Destinasi Wisata Imlek yang Menarik di Indonesia
Tahun Baru Imlek selalu menjadi momen yang dinantikan oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Perayaan ini tidak hanya melibatkan lampion merah, pertunjukan barongsai, dan berbagai hidangan khas, tetapi juga menjadi ajang untuk mengeksplorasi budaya yang kaya akan makna. Jika kamu sedang mencari tempat wisata yang cocok untuk merayakan Tahun Baru Imlek, berikut delapan destinasi yang bisa jadi pilihan.
1. Singkawang, Kalimantan Barat: Pusat Perayaan Imlek dan Cap Go Meh
Singkawang dikenal sebagai salah satu kota dengan perayaan Imlek paling meriah di Indonesia. Kota ini sering disebut sebagai “Kota Seribu Kelenteng” karena banyaknya klenteng yang tersebar di sekitarnya. Salah satu atraksi utama adalah pawai Tatung, yang menampilkan peserta dengan kostum khas dan ritual unik. Seluruh kota dihiasi lampion dan ornamen merah, menciptakan suasana yang kental akan nuansa Tionghoa.
2. Petak Sembilan, Jakarta Barat: Pecinan Tertua yang Tak Pernah Sepi
Petak Sembilan di Glodok merupakan salah satu pusat kehidupan Tionghoa di Jakarta. Saat menjelang Imlek, kawasan ini dipadati oleh warga yang mencari dekorasi, makanan khas, dan perlengkapan sembahyang. Di sini juga terdapat Vihara Dharma Bhakti, salah satu klenteng tertua di Jakarta. Suasana yang khas dengan aroma dupa dan pertunjukan barongsai membuat area ini menjadi daya tarik tersendiri.
3. Klenteng Sam Poo Kong, Semarang: Wisata Religi dan Budaya
Sam Poo Kong di Semarang adalah salah satu klenteng yang memiliki arsitektur megah dan sejarah panjang. Kompleks ini merupakan peninggalan dari Laksamana Cheng Ho dan selalu tampil istimewa saat Imlek. Dekorasi lampion menghiasi area klenteng, sementara panggung hiburan menampilkan barongsai dan seni tradisional. Banyak wisatawan datang untuk berdoa sekaligus mengabadikan momen dengan latar bangunan merah yang ikonik.
4. Pasar Lama Tangerang: Surga Kuliner Imlek
Pasar Lama Tangerang menjadi magnet bagi warga Banten dan sekitarnya saat Imlek. Jalanan dipenuhi lampion dan stan makanan yang menggoda selera. Kamu bisa menemukan kue keranjang, bakcang, hingga aneka jajanan modern dengan sentuhan oriental. Malam hari menjadi waktu favorit karena suasana terasa lebih hidup dengan cahaya lampion dan keramaian pengunjung.
5. Pulau Kemaro, Palembang: Ikon Imlek di Tengah Sungai Musi
Pulau Kemaro di Palembang menawarkan pengalaman unik dalam merayakan Imlek. Lokasinya berada di tengah Sungai Musi dan dapat diakses dengan perahu. Pulau ini memiliki pagoda sembilan lantai yang menjadi ikon perayaan. Saat Imlek dan Cap Go Meh, ribuan pengunjung datang untuk beribadah sekaligus menikmati festival budaya yang digelar terbuka.
6. Pasar Imlek Semawis, Semarang: Festival Rakyat yang Dinanti
Selain Sam Poo Kong, Semarang juga memiliki Pasar Imlek Semawis. Pasar malam ini biasanya digelar beberapa hari menjelang hingga setelah Imlek. Ratusan tenant kuliner dan UMKM meramaikan kawasan Pecinan. Pengunjung bisa menikmati lumpia khas Semarang, hidangan oriental, hingga pertunjukan musik dan barongsai yang berlangsung setiap malam.
7. Kembang Jepun, Surabaya: Chinatown Bersejarah yang Semarak
Kawasan Kembang Jepun di Surabaya selalu berubah lebih semarak saat Imlek. Lampion menghiasi jalanan tua yang sarat sejarah. Selain berburu kuliner legendaris, pengunjung biasanya menyaksikan pertunjukan barongsai dan atraksi budaya yang digelar terbuka untuk umum.
8. Kampung Ketandan, Yogyakarta: Harmoni Tionghoa dan Jawa
Di kawasan Malioboro, Kampung Ketandan menjadi pusat perayaan Imlek di Yogyakarta. Festival di sini menampilkan kirab budaya, bazar kuliner, dan pentas seni. Yang menarik, nuansa Tionghoa berpadu dengan budaya Jawa, menciptakan perayaan yang inklusif dan penuh toleransi.
Tips Liburan Imlek Agar Lebih Nyaman
Agar perjalanan lebih lancar, datang lebih awal dan cek jadwal acara resmi di masing-masing kota. Gunakan pakaian nyaman, siapkan uang tunai secukupnya, serta tetap menghormati area ibadah yang dikunjungi. Perayaan Imlek di Indonesia bukan hanya tentang kemeriahan, tetapi juga cerminan keberagaman budaya yang hidup berdampingan. Dari Singkawang hingga Yogyakarta, setiap kota menawarkan pengalaman berbeda yang layak kamu rasakan setidaknya sekali seumur hidup.



