Penemuan Bayi Selama Ramadan di Jakarta dan Bekasi
Selama bulan Ramadan, kasus penemuan bayi terjadi di wilayah Jakarta dan Bekasi. Tercatat, ada empat kasus penemuan bayi yang ditemukan warga di lokasi berbeda, yakni di Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Bekasi.
Dari keempat kasus tersebut, satu bayi ditemukan dalam kondisi meninggal di Kawasan Haji Nawi, Jakarta Selatan. Sementara dua bayi lainnya ditemukan masih bernyawa di wilayah Pasar Minggu dan Pademangan, Jakarta Utara. Selain itu, satu bayi juga ditemukan masih hidup di wilayah Bekasi.
Penemuan Bayi di Haji Nawi
Sesosok jasad bayi perempuan ditemukan di Jalan Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan. Jasad bayi tersebut berada di dalam bak sampah saat ditemukan warga sekitar pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 16.48 WIB. Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin Zen mengatakan, bayi perempuan itu ditemukan terbungkus paper bag. Warga yang curiga saat melintas di lokasi kemudian mencoba mengambil bungkusan tersebut.
“Saksi yang melihat ada semacam benda mencurigakan di tempat sampah. Begitu dilihat oleh saksi, ditusuk pakai kayu gitu, kok kayak kenyal gitu. Begitu dilihat, mayat bayi perempuan ya,” kata Gusprihatin, Jumat (27/2/2026). Gusprihatin menjelaskan, bayi tersebut sempat dibawa ke puskesmas terdekat. Namun, hasil pemeriksaan dokter di puskesmas, bayi itu meninggal dunia.
“Iya, sudah meninggal dunia dari hasil pengecekan dokter puskesmas,” ujar Kapolsek. Bayi perempuan itu diperkirakan baru berumur satu hari. Saat ini, polisi masih memburu pelaku yang membuang bayi tersebut.
Ditemukan di Pasar Nalo
Penemuan bayi berikutnya ditemukan di kawasan Pademangan, Jakarta Utara. Seorang bayi perempuan ditemukan di dalam tas ransel hitam yang dibuang di kawasan Pasar Nalo, Senin (2/3/2026). Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa busana lengkap dan masih terdapat ari-ari. Warga yang mendengar suara tangisan dari dalam tas langsung berupaya mencari sumber suara hingga akhirnya menemukan ransel yang bergerak di tumpukan sampah.
Salah satu saksi, Mira, mengatakan awalnya ia mendengar suara tangisan bayi saat sedang melayani pembeli di warungnya.
“Pas itu lagi banyak yang belanja di warung saya, saya dengar suara bayi nangis. Ada tas hitam gerak-gerak. Pas dibuka, ternyata ada bayi perempuan tanpa busana lengkap sama ari-arinya,” kata Mira, Selasa (3/3/2026).
Dari rekaman kamera pengawas (CCTV), terlihat dua orang membawa tas ransel berwarna hitam pada Senin dini hari. Tas tersebut diduga berisi bayi yang kemudian ditinggalkan di area pasar. “Yang buang saya enggak tahu. Ketahuannya siang, tapi ditemukannya pagi jam 8,” ujar Mira. Saat ditemukan, warga langsung membawa bayi malang tersebut ke RSUD Pademangan untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan hasil pengecekan rekaman CCTV, warga menduga pelaku pembuangan merupakan ibu kandung bayi tersebut. Terduga pelaku kemudian diamankan dan diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.
Ditemukan di Pejaten
Seorang bayi berbalut baju dan selimut biru ditemukan dalam tas belanja warna hitam di gerobak nasi uduk di ujung gang sempit Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026). Mulanya, suara tangis bayi terdengar oleh warga bernama Dinda (20) yang sedang berada di lantai dua rumahnya. Ia pun mencari sumber suara dan menemukan tas belanja itu dengan bayi beserta perlengkapannya.
“Kemudian saksi cek kedalam tas belanja tersebut melihat seorang bayi perempuan dalam posisi miring memakai pakaian boneka beruang warna biru dan diselimuti baby blanket,” kata Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela dalam keterangannya, Selasa.
Bersama bayi itu, ditemukan susu bayi kemasan kotak merah, tisu basah, sarung tangan biru, dan secarik kertas. Pada kertas dituliskan bahwa bayi itu telah diberi nama dengan inisial AR yang baru lahir pada Senin (2/3/2026). Surat itu diduga ditulis oleh kakak bayi berinisial Z (12).
Dalam suratnya, Z menuliskan bahwa ibu mereka sudah meninggal. “Assalamualaikum, Bapak/Ibu yang menemukan adik saya, saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya, karena ibu saya meninggal saat melahirkan, tolong anggap seperti anak sendiri, karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya dia lagi, saya tidak mau masa depan dia seperti saya, terima kasih,” tertulis pada kertas itu. Bayi itu kemudian diserahkan kepada Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa, Cipayung.
Bayi AR yang dibuang kakaknya di gerobak nasi uduk di Pasar Minggu, Jakarta Selatan dalam kondisi sehat. Kepala Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa Rida Mufrida menjelaskan, AR dibawa ke panti asuhan pada Kamis (5/3/2026). “Alhamdulillah pada saat datang ke Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa, kondisi bayi Amira dalam keadaan sehat walafiat,” tutur Rida saat ditemui Kompas.com, Jumat (6/3/2026).
Penemuan di Bekasi
Sebuah video peristiwa penemuan bayi di Bekasi, Jawa Barat, viral di media sosial. Video tersebut jadi perbincangan warganet karena juga memperlihatkan bukti CCTV yang menampilkan sosok diduga pembuang bayi tersebut. Warga yang mendengar suara tangisan dari dalam tas langsung berupaya mencari sumber suara hingga akhirnya menemukan ransel yang bergerak di tumpukan sampah.
Salah satu saksi, Mira, mengatakan awalnya ia mendengar suara tangisan bayi saat sedang melayani pembeli di warungnya. “Pas itu lagi banyak yang belanja di warung saya, saya dengar suara bayi nangis. Ada tas hitam gerak-gerak. Pas dibuka, ternyata ada bayi perempuan tanpa busana lengkap sama ari-arinya,” kata Mira, Selasa (3/3/2026). Dari rekaman kamera pengawas (CCTV), terlihat dua orang membawa tas ransel berwarna hitam pada Senin dini hari. Tas tersebut diduga berisi bayi yang kemudian ditinggalkan di area pasar. “Yang buang saya enggak tahu. Ketahuannya siang, tapi ditemukannya pagi jam 8,” ujar Mira. Saat ditemukan, warga langsung membawa bayi malang tersebut ke RSUD Pademangan untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan hasil pengecekan rekaman CCTV, warga menduga pelaku pembuangan merupakan ibu kandung bayi tersebut. Terduga pelaku kemudian diamankan dan diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.




