Berita Populer Kota Padang: Kecelakaan Tragis, Penertiban PMKS, dan Harapan Suporter Semen Padang FC
Kota Padang kembali menjadi sorotan dalam berita populer setelah tayang selama 24 jam terakhir. Beberapa peristiwa menarik dan penting telah terjadi, mulai dari kecelakaan tragis hingga penertiban yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Berikut adalah rangkuman lengkapnya.
1. Tiga Remaja Tertabrak KA di Parupuk Tabing, Dua Tewas, PT KAI Ingatkan Bahaya Rel
Sebuah kecelakaan tragis menimpa tiga remaja yang sedang menuju turnamen futsal di Kota Padang pada Sabtu (7/3/2026) malam. Insiden ini terjadi di jalur rel KM 15+400 antara Stasiun Padang dan Stasiun Tabing, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.
Akibat kejadian itu, dua remaja meninggal dunia, sementara satu lainnya masih menjalani perawatan intensif di RS Hermina Padang. Peristiwa nahas terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, tidak lama setelah waktu berbuka puasa. Lokasi kecelakaan berada di dekat simpang masuk SMP Negeri 13 Padang, yang biasa dilalui masyarakat dan pelajar setempat.
Para korban merupakan siswa SMA Negeri 1 Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, yang berangkat bersama rombongan delapan orang menuju Kota Padang. Menurut keterangan saksi, rombongan berangkat sekitar pukul 17.00 WIB dengan menggunakan sepeda motor. Mereka awalnya mengendarai motor dengan pelan sembari ngabuburit dan berencana mengikuti turnamen futsal di Lapangan Salingka, Tabing, yang dijadwalkan mulai pukul 22.00 WIB.
Setelah tiba di Jembatan Layang Bandara Internasional Minang Kabau (BIM), rombongan berhenti sebentar untuk menunaikan salat magrib. Usai salat, mereka melanjutkan perjalanan mencari tempat makan sebelum menuju lokasi turnamen. Namun, nahas terjadi saat beberapa teman mereka duduk di atas rel kereta sementara menunggu teman lainnya.
Gio dan satu temannya sedang mengantarkan spanduk panitia futsal. Saksi lainnya, Ilham, menyebutkan bahwa lima remaja duduk di atas rel kereta saat kejadian, sementara dua lainnya berada di dekat motor yang diparkir di sisi jalan. Mereka mengira jalur rel aman dan tidak ada kereta yang melintas malam itu.
Tanpa disangka, kereta api B56A Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam melintas dari arah Padang menuju Stasiun Tabing. Masinis telah membunyikan klakson berulang kali sebagai peringatan, namun remaja tersebut tidak segera menjauh. Insiden pun tidak dapat dihindari.
Ilham menyaksikan teman-temannya terhempas. Wahyu terluka parah, termasuk tangan sebelah kanannya putus dari siku ke bawah akibat tergilas roda kereta. David dan Fazla terlempar keluar rel. Gio dan Ilham panik melihat kondisi teman-temannya yang kritis dan segera mengevakuasi mereka ke mobil pengendara terdekat menuju rumah sakit.
Sesampainya di RS Hermina Padang, dua remaja, David dan Wahyu, dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan Fazla masih selamat dan harus menjalani operasi. Pihak keluarga segera diberi kabar dan turut hadir mengurus proses perawatan serta pemakaman.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II Sumatera Barat menegaskan, jalur rel merupakan Ruang Manfaat Jalur Kereta Api (Rumaja) yang hanya diperuntukkan bagi operasional kereta. Aktivitas masyarakat di atas rel dilarang karena sangat berisiko, termasuk duduk, bermain, atau menunggu kendaraan di jalur kereta.
2. Pura-Pura Jadi Nenek Tua Pakai Daster, Pengemis Pria di Padang Diciduk Satpol PP
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang kembali melakukan penertiban terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang dinilai meresahkan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum. Penertiban yang berlangsung pada Sabtu (7/3/2026) sore ini menyasar kawasan Simpang Lampu Merah, Jalan Ahmad Yani, Kota Padang.
Namun, ada pemandangan unik sekaligus mengejutkan yang ditemukan petugas di lapangan. Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, menjelaskan ada seorang pengemis yang semula dikira sebagai wanita lanjut usia (lansia) ternyata seorang pria yang melakukan penyamaran demi meraup simpati dari para pengguna jalan.
Penyamaran yang Nyaris Sempurna
Secara visual, pengemis tersebut tampak sangat meyakinkan. Ia mengenakan pakaian daster khas ibu-ibu dan menggunakan topeng penutup wajah untuk menutupi identitas aslinya dari khalayak ramai. Aksi penyamaran ini dilakukan tepat di jantung kota, yakni di persimpangan lampu merah Jalan Ahmad Yani sekitar pukul 16.10 WIB, saat kondisi lalu lintas sedang cukup padat.
