Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Monday, 5 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Politik»Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Outsourcing, Sekda Juga Terlibat
    Politik

    Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Outsourcing, Sekda Juga Terlibat

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 March 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kasus Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di Pemkab Pekalongan

    Kasus korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, mulai terungkap. Ia bersama sejumlah pejabat dan pihak swasta diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa (PBJ). KPK mengungkapkan bahwa proses pengadaan tenaga alih daya atau outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan diduga direkayasa.

    Penyelidikan Terfokus pada Outsourcing

    Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa fokus penyelidikan mengarah pada dugaan korupsi dalam proyek penyediaan tenaga alih daya. Diduga ada indikasi pengaturan agar perusahaan tertentu memenangkan tender. Proses ini dilakukan di beberapa dinas Pemkab Pekalongan.

    “Ada sejumlah pengadaan yang memang dilakukan di dinas-dinas Pemkab Pekalongan yang prosesnya diduga diatur, dikondisikan sehingga vendor atau perusahaan-perusahaan tertentu bisa masuk dan menang untuk mendeliver barang ataupun jasa,” ujar Budi.

    Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang Dilakukan

    Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang bermula di Semarang pada Selasa dini hari, KPK setidaknya telah mengamankan 14 orang yang dibawa secara bertahap ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Penangkapan dan pemeriksaan para pihak yang terlibat ini dibagi ke dalam dua kloter kedatangan.

    Pada kloter pagi, tim penyidik mengamankan tiga orang yang terdiri dari Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, satu orang ajudan, serta satu orang kepercayaan bupati. Rombongan pertama ini tiba di markas lembaga antirasuah tersebut pada pukul 10.25 WIB dan langsung diarahkan masuk melalui jalur basement dengan pengawalan ketat.

    Menyusul penangkapan tersebut, tim KPK bergerak membawa 11 orang tambahan dari Pekalongan menuju Jakarta pada kloter malam. Rombongan kedua ini terdiri dari berbagai latar belakang, mulai dari penyelenggara PBJ, unsur swasta, perwakilan rumah sakit, hingga unsur kedinasan.

    Salah satu pejabat tinggi daerah yang turut diamankan dalam rombongan malam ini adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar.

    Barang Bukti yang Disita

    KPK menyita sejumlah barang bukti, termasuk barang bukti elektronik (BBE) dan sebuah kendaraan bermotor, dalam OTT yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Budi Prasetyo menyebutkan bahwa saat ini tim penyidik beserta barang bukti yang diamankan sedang dalam perjalanan dari Pekalongan menuju Kantor KPK di Jakarta.

    “Beberapa barang bukti ini juga memang masih dalam perjalanannya karena memang tim ini sedang bergerak dari Pekalongan ke Jakarta. Nanti kami akan update. Di antaranya memang BBE juga diamankan, ada kendaraan juga ada yang diamankan,” ujar Budi.

    Ketika ditanya mengenai nominal uang tunai yang turut disita, Budi menyatakan bahwa pihaknya masih perlu melakukan pengecekan lebih lanjut.

    “Untuk uang nanti kita akan cek ya. Sementara untuk BBE dan juga kendaraan itu menjadi salah satu barang bukti yang diamankan,” tambahnya.

    Lokasi Penangkapan

    Bupati Fadia ditangkap di hotel di Semarang. Informasi yang dihimpun dari Tribun Jateng, Fadia Arafiq ditangkap di sebuah hotel kawasan Simpang Lima, Kota Semarang. Setelah diamankan, ia langsung dibawa untuk proses lebih lanjut oleh tim KPK.

    Kabar ini dibenarkan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. “Para pihak diamankan di wilayah Semarang,” katanya.

    Dalam OTT itu, KPK tak hanya mengamankan Fadia Arafiq. Lembaga antirasuah tersebut dipastikan turut menangkap dua orang lainnya yang merupakan ajudan dan orang kepercayaan sang bupati. Meski demikian hingga berita ini diturunkan, identitas kedua orang yang ikut terjaring operasi senyap bersama Fadia Arafiq tersebut belum diketahui secara pasti.

    “Bahwa pada dini hari tadi tim mengamankan sejumlah tiga orang, salah satunya adalah bupati Pekalongan dan dua pihak lainnya yang merupakan orang kepercayaan dan juga ajudan dari bupati,” kata Budi.

    Profil Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq

    Fadia Arafiq, S.E., M.M. lahir dengan nama asli Laila Fathia di Jakarta, 23 Mei 1978. Fadia adalah anak pedangdut A Rafiq. Fadia Arafiq menikah dengan Ashraff Abu dan memiliki enam orang anak.

    Fadia Arafiq diketahui pernah menempuh beberapa pendidikan. Berikut daftar pendidikan Fadia Arafiq:

    • SD Negeri Karet Tengsin 14 Tanah Abang, Jakarta Pusat
    • SMP Negeri 8 Tanah Abang, Jakarta Pusat
    • SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta Timur
    • S1 Manajemen Universitas AKI Semarang
    • S2 Manajemen Universitas Stikubank Semarang
    • S3 UNTAG Semarang

    Karier Politik

    Sebelum terjun ke politik, Fadia pernah mengikuti jejak ayahnya, A. Rafiq, sebagai pedangdut. Nama Fadia Arafiq pernah dikenal setelah ia sukses membawakan single berjudul Cik Cik Bum Bum (2000).

    Dia lalu terjun ke politik dengan menjadi Wakil Bupati Pekalongan periode 2011-2016. Dia lalu maju sebagai Bupati Pekalongan periode 2021–2024 dan menang. Di periode ke-dua Fadia kembali unggul dan memenangkan pilkada 2025.

    Berikut rekam jejak selengkapnya:

    • Wakil Bupati Pekalongan (2011-2016)
    • Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan (2016-2021)
    • Ketua KNPI Jawa Tengah (2016-2021)
    • Bupati Pekalongan (2021-2026)
    • Bupati Pekalongan (2025-2030)

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

    31 August 2026

    Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?