Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 17 Maret 2026
Trending
  • Rusdi Masse Bergabung dengan PSI, Mulai Kuasai Basis Lama NasDem di Ajatappareng
  • Pickup Jepang 2026: Harga 130 Juta Bikin Lawan Takut!
  • Daftar Lokasi ATM Mandiri Uang Kertas Rp10.000 dan Rp20.000 2026
  • Kisah Ijazah Jokowi Memanas! Mantan Pejabat Bocorkan Persoalan di Pilgub DKI 2012
  • 5 HP Oppo Paling Laku di Bulan Ramadhan 2026, Spesifikasi Gaming Oppo A6 Pro 5G
  • 50 Ucapan Selamat Nyepi 2026 yang Menggugah Hati
  • Alasan Polisi Tahan Dokter Richard Lee, Pilih Live TikTok Daripada Hadiri Panggilan Penyidik
  • Mengenal Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Terpilih
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Dua mitra lokal menang tender WTE Danantara, salah satunya emiten BEI siapa?
Ekonomi

Dua mitra lokal menang tender WTE Danantara, salah satunya emiten BEI siapa?

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 Maret 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pengumuman Mitra Terpilih untuk Proyek Waste-to-Energy di Bekasi dan Denpasar

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah mengumumkan mitra terpilih untuk proyek Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tahap pertama. Proyek ini akan dikerjakan di dua kota, yaitu Bekasi dan Denpasar.

Perusahaan Wangneng Environment Co., Ltd. ditunjuk sebagai operator fasilitas WtE di Bekasi, sementara Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. akan bertugas sebagai operator proyek di Denpasar. Kedua perusahaan tersebut akan bekerja sama dengan perusahaan lokal sebagai mitra dalam pengembangan proyek.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menyatakan bahwa penunjukan operator tersebut merupakan langkah penting untuk memastikan fasilitas WtE dikelola dengan standar tinggi dalam aspek keandalan operasional, keselamatan, dan akuntabilitas. Ia menambahkan bahwa Danantara akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan untuk menghadirkan kemajuan yang terukur dalam pengurangan sampah sekaligus mendukung pembangkitan energi bersih.

“Mitra operator terpilih diharapkan mampu menjaga kinerja operasional yang konsisten, memastikan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku, serta mendorong keterlibatan yang berkelanjutan dengan masyarakat,” ujar Pandu dalam pengumuman resmi.

Seiring dengan pengumuman resmi dari Danantara, kedua perusahaan pemenang tender juga telah mengeluarkan pernyataan. Mereka pun mengumumkan sejumlah langkah strategis yang akan diambil dalam menjalankan proyek.

Wangneng Environment menyatakan rencana untuk membangun fasilitas pembangkit listrik pembakaran limbah tungku kisi modern dengan kapasitas pengolahan harian sekitar 1.500 ton. Masa konstruksi proyek ini sekitar dua tahun, dan setelah beroperasi, akan memasuki masa operasi stabil jangka panjang selama 30 tahun.

“Wangneng Environment akan bekerja sama erat dengan Danantara dan mitra lokal untuk memanfaatkan sepenuhnya keunggulan profesional dari seluruh rantai industri dan merancang sistem pengolahan limbah terpadu yang efisien, andal, dan ramah lingkungan untuk Kota Bekasi,” tulis Wangneng seperti dikutip dari pengumuman resmi.

Menurut manajemen, memenangkan proyek Bekasi tidak hanya mencerminkan daya saing internasional perusahaan dalam teknologi pengolahan limbah padat dan kemampuan pelaksanaan proyek, tetapi juga semakin memperkuat pijakan strategis Wangneng di pasar Asia Tenggara. Adapun untuk proyek di Bekasi sebelumnya Wangneng mengumumkan telah membentuk konsorsium Wangneng Adyawinsa Energy yang merupakan kerjasama dengan PT Adyawins a Electrical and Power.

Adapun skema kepemilikan saham terdiri dari 98% dipegang Wangeng dan 2% dipegang AEP. Sesuai persyaratan Wangneng sebagai pihak Utama konsorsium mengajukan total jaminan penawaran Rp 120 miliar. Adapun AEP turut terlibat sesuai porsi saham yang dimiliki dalam konsorsium.

