Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sunday, 4 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Politik»Profil Kombes Arya Perdana, Mantan Sekretaris Presiden SBY
    Politik

    Profil Kombes Arya Perdana, Mantan Sekretaris Presiden SBY

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 March 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Profil Kombes Pol Arya Perdana, Kapolrestabes Makassar

    Kombes Pol Arya Perdana kini menjabat sebagai Kapolrestabes Makassar. Ia sebelumnya pernah menjadi Sekretaris Pribadi (Sespri) Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebagai perwira menengah Polri, Arya adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1998. Jabatan ini ia terima setelah menggantikan Brigjen Pol Mokhamad Ngajib.

    Serah terima jabatan berlangsung di Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, pada Jumat (10/1/2025). Upacara tersebut dipimpin oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Yudhiawan. Seperti pendahulunya, Arya Perdana juga menjalin hubungan baik dengan masyarakat Kota Makassar. Salah satu langkahnya adalah rutin menggelar safari subuh di beberapa masjid.

    Pada bulan keempat sejak menjabat, Selasa (8/4/2025), Arya berhasil mengungkap sejumlah kasus penting. Salah satunya adalah kasus teror busur yang marak selama Ramadan. Total ada 27 pelaku yang ditangkap, termasuk 14 orang dewasa dan 13 anak di bawah umur. Barang bukti seperti anak panah, pelontar, dan batu juga diamankan.

    Arya menyebutkan bahwa kasus ini terjadi selama sepuluh hari Ramadan. Ada kejadian pembusuran, penganiayaan, dan bawa parang. Keonaran para pelaku menyebabkan delapan korban luka, salah satunya anggota Polri. Pelaku tersebar di beberapa lokasi, seperti Kecamatan Makassar, Mamajang, Bontoala, Manggala, Biringkanaya, dan Rappocini.

    Motif pelaku kata Arya, hanya iseng. Mereka berkumpul dan saling tidak suka, lalu melakukan pembusuran. Aksi mereka terjadi mulai pukul 01.00 Wita hingga waktu sahur.

    Sebelum menjabat Kapolrestabes Makassar, Arya pernah menjadi Kapolresta Depok. Karier beliau cukup mentereng, pernah menjabat Sespri SBY. Di Depok, ia menggantikan Kombes Ahmad Fuady. Acara pisah sambut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suyudi Ario Seto.

    Keberadaan Arya di Polres Metro Depok sudah tak asing lagi. Ia pernah menjadi Wakapolrestro Depok tahun 2019. Awal karier beliau sebagai Pamapta B Polres Metro Jakarta Pusat. Kemudian menjadi Kanit Serse Polsek Metro Sawah Besar. Arya juga pernah terlibat dalam Satgas People Smuggling di Australia sebagai penyidik.

    Setelah itu, ia menjabat Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Sulut. Promosi sebagai Kapolres Minahasa Selatan (2016). Lalu Wakapolresta Manado (2018) dan Penyidik Tindak Pidana Madya Tk III Bareskrim Polri (2019). Pada 2020, ia menjadi Sespri SBY. Tahun 2021, menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.

    Meski memiliki rekam jejak mentereng, Arya juga tak lepas dari masalah. Anak buahnya, Iptu N, menembak pemuda bernama Bertrand Eka Prasetyo (18) di Jl Toddopuli, Kecamatan Panakkukang.

    Arya menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Saat itu, ada laporan dari Kapolsek Rappocini tentang anak-anak muda yang sedang bermain senapan omega. Iptu N mendatangi lokasi sendirian dan menemukan Betran sedang melakukan tindakan keras kepada pengendara motor. Iptu N langsung melakukan penangkapan dan melepaskan tembakan peringatan.

    Setelah melepaskan tembakan, Iptu N mengamankan B, sementara pemuda lainnya kabur. Betran berusaha melarikan diri dan ketika meronta, pistol yang masih dipegang oleh Iptu N meletus secara tidak sengaja. Korban dibawa ke Rumah Sakit Grestelina, namun karena alat tidak memadai, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sayangnya, Betran dinyatakan meninggal dunia.

    Jasad korban diotopsi malam itu dan Iptu N langsung diamankan beserta senjata yang digunakan. Arya menyatakan bahwa hasil autopsi belum keluar, tetapi kesimpulan sementara menyebut korban meninggal akibat tertembak senjata api. Ia juga berjanji tidak akan menutup-nutupi perkara tersebut dan mengimbau masyarakat untuk mempercayakan penanganan kasus ke polisi.




    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

    31 August 2026

    Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?