Kecurigaan petugas muncul saat berinteraksi langsung dengan pengemis tersebut di lokasi kejadian untuk dilakukan pendataan awal. Terbongkar Saat Pemeriksaan
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan pengecekan fisik oleh anggota Satpol PP di lokasi, identitas asli pengemis itu pun terbongkar. Petugas mendapati sosok di balik daster tersebut adalah laki-laki.
“Setelah diperiksa secara detail, ternyata sosok yang dikira wanita tua itu adalah seorang pria. Ini adalah modus penyamaran untuk menarik rasa iba atau simpati masyarakat,” jelas Chandra saat dihubungi Minggu (8/3/2026).
Pria tersebut pun tak berkutik saat petugas memintanya untuk membuka atribut penyamarannya dan langsung diamankan. Setelah diamankan di Posko 1, pria tersebut langsung dijemput oleh personel Pengendalian Massa (Dalmas) menggunakan kendaraan operasional resmi milik Satpol PP Kota Padang.
Proses Mediasi dan Pendataan
Saat ini, pria tersebut telah dibawa ke Mako Satpol PP Kota Padang untuk diproses lebih lanjut. “Pria tersebut sudah kami serahkan ke bagian Penegakan Tukang Imbau (PTI) untuk menjalani proses mediasi serta pendataan sesuai prosedur standar yang berlaku di lingkungan Satpol PP,” tutupnya.
3. The Kmers Minta Imran Nahumarury Bawa Perubahan agar Semen Padang Bertahan di BRI Super League
Suporter Semen Padang FC dari The Kmers berharap pelatih kepala yang baru ditunjuk, Imran Nahumarury, mampu membawa perubahan bagi tim berjuluk Kabau Sirah, Minggu (8/3/2026). Diketahui, Semen Padang FC baru saja menunjuk Imran Nahumarury sebagai pelatih kepala untuk menggantikan Dejan Antonic.
Laga kontra PSBS Biak akan menjadi debut bagi Imran Nahumarury. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Senin (9/3/2026) pukul 20.30 WIB.
Dirigen The Kmers, Anwar Nurman Bay, yang akrab disapa Dabul, menyebut penunjukan Imran Nahumarury merupakan bentuk niat baik dari manajemen Semen Padang FC. “Pemilihan pelatih baru mungkin langkah dan niat baik dari manajemen, tapi harus di support dengan memberi leluasa untuk pelatih sepenuhnya,” ujar Dabul kepada Indonesiadiscover.com.
Dengan kehadiran pelatih anyar tersebut, Dabul berharap ada perubahan signifikan di dalam tim serta meningkatnya daya juang para pemain. “Semoga pelatih baru ini bisa membawa perubahan yang nyata untuk tim ini,” sebutnya.
Dirinya bersama suporter The Kmers lainnya menegaskan akan selalu mendukung tim dalam keadaan apa pun. “Target kita yang paling realistis pasti ingin bertahan di kompetisi BRI Super League, dan mendapatkan kemenangan di setiap laganya,” tegasnya.
Absennya Kapten Angelo Meneses
Dabul juga menyoroti absennya kapten tim, Angelo Meneses, dalam laga tandang menghadapi PSBS Biak. “Absennya Angelo Menese pastinya sebuah kerugian untuk tim, tapi momen menemani istri lahiran jauh lebih penting dari apapun,” ujar Dabul.
Oleh karena itu, ia menilai kekurangan tim saat ini hanya pada semangat juang dan konsistensi. “Mudah-mudahan itu bisa diperbaiki oleh pelatih baru,” harapnya.
Boyong 22 Pemain
Semen Padang FC memboyong 22 pemain dalam persiapan menghadapi PSBS Biak pada laga pekan ke-25 kompetisi BRI Super League 2025/2026. Demi target mencuri poin di kandang lawan, Semen Padang FC membawa dua penjaga gawang, yakni Rendy Oscario dan Iqbal Bachtiar.
Untuk lini pertahanan, terdapat nama Ricki Ariansyah, Zidane Afandi, Ade Kristiano, Jaime Giraldo, Ravy Tsouka, Asyraq Gufron, dan Samuel Christianson Simanjuntak. Di sektor gelandang, tim membawa Boubakary Diarra, Ripal Wahyudi, Alhassan Wakaso, Kianz Froese, Kazaki Nakagawa, Maicon Souza, Kasim Botan, Firman Juliansyah, Armanda Oropa, dan Irsyad Maulana.
Sedangkan di lini depan, terdapat nama Guillermo Fernandez, Diego Mauricio, dan Wahyu Agong. Namun, dari daftar nama tersebut tidak terdapat nama kapten tim Semen Padang FC Angelo Meneses, dan Arthur Augusto.
Jadwal Padat Menanti Kabau Sirah
Usai bertandang ke markas PSBS Biak, Semen Padang FC sudah ditunggu jadwal super padat dan lawan-lawan tangguh. Setelah jeda panjang di bulan Maret, tim kebanggaan Urang Awak ini akan melakoni serangkaian laga krusial, termasuk menjamu Persib Bandung di Stadion GOR Haji Agus Salim pada awal April.