Sementara itu Zhejiang Weiming dalam pengumuman resmi menyatakan perusahaan telah membentuk konsorsium dengan mitra lokal bernama Konsorsium Weiming Nusantara Energy Alliance dengan proyek Pengembangan dan Pengelolaan Pengolahan Limbah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan Menjadi Listrik (BUPP PSEL) di Denpasar Raya. Proyek ini melibatkan pembangunan fasilitas pembakaran limbah dan pembangkit listrik dengan tungku kisi-kisi dengan kapasitas pengolahan yang direncanakan sekitar 1.500 ton per hari.

Kerangka kerja sama mencakup periode konstruksi sekitar dua tahun, diikuti oleh fase operasional selama 30 tahun sejak tanggal proyek dimulainya operasi komersial. Perusahaan menyatakan proyek ini tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap kinerja perusahaan pada 2026, tetapi diperkirakan akan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan bisnis dan pendapatan perusahaan di masa depan.

“Kemenangan tender proyek Bali ini menandai terobosan penting perusahaan di pasar Indonesia,” tulis manajemen dalam pengumuman resmi.

Syarat Pemilihan Mitra Lokal

Direktur Investasi Danantara Fadli Rahman mengatakan bahwa pelibatan mitra lokal menjadi salah satu syarat penilaian bagi peserta tender. Mitra lokal menurut dia nantinya akan bertugas untuk membantu pemenang tender dalam menjalin kemitraan dengan masyarakat dan pemerintah daerah.

Menurut Fadli pada tahap pertama hanya ada 9 perusahaan yang ikut dalam tender dan semuanya merupakan perusahaan asal Cina. Ada perusahaan yang mengajukan proposal untuk proyek di 4 kota namun ada pula perusahaan yang hanya mengajukan proposal untuk satu kota.

Adapun Danantara menetapkan beberapa kriteria yang menjadi syarat agar perusahaan itu memenangi lelang adalah antara lain latar belakang perusahaan, kemampuan teknis. Aspek-aspek dalam proposal seperti peralatan (equipment), operasional, kualitas desain, kualitas pembangunan, penilaian dampak lingkungan, dampak sosial, dampak ekonomi, kemampuan finansial, hingga mitra lokal menjadi perhatian utama.

Lebih jauh Fadli mengatakan 9 perusahaan yang ikut mengajukan tender tidak semuanya yang mengajak mitra lokal. Terdapat satu peserta yang tidak menggandeng mitra lokal sehingga menjadi nilai pemberat dalam proses tender. Di sisi lain ia menyebut ada empat perusahaan terbuka (Tbk) yang ikut dalam tender tahap pertama.

Fadli menjelaskan aspek yang diperlukan dari mitra lokal berkaitan dengan perizinan dan kemampuan dalam melakukan sosialisasi. Mitra lokal juga dibutuhkan dalam memahami budaya masyarakat setempat.

Meski begitu dia menyatakan perusahaan lokal tidak perlu memiliki pengalaman di bidang pengelolaan sampah. Ia mencontohkan perusahaan yang bergerak di bidang batu bara bisa saja ikut menjadi mitra karena juga mengalami pengalaman dalam instalasi termal.

“Tidak harus perusahaan yang bergerak di WTE karena sama saja,” ujar Fadli lagi.

Fadli tidak mau berkomentar soal nama beberapa emiten yang disebut-sebut terlibat proyek WtE. Ia pun tak merinci perusahaan lokal mana saja yang berpotensi menjadi mitra dalam proyek WtE. Ia juga tak berkomentar saat ditanya peluang DAAZ masuk sebagai pemenang tender. Menurut Fadli pengumuman nama-nama akan disampaikan secara terbuka pada waktunya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

50 Ucapan Selamat Nyepi 2026 yang Menggugah Hati

17 Maret 2026

Daftar Lokasi ATM Mandiri Uang Kertas Rp10.000 dan Rp20.000 2026

17 Maret 2026

Rekomendasi Saham Ritel 9 Maret 2026: MIDI, MAPA, MAPI, ACES Masih Prospektif

16 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Rusdi Masse Bergabung dengan PSI, Mulai Kuasai Basis Lama NasDem di Ajatappareng

17 Maret 2026

Pickup Jepang 2026: Harga 130 Juta Bikin Lawan Takut!

17 Maret 2026

Daftar Lokasi ATM Mandiri Uang Kertas Rp10.000 dan Rp20.000 2026

17 Maret 2026

Kisah Ijazah Jokowi Memanas! Mantan Pejabat Bocorkan Persoalan di Pilgub DKI 2012

17 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?