Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 8 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»Mantan Pelatih Real Madrid Bicara Soal Peran Ayah, Zidane: Harta Bukan Alasan Manjakan Anak
    Olahraga

    Mantan Pelatih Real Madrid Bicara Soal Peran Ayah, Zidane: Harta Bukan Alasan Manjakan Anak

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover16 February 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kehidupan Zinedine Zidane di Rumah: Kekhawatiran Seorang Ayah

    Di lapangan, Zinedine Zidane dikenal sebagai sosok yang penuh kejayaan dan ketenangan. Namun, di rumah, perannya justru berbeda. Ia menjadi seorang ayah yang memiliki kekhawatiran utama: anak-anaknya tumbuh tanpa nilai-nilai yang kuat.

    Meski hidup dalam kemewahan, Zidane dan istrinya, Véronique, sepakat untuk tidak membiarkan harta membentuk karakter keempat putra mereka. Mantan pemain dan pelatih Real Madrid ini menyadari bahwa lahir dalam keluarga berada bukanlah jaminan seseorang akan tetap rendah hati.

    Dalam biografi yang ditulis oleh jurnalis Prancis, Frederic Hermel, terungkap kekhawatiran Zidane sejak dua dekade lalu. Ia mengatakan:

    “Anak-anak saya tidak memiliki kehidupan seperti orang lain. Saya takut mereka akan menjadi orang-orang bodoh. Itulah yang paling saya takuti.”

    Ia juga menambahkan:

    “Saya tidak ingin kemewahan, semua yang saya wakili, semua yang terjadi di sekitar saya menyesatkan mereka. Saya ingin mereka menjadi orang baik.”

    Pernyataan ini diungkapkan kepada Hermel dalam buku yang terbit pada 2019, saat ia masih melatih Real Madrid.

    Tidak Berlebihan, Meski Mampu

    Dengan penghasilan yang pernah mencapai sekitar 20 juta euro per tahun, Zidane sebenarnya bisa saja memberikan apa pun yang diinginkan anak-anaknya. Tapi justru di situlah ia menarik garis tegas.

    Hermel menanyakan bagaimana metode mereka agar anak-anak tidak tumbuh manja. Jawabannya sederhana namun penuh makna.

    “Saya menghindari berlebihan. Kondisi hidup mereka, rumah yang luar biasa dengan kolam renang itu, sudah cukup baik. Perjalanan-perjalanan yang menyenangkan… itu sudah merupakan hadiah yang luar biasa!”

    “Jadi saat Natal, ulang tahun, bersama Véronique, kami melakukan hal-hal yang paling minimal. Ini bukan tentang memanjakan mereka,” akunya.

    Zidane tidak pernah mencoba memenuhi setiap keinginan. Ia memberikan pendidikan terbaik dan kebutuhan yang layak, tetapi tanpa melampaui batas. Prinsipnya jelas: kenyamanan boleh ada, tapi karakter harus tetap dijaga.

    Warisan Nilai dari Orang Tua

    Pendekatan Zidane dalam mendidik anak ternyata tak lepas dari cara ia sendiri dibesarkan oleh orang tuanya, Smaïl dan Malika. Kerendahan hati dan rasa hormat menjadi fondasi utama dalam keluarga tersebut.

    Hermel menulis bahwa bagi Zidane, membiarkan kemewahan menghapus nilai-nilai itu sama saja dengan menghina didikan orang tuanya sendiri. Uang boleh banyak, tetapi prinsip hidup tak boleh berubah.

    Etos Kerja di Atas Segalanya

    Bagi Zidane, mimpi buruk terbesar bukanlah kalah di final atau kehilangan gelar. Ia justru tak tahan membayangkan anak-anaknya tumbuh malas dan hanya hidup dari warisan.

    Ia menanamkan etos kerja yang kuat, bahkan dalam detail keseharian. Aturan rumah tangga dibuat jelas dan konsisten.

    “Memang hanya detail kecil, tetapi itu sangat berarti: minum teh sore dilakukan di dapur, bukan di ruang tamu di depan televisi, dan semua orang harus membersihkan meja. Pembantu rumah tangga memastikan kenyamanan semua orang, tetapi dia bukan pelayan anak-anak,”

    Detail kecil itu mencerminkan pesan besar: tidak ada yang terlalu istimewa untuk belajar tanggung jawab.

    Kesuksesan yang Bukan Hanya Trofi

    Pada akhirnya, kesuksesan Zidane mungkin tidak hanya diukur dari trofi Liga Champions atau gelar juara dunia. Dalam banyak hal, keberhasilannya membesarkan anak-anak dengan nilai kerja keras dan kerendahan hati bisa jadi pencapaian yang jauh lebih bermakna.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?