Kalender Liturgi Katolik Hari Ini
Hari ini, Senin 9 Maret 2026, kalender liturgi Katolik menyajikan perayaan Pesta fakultatif Santa Fransiska Romana, Janda. Warna liturgi untuk hari ini adalah ungu, yang biasanya digunakan dalam masa prapaskah dan hari-hari penting lainnya.
Bacaan-bacaan untuk hari ini mencakup beberapa teks dari Kitab Perjanjian Lama dan Injil. Bacaan pertama diambil dari 2Raj 5:1-15a, yang menceritakan kisah Naaman, seorang jenderal Aram yang sakit kusta. Dengan bantuan seorang pelayan Israel, ia akhirnya disembuhkan setelah mandi tujuh kali di sungai Yordan. Bacaan ini menggambarkan kekuatan iman dan kesediaan untuk mengikuti perintah Tuhan.
Mazmur Tanggapan terdiri dari Mazmur 42:2,3 dan Mazmur 43:3,4, yang mengekspresikan kerinduan jiwa kepada Allah. Injil hari ini diambil dari Lukas 4:24-30, yang berisi kata-kata Yesus tentang tidak adanya nabi yang dihargai di tempat asalnya. Kisah ini juga mencakup reaksi keras penduduk kota saat Yesus mengungkapkan kebenaran tentang para nabi seperti Elia dan Elisa.
Bacaan Kedua Ordo (BCO) diambil dari Keluaran 24:1-18, yang menceritakan bagaimana Musa naik ke gunung Sinai untuk menerima hukum Tuhan. Di sana, ia melihat kemuliaan Tuhan dan mendapatkan loh batu yang berisi perintah-perintah-Nya.
Santa Fransiska Romana, Janda
Santa Fransiska Romana lahir di Roma pada tahun 1384. Ia dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang memperhatikan imannya. Meskipun ingin menjadi biarawati, ia dinikahkan dengan seorang pemuda bangsawan bernama Lorenzo de Ponziani. Selama 40 tahun hidup perkawinan mereka, mereka menjalani kehidupan penuh kasih dan pengertian.
Prinsip hidup Fransiska adalah bahwa seorang istri dan ibu rumah tangga harus mencari Tuhan dalam tugas-tugas sehari-hari. Hubungan eratnya dengan Tuhan melalui doa membuatnya peka terhadap kondisi orang-orang miskin dan sakit. Ia bersama adik iparnya, Vannoza, sering membantu orang-orang yang membutuhkan.
Pada tahun 1413, saat wabah pes merajalela di Roma, Fransiska menyumbangkan hartanya dan merombak rumahnya menjadi rumah sakit. Ia juga banyak meminta bantuan tetangga, meskipun tidak selalu diterima dengan baik.
Ketika suaminya ditangkap dan diasingkan, serta anaknya dibawa sebagai sandera, Fransiska tetap tabah dan pasrah pada Tuhan. Setelah situasi pulih, ia bersama rekan-rekannya mendirikan komunitas religius untuk meningkatkan karya-karya amalnya. Komunitas ini berafiliasi pada Ordo Benediktin dan berfokus pada doa dan pelayanan.
Fransiska dikenal sebagai seorang pendoa dan mistikus abad ke-15. Ia berdoa hingga larut malam dan mengalami banyak penglihatan ajaib. Setelah suaminya meninggal, ia masuk biara yang telah didirikannya dan menjadi pemimpin biara hingga kematiannya pada tanggal 9 Maret 1440.
Gereja menyatakannya sebagai Kudus pada tahun 1608, karena kehidupannya yang penuh iman dan pengorbanan.



