Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 29 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hiburan»Mata Satu di Musik Video Abadhi Jadi Sorotan, Isyana Sarasvati Dihujat Isu Sekte Satanik
Hiburan

Mata Satu di Musik Video Abadhi Jadi Sorotan, Isyana Sarasvati Dihujat Isu Sekte Satanik

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 Maret 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Isyana Sarasvati Merespons Tudingan Mengenai Karya Musiknya

Isyana Sarasvati, seorang penyanyi ternama di Indonesia, kini tengah menjadi sorotan setelah video musik terbarunya dari album Eklektiko diduga menyembunyikan simbol-simbol yang berkaitan dengan okultisme. Dalam responsnya terhadap spekulasi tersebut, Isyana mengunggah lirik yang penuh makna sebagai bentuk refleksi karyanya.

Lirik yang ia unggah berisi kalimat-kalimat filosofis seperti “Sometimes pure light, sometimes cruel tides, I am passing through.” Dalam bahasa Indonesia, kalimat tersebut diterjemahkan sebagai “Terkadang cahaya murni, terkadang gelombang kejam, aku sedang melewatinya.” Unggahan ini langsung mendapatkan dukungan besar dari para penggemarnya, yang memberikan semangat kepada penyanyi yang sering bereksperimen dalam konsep musiknya.

Di tengah perbincangan yang ramai, suami Isyana, Rayhan Maditra, turut menyampaikan pandangannya. Ia menilai bahwa polemik yang muncul merupakan bagian dari ujian bagi seorang musisi ketika karya yang dibuat dengan kejujuran justru ditafsirkan berbeda oleh publik. Ia juga berharap agar spekulasi yang berkembang tidak berubah menjadi fitnah, terlebih di bulan suci Ramadan.

Fenomena Serupa dengan Baskara Putra

Isyana Sarasvati bukanlah satu-satunya musisi yang dituduh terkait simbol okultisme. Sebelumnya, vokalis band Feast, Baskara Putra atau lebih dikenal dengan nama panggung Hindia, juga sempat viral karena dituduh menyebarkan aliran satanik dan iluminati.

Dalam sebuah konser, Baskara meminta penonton untuk menutup mata saat menyanyikan lagu “Matahari Tenggelam.” Di tengah lagu, penonton diminta membuka kembali penutup mata mereka dan disuguhi dengan kehadiran patung yang diduga sebagai simbol satanis. Patung tersebut dikaitkan dengan baphomet, entitas setan yang diyakini disembah oleh Kesatria Templar.

Selain itu, layar LED di panggung juga menampilkan tanda segitiga mata satu. Hal ini memicu warganet untuk menuduh Baskara Putra menyelipkan ajaran setan dan iluminati saat konser berlangsung.

Meski begitu, Baskara Putra memberikan klarifikasi melalui akun Instagram @wordfangs. Ia menjelaskan bahwa patung dalam konser terinspirasi dari tema mitologi kuno Yunani, Blue Valley. Meskipun demikian, spekulasi dan perdebatan tentang aliran satanis dan Illuminati tetap berlanjut.

Tanggapan Santai dari Baskara Putra

Baskara Putra merespons tudingan tersebut secara santai. Melalui akun Twitternya @wordfangs, ia membuat cuitan yang mengatakan: “Pujiku Tuhan dianggap illuminati. Apakah ini tandanya aku sudah dianggap sukses?” Cuitan ini kini telah mendapat lebih dari 14 ribu like. Responsnya ini menunjukkan bahwa ia tidak terlalu khawatir dengan spekulasi yang berkembang.

Kasus Isyana Sarasvati dan Baskara Putra menunjukkan bahwa banyak musisi yang dituduh terkait simbol-simbol okultisme, meskipun tidak ada bukti nyata yang mendukung tudingan tersebut. Spekulasi ini sering kali muncul karena kurangnya pemahaman publik terhadap konsep-konsep artistik yang digunakan dalam karya musik.

Peran Media Sosial dalam Penyebaran Spekulasi

Media sosial memainkan peran penting dalam penyebaran spekulasi mengenai karya seni. Dalam kasus Isyana Sarasvati, tudingan mengenai simbol-simbol satanik muncul setelah beberapa pengguna media sosial menyoroti visual dalam video musik lagu “Abadhi.” Visual mata satu yang muncul dalam video tersebut kemudian ditafsirkan sebagai simbol yang sering dikaitkan dengan satanisme.

Namun, hal ini menunjukkan bahwa penafsiran publik sering kali jauh dari kejujuran karya aslinya. Maka dari itu, penting bagi masyarakat untuk lebih teliti dan tidak mudah percaya pada spekulasi tanpa bukti yang jelas.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ

31 Agustus 2026

Profil Karakter Legendaris: Frank-N-Furter, Pennywise, dan Home Alone 2

31 Agustus 2026

Terjemahan lirik lagu September – Daughtry: Kami tahu kami harus pergi dari kota ini, tapi tidak tahu kapan

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?