Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 23 Maret 2026
Trending
  • Timnas Indonesia Kehilangan Kontrol, Strategi Herdman Disoroti A1
  • Jalan Berat PSIS Semarang Bertahan di Championship, Snex-Panser Cek Laga Sulit Mahesa Jenar
  • OJK Target Pasar Modal Rp25.000 Triliun, Tercapai Sehat?
  • YAMAHA R15M Edisi Khusus 70 Tahun Indonesia, Motor Impian Kolektor!
  • OJK Target Pasar Modal Rp25.000 Triliun, Tercapai Sehat?
  • Ketua RT di Desa Palon Blora Diperiksa Polisi Usai Naik Motor di Jalan Basah
  • Pembanding iPhone 14 Pro Max vs 15 Pro Max, Apakah Harganya Masih Layak di Tahun 2026?
  • 5 Situs Trading Terbaik 2026: Fitur, Biaya, dan Keunggulan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»SPBU di Jember Disegel Usai Anggota DPRD Dikeroyok Terkait Penyalahgunaan Solar Subsidi
Nasional

SPBU di Jember Disegel Usai Anggota DPRD Dikeroyok Terkait Penyalahgunaan Solar Subsidi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 Maret 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penyegelan SPBU di Jember Akibat Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi

Sebuah kejadian yang menarik perhatian publik terjadi di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Anggota DPRD Jember, David Handoko Seto, dikeroyok oleh belasan orang saat mengungkap dugaan transaksi solar subsidi ilegal. Kejadian ini berawal dari pengungkapan aktivitas mencurigakan di sebuah SPBU yang tidak beroperasi 24 jam.

Transaksi pembelian BBM solar subsidi menggunakan empat drum berlangsung dini hari di SPBU tersebut. Setelah insiden ini viral di media sosial, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama aparat penegak hukum menyegel SPBU tersebut. Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menjelaskan bahwa penyegelan dilakukan sementara sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut.

Pihak BPH Migas menerima laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di SPBU tersebut. Setelah melakukan pemeriksaan langsung, ditemukan sejumlah kejanggalan dalam distribusi BBM subsidi. Data menunjukkan bahwa SPBU rata-rata menerima pengiriman sekitar 16.000 liter per hari, namun jumlah BBM yang disalurkan mencapai sekitar 22.000 liter per hari. Transaksi penjualan didominasi penggunaan surat rekomendasi atas nama sektor konsumen pengguna.

Polres Jember bersama BPH Migas kemudian menyegel SPBU tersebut pada Sabtu 14 Maret 2026. SPBU tersebut tidak diperbolehkan beroperasi hingga proses penyelidikan selesai. BPH Migas memastikan pasokan BBM di wilayah sekitar tetap tersedia menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Kuota BBM dari SPBU yang disegel akan dialihkan ke SPBU terdekat.

Dugaan penyalahgunaan ini muncul setelah BPH Migas melakukan sosialisasi terkait penerbitan surat rekomendasi bagi konsumen pengguna di Jember sehari sebelumnya. Menurut Wahyudi, modus yang digunakan diduga memanfaatkan surat rekomendasi. Pihak BPH Migas bersama Pertamina Patra Niaga juga akan memverifikasi catatan penjualan SPBU tersebut untuk mendalami potensi penyalahgunaan.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menilai dugaan penyalahgunaan BBM subsidi merupakan pelanggaran serius. Ia menyebut dua hal yang janggal, yaitu adanya Surat Rekomendasi yang tidak ada sama sekali di lokasi, serta modifikasi tangki menjadi 4.000 liter. Ia menganggap tindakan ini sebagai kejahatan yang luar biasa.

Wakapolres Jember Kompol Ferry Dharmawan mengatakan penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan unsur pidana dalam kasus tersebut. Ia menegaskan bahwa jika ditemukan keterlibatan pihak lain, termasuk oknum aparat atau pihak internal pemerintah, akan ditindak sesuai hukum.

Peristiwa Penggerebekan dan Pengejaran

Anggota DPRD Jember, David Handoko Seto, dikeroyok saat mengungkap dugaan transaksi solar subsidi ilegal. Pengungkapan transaksi solar subsidi ilegal ini bahkan diwarnai aksi kejar-kejaran. Mobil David Handoko Seto sempat ditabrak truk yang membawa drum BBM solar ilegal tersebut.

David mengatakan, kejadian itu bermula saat dia menerima laporan warga tentang aktivitas pengisian BBM yang mencurigakan di SPBU Kecamatan Sumbersari. Setelah mendapat informasi tersebut, David yang juga Ketua Baret Rescue Jember, mendatangi lokasi untuk memastikan kebenaran kabar tersebut. Di lokasi itu, dia mendapati sebuah truk bernomor polisi DK 8464 AS sedang mengisi biosolar bersubsidi ke empat drum yang berada di bak kendaraan.

David menilai ada sejumlah kejanggalan dalam kejadian tersebut. Menurut dia, pengisian BBM dilakukan dini hari padahal SPBU tersebut tidak beroperasi 24 jam. Selain itu lampu SPBU juga dimatikan saat pengisian berlangsung. “Kenapa kalau harus ngisi BBM resmi lampunya kenapa harus dimatikan,” tanya dia.

Melihat aktivitas yang dianggap tidak wajar, David kemudian menghubungi Ketua Hiswana Migas Besuki dan Polsek Sumbersari agar datang ke lokasi. Menurut David, sopir lalu melarikan diri bersama truknya. Dia pun langsung mengejar truk menggunakan mobil Baret Rescue bersama seorang rekannya yang merekam kejadian. “Aku langsung nyetater (menyalakan) mobil. Tak uber karo aku (Saya kejar),” ujar David.

Kaburnya sopir itu memperkuat dugaan adanya penyelewengan. “Jika pembelian BBM benar-benar menggunakan rekomendasi resmi, mengapa sopir harus lari?” ujarnya. Kejar-kejaran itu terjadi dari Kecamatan Sumbersari hingga menuju wilayah Kecamatan Ambulu.

Di kawasan Pasar Ambulu, David sempat menyalip dan mengadang truk tersebut. Namun sopir truk justru menabrak mobilnya lalu kembali melarikan diri. Pengejaran kemudian berlanjut hingga masuk ke jalan-jalan perkampungan sembari ia terus menghubungi Polsek Mumbulsari.

Anggota Polsek Sumbersari pun turut melakukan pengejaran dan menyalakan sirene. Ketegangan terjadi saat rombongan sampai di sebuah jembatan besi di jalur utama Desa Pontang, Ambulu. Truk tiba-tiba memperlambat kendaraan sebelum jembatan. Di lokasi tersebut, kata dia, sudah ada sekitar 15 pemuda dengan beberapa sepeda motor. Diduga, mereka merupakan rekan dari pihak yang terkait dengan truk tersebut.

Saat mencoba kembali mengadang truk, mobil David menabrak pagar pembatas jembatan. Tak lama setelah itu, dia dikeroyok oleh para pemuda yang sudah menunggu itu. “Ternyata mungkin indikasinya mereka adalah teman-temannya si mafia BBM ini,” ungkapnya.

David juga mengaku melihat sebuah mobil lain yang diduga mengikuti truk tersebut sejak dari SPBU hingga ke Ambulu. Ia menduga mobil itu milik pihak yang mengendalikan aktivitas pengangkutan solar subsidi ilegal tersebut. Atas dugaan pelanggaran itu, ia lantas melaporkannya ke Polres Jember.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jalan Berat PSIS Semarang Bertahan di Championship, Snex-Panser Cek Laga Sulit Mahesa Jenar

23 Maret 2026

OJK Target Pasar Modal Rp25.000 Triliun, Tercapai Sehat?

22 Maret 2026

Zendhy Kusuma Bantah Pencurian, Nabilah O’Brien Ungkap Bukti Valid

22 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Timnas Indonesia Kehilangan Kontrol, Strategi Herdman Disoroti A1

23 Maret 2026

Jalan Berat PSIS Semarang Bertahan di Championship, Snex-Panser Cek Laga Sulit Mahesa Jenar

23 Maret 2026

OJK Target Pasar Modal Rp25.000 Triliun, Tercapai Sehat?

22 Maret 2026

YAMAHA R15M Edisi Khusus 70 Tahun Indonesia, Motor Impian Kolektor!

22 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?