Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 1 Maret 2026
Trending
  • Anak 12 Tahun di Sukabumi Meninggal dengan Luka Bakar Misterius, Diduga Disiksa Ibu Tiri
  • Wamen Stella Kritik Dwi Sasetyaningtyas Soal Anak Tidak Jadi WNI
  • Klasemen Liga Saudi: Al Hilal Tertahan, Al Nassr Naik Puncak
  • Dua Gempa Guncang Pangandaran dan Tasik Pagi dan Sore
  • Investor Beralih ke Dividen, IDX High Dividend Melesat
  • OnePlus Pad 3: Tablet Mewah dengan Kinerja Hebat dan Fitur Lengkap
  • Prakiraan Cuaca Gorontalo 23 Februari 2026: Wilayah Boalemo hingga Bone Bolango Diprediksi Hujan
  • Kapan dan di mana tonton Love Phobia? Cek jadwal dan sinopsis drakor Yeonwoo dan Kim Hyun Jin
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Pembagian Dividen Bank Mulai, Ini Rencana Big Banks
Ekonomi

Pembagian Dividen Bank Mulai, Ini Rencana Big Banks

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover1 Maret 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Bank-Bank Besar di Indonesia Berencana Bagikan Dividen Tahun Ini

Sejumlah bank besar di Indonesia, termasuk Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri (BMRI), Bank Negara Indonesia (BBNI), dan Bank Tabungan Negara (BBTN), telah mengumumkan rencana pembagian dividen untuk tahun buku 2025. Meskipun pertumbuhan laba tidak lagi secepat tahun-tahun sebelumnya, beberapa bank tetap mempertahankan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) yang relatif tinggi.

Bank Rakyat Indonesia (BRI)

Bank Rakyat Indonesia (BRI) membuka peluang untuk menaikkan rasio pembayaran dividen pada tahun 2025. Hal ini dilakukan karena posisi modal BRI dinilai sangat kuat. Pada tahun 2024, rasio pembayaran dividen mencapai 86% dari total laba bersih, yaitu sebesar Rp 51,85 triliun.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menjelaskan bahwa penentuan rasio dividen selalu mempertimbangkan struktur permodalan, capital adequacy ratio (CAR), serta rencana pertumbuhan bisnis. Pada akhir 2025, CAR BRI berada di level 23,52%. Laba BRI pada tahun 2025 mencapai Rp 57,13 triliun, turun 5,26% secara tahunan. Jika rasio DPR tetap sama, maka nilai dividen yang diberikan sebesar Rp 49,13 triliun.

Pada 15 Januari 2026, BRI telah membagi dividen interim sebesar Rp 20,63 triliun setara dengan Rp 137 per saham. Per Kamis (26/2/2026), saham BBRI turun 0,5% menjadi Rp 3.950 per saham.

Bank Mandiri (BMRI)

Bank Mandiri juga berencana membagikan dividen pada tahun buku 2025. Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyatakan bahwa nilai dividen tidak akan jauh berbeda dibandingkan periode sebelumnya. Pada tahun 2024, Bank Mandiri membagikan dividen sebesar Rp 43,51 triliun dari laba bersih Rp 55,78 triliun, atau sekitar 78%.

Pada tahun 2025, Bank Mandiri membukukan laba bersih sebesar Rp 56,3 triliun, tumbuh 0,93% secara tahunan. Jika rasio DPR tetap di level 78%, maka total dividen yang dibagikan diperkirakan mencapai sekitar Rp 43,9 triliun. Setiap pemegang saham diperkirakan menerima dividen sekitar Rp 472 per saham. Proyeksi ini menjadi katalis positif bagi investor yang mengincar imbal hasil dividen.

Per Kamis (26/2/2026), harga BMRI naik 0,47% di Rp 5.325 per saham.

Bank Negara Indonesia (BBNI)

Bank Negara Indonesia (BBNI) juga akan mempertahankan rasio pembagian dividen sebesar 65%, sama seperti tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, laba bersih BNI tumbuh 2,7% menjadi Rp 21,64 triliun, sehingga dividen yang dibagi sebesar Rp 13,95 triliun.

Pada tahun 2025, laba bersih BNI turun 6,6% menjadi Rp 20,04 triliun. Dengan asumsi rasio payout ratio tetap 65%, maka dividen yang akan dibagikan diperkirakan mencapai sekitar Rp 13 triliun. Per Kamis (26/2/2026), saham BBNI turun 0,89% menjadi Rp 4.460 per saham.

Bank Tabungan Negara (BBTN)

Bank Tabungan Negara (BBTN) juga membuka peluang untuk meningkatkan rasio pembayaran dividen pada tahun 2025. Direktur Utama BTN, Nixon Napitupulu, menyebut bahwa rasio pembayaran dividen menjadi bagian dari strategi menjaga imbal hasil. “Kami ingin menjaga ROE di atas 12%-14%. Mungkin dari sisi kapitalnya, kami kasih dividen payout ratio sedikit lebih banyak antara 25%-30%,” ujarnya.

Pada tahun 2025, BTN mencatat kenaikan laba bersih 16,4% menjadi Rp 3,5 triliun. Potensi dividen berkisar antara Rp 875 miliar hingga Rp 1,05 triliun. Per Kamis (26/2/2026), saham BBTN naik 0,72% menjadi Rp 1.405 per saham.

Bank Central Asia (BBCA)

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) belum memberikan gambaran jelas tentang rencana pembagian dividen. Namun, agenda tersebut akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 12 Maret 2026.

Pada tahun 2024, BCA membagikan dividen sebesar Rp 300 per saham dengan total Rp 37 triliun, atau sekitar 67,4% dari laba bersih. Laba bersih BBCA pada Desember 2024 mencapai Rp 54,8 triliun, meningkat 12,7% secara tahunan.

Di tahun 2025, BCA telah membagi dividen interim sebesar Rp 55 per saham dengan total nilai Rp 6,77 triliun. Laba bersih BBCA di tahun 2025 mencapai Rp 57,5 triliun, tumbuh 4,9% secara tahunan. Per Kamis (26/2/2026), saham BBCA turun 0,34% menjadi Rp 7.300 per saham.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Investor Beralih ke Dividen, IDX High Dividend Melesat

1 Maret 2026

Hukuman Riva Siahaan dan Anak Riza Chalid dalam Kasus Pengelolaan Minyak

28 Februari 2026

Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn Hari Ini: Finansial, Karier, Kesehatan, dan Cinta

28 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Anak 12 Tahun di Sukabumi Meninggal dengan Luka Bakar Misterius, Diduga Disiksa Ibu Tiri

1 Maret 2026

Wamen Stella Kritik Dwi Sasetyaningtyas Soal Anak Tidak Jadi WNI

1 Maret 2026

Klasemen Liga Saudi: Al Hilal Tertahan, Al Nassr Naik Puncak

1 Maret 2026

Dua Gempa Guncang Pangandaran dan Tasik Pagi dan Sore

1 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?