Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Friday, 9 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Politik»Rocky Gerung Peringatkan Tiyo: Tak Usah Takut, Prabowo Tak Mungkin Jadi Presiden
    Politik

    Rocky Gerung Peringatkan Tiyo: Tak Usah Takut, Prabowo Tak Mungkin Jadi Presiden

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 February 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penelusuran Teror terhadap Ketua BEM UGM

    Teror yang dialami oleh Tiyo Ardianto, ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), setelah ia mengeluarkan kritik tajam terhadap pemerintah memicu perhatian luas dari berbagai kalangan. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kebebasan berpendapat dalam sebuah demokrasi.

    Tanggapan dari Tokoh-Tokoh Berpengaruh

    Beberapa tokoh masyarakat dan politisi memberikan tanggapan mereka terkait kasus ini. Salah satunya adalah Anies Baswedan, mantan gubernur DKI Jakarta dan mantan ketua senat mahasiswa UGM. Ia menyampaikan bahwa negara wajib melindungi hak setiap individu untuk menyampaikan pendapat. Ia juga menyarankan agar Tiyo Ardianto segera melaporkan kejadian tersebut ke polisi agar pihak berwajib bisa melakukan investigasi lebih lanjut.

    Di sisi lain, Rocky Gerung, pengamat politik sekaligus mantan dosen Universitas Indonesia (UI), memberikan analisisnya tentang teror yang menimpa Tiyo Ardianto. Menurutnya, aksi teror tidak berasal dari lingkaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. “Jika dia (Tiyo) diancam, saya tidak percaya bahwa yang mengancam itu adalah presiden. Tidak mungkin Presiden Prabowo mengancam,” ujarnya.

    Rocky Gerung menuding bahwa pihak yang meneror Tiyo berasal dari kelompok the fifth column atau koloni kelima. Mereka memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan sendiri. “Mereka ingin mengambil keuntungan dengan menyebar teror pada si ketua BEM ini. Jadi saya kira ketua BEM tidak perlu takut bahwa yang dia alami itu adalah biasa dan semua orang mengambil risiko di dalam upaya untuk menegakkan demokrasi,” katanya.

    Kritik Akademik yang Dilakukan Tiyo Ardianto

    Rocky Gerung juga menilai bahwa pernyataan yang dikeluarkan oleh Tiyo semata-mata berdasarkan data dan bukan dari kebencian personal terhadap Presiden Prabowo. Ia menjelaskan bahwa ketua BEM UGM hanya ingin menyampaikan pendapatnya dari kacamata seorang mahasiswa, tanpa niatan melakukan makar. Tiyo hanya menggunakan haknya dalam berdemokrasi, yakni menyampaikan pendapat.

    “Sekali lagi itu adalah pendapat akademis dengan menguji data, dengan memperhatikan opini publik. Teman ini (Tiyo) proporsional untuk mengucapkan itu di dalam kapasitas dia sebagai manusia akademis,” jelas Rocky Gerung. Ia juga menegaskan bahwa pikiran mahasiswa tidak ada hubungannya dengan makar atau kebencian personal.

    Oleh karena itu, Rocky Gerung meminta pemerintah tidak perlu ‘kepanasan’ menghadapi kritik dari Ketua BEM UGM. Ia menilai bahwa isu ini menjadi polemik karena ada pihak lain yang membuat suasana semakin keruh. “Jadi pemerintah tidak usah terlalu tegang menghadapi ini. Dan saya kira yang membuat dia (pemerintah) tegang itu justru karena ada pihak lain yang ingin ngomporin supaya si ketua BEM ini ditangkap, ngomporin supaya ketua BEM ini dianiaya sehingga terjadi krisis politik,” tambahnya.

    Pernyataan Tiyo Ardianto

    Tiyo Ardianto dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV menegaskan bahwa dirinya melayangkan kritik bukan karena benci dengan Pemerintahan Prabowo. “Sebenarnya tidak ada yang membenci Bapak. Kita hanya membenci imajinasi terhadap Indonesia yang harus hancur karena apa yang Bapak lakukan atau mungkin juga Bapak tidak sadar sedang lakukan,” ujarnya. Ia juga meminta Presiden Prabowo untuk rendah hati dan belajar, serta membuka telinga agar bisa menerima masukan secara terbuka.

    Respons Istana Kepresidenan

    Istana Kepresidenan merespons kabar adanya tindakan teror yang dialami Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto setelah melontarkan kritik keras terhadap kasus anak bunuh diri di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa meskipun kritik adalah hal yang konstitusional, penyampaiannya harus tetap mengedepankan etika dan adab. “Menyampaikan kritik atau masukan itu selalu kami sampaikan bahwa itu sah-sah saja gitu. Nah, tetapi tentu kita mengimbau kepada semuanya untuk menyampaikan segala sesuatu itu dengan penuh tanggung jawab juga, kemudian juga mengedepankan etika, adab, adat-adat ketimuran gitu lho,” ujarnya.

    Sebagai sesama alumni UGM yang pernah aktif di BEM, Prasetyo mengingatkan pentingnya pemilihan diksi dalam berpendapat. Ia meminta para aktivis mahasiswa untuk menghindari kata-kata yang dianggap tidak sopan. “Penyampaian pendapatnya enggak ada masalah, tapi caranya itu kan juga itu perlu menjadi pelajaran bagi kita semua kan. Misalnya, hindarilah menggunakan kata-kata yang tidak sopan atau kurang baik. Ini berlaku untuk siapa pun ya, tidak hanya untuk adik saya yang dari BEM UGM,” tambahnya.

    Mengenai ancaman teror, intimidasi pesan singkat, hingga penguntitan yang dialami Ketua BEM UGM dan keluarganya, Prasetyo mengaku belum mengetahui secara pasti siapa pelakunya. Namun, ia memastikan bahwa konstitusi tetap menjamin kebebasan berpendapat. “Kalau teror kita enggak tahulah siapa yang meneror ya. Tapi kalau berkenaan dengan apa yang disampaikan konstitusi kan menjamin kebebasan berpendapatnya ya. Maka sekali lagi yang bisa kita sarankan ya sampaikanlah dengan arif caranya, jalurnya yang bijak dan pemilihan diksi mungkin juga itu penting,” ujarnya.

    Prasetyo menekankan pemilihan kata yang tepat sangat penting agar masukan yang diberikan mahasiswa bisa menjadi bahan pembelajaran yang konstruktif bagi pemerintah. Terkait desakan agar negara memberikan atensi khusus terhadap keselamatan para aktivis yang diteror, Mensesneg menjanjikan akan melakukan pengecekan lebih lanjut. “Ya nanti kita kita cek lah,” ucapnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

    31 August 2026

    Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?