Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 16 Mei 2026
Trending
  • HP 4 Jutaan Terbaik 2026 dengan Spesifikasi Lengkap dan Performa Kencang
  • Mengapa Pembalap MotoGP Turunkan Kaki Sebelum Tikungan?
  • Gempa Hebat Mengguncang Kota Bitung, Sulawesi Utara Pukul Siang Ini
  • Pendidikan Perawat: Membentuk Praktisi, Akademisi, atau Peradaban?
  • Respons Roy Suryo dan Dokter Tifa Terkait Kasus Ijazah Jokowi, Polisi: Patuhi Aturan RJ
  • Jadwal Pekan 33 Super League 2025/2026, Persib dan Borneo Berlaga Sengit
  • Kronologi Kecelakaan Bus Halmahera: Daftar 23 Korban, 2 Tewas Belum Dikenali
  • Jadwal Siaran Langsung Jepang vs Indonesia U17 Piala Asia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Nasib Farradhilla Ayu, Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Raihan Karena Cinta Ditolak
Hukum

Nasib Farradhilla Ayu, Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Raihan Karena Cinta Ditolak

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover3 Maret 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Korban Pembacokan di Kampus UIN Suska Riau Sudah Jalani Operasi

Farradhilla Ayu Pramesti (23), seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh teman sekamarnya. Setelah menjalani tindakan medis krusial, korban kini dalam kondisi stabil dan sedang menjalani pemulihan di rumah sakit.

Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Suska Riau, Dr. Alpi Syahrin, mengonfirmasi bahwa korban telah berhasil menjalani operasi pergelangan tangan pada Kamis (26/2) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Ia menyampaikan bahwa proses operasi berjalan lancar dan alhamdulillah tidak ada komplikasi serius.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, memberikan informasi terkini tentang keadaan korban. Ia menyebutkan bahwa korban saat ini dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Ahmad untuk menjalani pemulihan lebih lanjut. Namun, karena masih dalam masa pemulihan pascaoperasi, pihak kepolisian belum dapat mengambil keterangan dari korban.

“Korban belum bisa kita ambil keterangan, tadi pagi kita sudah membesuk bersama Kapolresta Pekanbaru ke RSUD Arifin Ahmad, pasca operasi tadi malam,” ujar Anggi.

Motif Pembacokan Dipicu Masalah Asmara

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, motif pembacokan ini dipicu oleh masalah asmara. Pelaku diduga sakit hati karena cintanya ditolak oleh korban yang diketahui sudah memiliki pacar. Saat diperiksa oleh polisi, pelaku mengakui bahwa ia nekat melakukan pembacokan karena rasa sakit hati terhadap korban.

Menurut Kompol Nusirwan, Kapolsek Bina Widya, pelaku dan korban dikenal dekat sejak satu kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN). “Dari pengakuan Rehan, dia kenal dekat dengan korban sejak satu kelompok KKN. Mungkin dia suka sama korban, tetapi korban ini mungkin tidak mau,” jelas Nusirwan.

Pelaku mengaku bahwa ia merencanakan aksi kejahatannya sejak lama. Ia bahkan membawa dua senjata tajam, yaitu kapak dan parang, dalam tasnya. “Pelaku sudah menyiapkan senjata tajam, berniat membunuh korban,” tambah Nusirwan.

Kronologi Kejadian

Peristiwa pembacokan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, ketika korban sedang menunggu jadwal ujian munaqosah atau ujian skripsi akhir di ruangan lantai dua bangunan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum. Tiba-tiba, pelaku datang ke ruangan tersebut dan langsung menyerang korban dengan kapak.

Korban sempat melarikan diri melalui jendela, namun akhirnya tertangkap oleh petugas keamanan kampus. Beruntung, korban cepat diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Penanganan Korban dan Proses Hukum

Setelah menjalani operasi, korban kini sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Menurut informasi dari pihak rumah sakit, luka bacok yang dialami korban cukup parah dan memerlukan perawatan lebih lanjut. Oleh karena itu, korban akan segera dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap.

“Sekarang kami sedang mendalami terkait motif dan kronologinya nanti akan segera kami sampaikan ke rekan-rekan media,” kata Anggi.

Sementara itu, pelaku telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polsek Binawidya. Pihak kepolisian juga sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini.

Pihak Kampus Mengutuk Aksi Kriminal

Pihak kampus UIN Suska Riau secara tegas mengutuk aksi pembacokan yang terjadi di lingkungan kampus. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Harris, menyampaikan kekecewaannya atas tindakan kriminal tersebut.

“Kami sangat mengecam tindakan kriminal di kampus UIN Suska Riau,” ucap Harris dalam keterangan tertulisnya. Ia juga menyatakan bahwa pihak kampus akan menegakkan kode etik kampus terhadap mahasiswa yang terlibat dalam perbuatan melawan hukum.

Rektor UIN Suska Riau, Leny Nofianti, turut mengecam aksi kekerasan tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelanggar hukum di lingkungan kampus. “Kasus ini kami serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, untuk diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,” katanya.

Kondisi di Lokasi Kejadian

Di lokasi kejadian, bekas darah masih terlihat jelas di lantai depan ruangan ujian. Area tersebut telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Di depan ruangan IGD rumah sakit tempat korban ditangani, terlihat sejumlah aparat kepolisian berjaga. Selain itu, ada pula perwakilan pihak kampus serta rekan-rekan korban yang juga tampak berada di lokasi.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Respons Roy Suryo dan Dokter Tifa Terkait Kasus Ijazah Jokowi, Polisi: Patuhi Aturan RJ

16 Mei 2026

Penitipan 12 Bayi di Rumah Bidan Yogyakarta, Hasil Hubungan Luar Nikah Tanpa Izin

15 Mei 2026

Mahfud MD Ungkap Ketidakadilan Penegakan Hukum, Terkesan Dipaksakan dan Kencangkan Target: Tidak Profesional

15 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

HP 4 Jutaan Terbaik 2026 dengan Spesifikasi Lengkap dan Performa Kencang

16 Mei 2026

Mengapa Pembalap MotoGP Turunkan Kaki Sebelum Tikungan?

16 Mei 2026

Gempa Hebat Mengguncang Kota Bitung, Sulawesi Utara Pukul Siang Ini

16 Mei 2026

Pendidikan Perawat: Membentuk Praktisi, Akademisi, atau Peradaban?

16 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?