Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 8 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Politik»Berita Terkini – Wapres Gibran Kunjungi Pasar Badung, Pedagang Keluhkan Harga Cabai Rawit Naik
    Politik

    Berita Terkini – Wapres Gibran Kunjungi Pasar Badung, Pedagang Keluhkan Harga Cabai Rawit Naik

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover16 February 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Pasar Badung

    Pasar Badung, Denpasar, pada hari Sabtu pagi ini tampak berbeda dari biasanya. Banyak personel pengamanan terlihat di sekitar pasar menyusul agenda kunjungan kerja (kunker) Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka.

    Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, tiba lebih awal untuk mengecek kesiapan menjelang kedatangan Wapres. Tak lama kemudian, Gubernur Bali Wayan Koster juga tiba di lokasi.

    Sekitar pukul 07.45 WITA, iring-iringan kendaraan tiba dan Wapres Gibran turun dari mobil Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid putih berplat B 1355 ZZR. Gubernur Bali dan Walikota Denpasar langsung menyambut kedatangan Wapres serta menyalaminya.

    Dengan pengawalan ketat dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), yang mengenakan kemeja berwarna krem dan celana hitam, Wapres Gibran langsung blusukan ke dalam Pasar Badung. Ia mulai mengunjungi pedagang sembako dan langsung disambangi oleh salah satu pedagang cabai yang mengeluhkan naiknya harga cabai.

    “Apa Bu yang naik?” tanya Gibran kepada pedagang itu.

    “Naik cabainya Rp85 ribu sekarang,” jawab pedagang langsung kepada Wapres.

    Wapres Gibran dengan serius menanggapi keluhan tersebut dan menanyakan kepada Walikota Denpasar apa saja yang disubsidi oleh pemerintah untuk menanggulangi naiknya harga cabai.

    Walikota Denpasar Jaya Negara menjelaskan bahwa subsidi saat ini diberikan untuk cabai karena harganya meningkat. Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata, memberikan tambahan penjelasan mengenai subsidi yang dimaksudkan Walikota Denpasar.

    Dari los sembako, Wapres Gibran bergeser ke los daging ayam dan daging sapi. Di setiap lapak yang dikunjungi, ia mendengarkan keluhan atau harapan para pedagang tentang harga sembako saat ini.

    Beberapa pedagang dan pengunjung pasar meminta Wapres Gibran untuk berswafoto dan dengan ramah ia melayani keinginan warga untuk berfoto dengannya.

    “Senang ketemu bapak Wapres langsung. Terimakasih sudah datang ke pasar melihat rakyat di bawah. Semoga kedepannya lebih bagus,” ujar Made Suarti dengan sumringah.

    Ia menyebutkan bahwa harga daging sapi per kilo saat ini stabil di angka Rp120 ribu namun pembeli mengalami penurunan karena faktor musim hujan.

    Tanpa memberi keterangan apapun kepada awak media, Wapres Gibran bersama rombongan sekira pukul 08.20 WITA meninggalkan Pasar Badung, guna melanjutkan agenda selanjutnya bertemu dengan pelaku usaha sektor pariwisata di Politeknik Pariwisata Bali.

    Langkah Pemerintah Kota Denpasar dalam Menjaga Inflasi

    Walikota Denpasar, Jaya Negara, menyampaikan bahwa langkah Pemerintah Kota Denpasar menjaga inflasi dengan memberikan subsidi sebesar Rp 3 ribu per kilogram kepada pedagang cabai diapresiasi Wapres. Namun Wapres meminta agar subsidi ini diharapkan lebih banyak lagi jangkauannya.

    “Beliau cuma meminta subsidi yang diberikan itu biar merata. Kalau merata Unit Sukajaya tidak mampu. Tapi sekarang kita perhatikan ada dua hal disana nanti kita keliling gantian nanti diberikan.”

    “Sekarang kan setiap 10 pedagang kita berikan ini demi menjaga inflasi di Kota Denpasar dimana inflasi kita tembus 3,6 per tahun,” ujar Walikota Jaya Negara.

    Nilai inflasi tersebut menurut Walikota Jaya Negara masih tinggi diatas rata-rata inflasi nasional karena rata-rata nasional di angka 3,5. Dengan langkah memberikan subsidi kepada pedagang di pasar seperti ini diharapkan dapat menekan inflasi.

    Pesan dari Wapres Gibran Mengenai Subsidi dan Pemeliharaan Pasar

    Hal senada disampaikan Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata.

    “Beliau (Wapres Gibran) berpesan hanya masalah subsidi saja yang beliau tekankan. Sama masalah pemeliharaan pasar,” ujarnya menyampaikan pesan dari Wapres kepadanya.

    Mengenai subsidi, ia mengatakan bahwa subsidi dilakukan setiap minggu dengan memilih mana komoditi yang harganya naik seperti sekarang harga cabai naik subsidi diberikan untuk komoditas cabai. Anggaran mencapai Rp500 juta disiapkan pihaknya selama satu tahun untuk program subsidi komoditi yang mengalami kenaikan harga signifikan.

    Tentang catatan Wapres Gibran mengenai pemeliharaan pasar, Kompyang Wiranata mengatakan disampaikan secara umum agar dikelola dengan baik.

    “Secara umum saja supaya dipelihara. Tidak ada (keluhan Wapres) tidak ada,” ucapnya.

    Harga Komoditi di Pasar Badung

    Dari informasi yang dihimpun di Pasar Badung, untuk harga cabai rawit dari harga Rp70 ribu naik menjadi Rp85 ribu per kilogram setelah diberikan subsidi menjadi Rp82 ribu. Selain itu harga bawang merah dari Rp28 ribu naik menjadi Rp30 ribu per kilogram, ayam per kilogram dari Rp38 ribu naik menjadi Rp43 ribu. Minyak goreng untuk MinyaKita berada di harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter, daging sapi stabil per kilo Rp110 ribu hingga Rp120 ribu, beras stabil di angka Rp15 ribu hingga Rp16 ribu.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

    31 August 2026

    Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?