai membandingkan interaksi di dunia nyata dengan apa yang ia rasakan dalam aplikasi. Ekspektasinya terhadap pasangan menjadi semakin tinggi, sehingga hubungan nyata terasa lebih rumit dan tidak semulus pengalaman virtual yang ia jalani.

    3. Kesulitan Membedakan Perasaan Nyata dan Virtual



    Interaksi yang terjadi dalam aplikasi terasa sangat personal bagi Seo Mi Rae. Pasangan virtual selalu memberikan respons yang membuatnya merasa dimengerti dan dihargai. Hal ini membuat perasaan yang muncul di dalam dirinya terasa begitu nyata.

    Padahal, semua respons tersebut sebenarnya diatur oleh sistem yang dirancang untuk membuat pengguna terus terhubung dengan aplikasi. Fakta inilah yang perlahan membuat batas antara perasaan nyata dan pengalaman virtual menjadi kabur. Mi Rae pun mulai kesulitan memahami apakah emosi yang ia rasakan benar-benar tulus atau hanya hasil dari pengalaman digital.

    4. Sulit Menjalani Hubungan di Dunia Nyata



    Setelah terbiasa dengan pengalaman kencan virtual yang intens, cara pandang Mi Rae terhadap hubungan mulai berubah. Ia menjadi lebih berhati-hati ketika harus membuka hati kepada seseorang di dunia nyata. Ada rasa ragu yang muncul setiap kali ia mencoba memulai hubungan baru.

    Pengalaman digital yang awalnya terasa menyenangkan justru meninggalkan dampak emosional yang cukup kompleks. Mi Rae harus menghadapi perasaan yang membingungkan sekaligus mencoba kembali percaya pada hubungan nyata. Proses ini menjadi salah satu perjalanan emosional penting dalam perkembangan karakternya.

    5. Gampang Terluka oleh Kenyataan



    Salah satu momen paling menyakitkan bagi Mi Rae terjadi ketika ia menyadari kenyataan di balik hubungan virtual yang ia jalani. Sosok yang ia anggap spesial ternyata bukan hanya hadir untuk dirinya seorang. Hubungan tersebut hanyalah bagian dari layanan yang tersedia bagi banyak pengguna.

    Kesadaran itu membuat perasaan yang selama ini ia bangun terasa rapuh. Mi Rae merasa emosinya dimanfaatkan oleh sistem yang dirancang untuk membuat pengguna tetap terikat pada aplikasi. Dari situlah muncul luka emosional yang cukup dalam dan memaksanya memahami kembali arti hubungan yang sesungguhnya.

    Penutup

    Pada akhirnya, pengalaman Mi Rae dalam Boyfriend on Demand menunjukkan bahwa teknologi memang bisa menghadirkan kenyamanan, tetapi tidak selalu mampu menggantikan hubungan nyata yang penuh dinamika. Dengan adanya layanan kencan virtual, kita juga perlu memahami bahwa hubungan manusia memiliki aspek yang tidak bisa digantikan oleh teknologi.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ

    31 August 2026

    Ramalan karier hari ini, 27 Agustus 2026: Peluang dan momentum baru

    31 August 2026

    Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?