Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sunday, 8 November 2026
Trending
  • Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air
  • Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso
  • Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027
  • Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi
  • 20 Prompt AI Keren untuk Gambar Sumpah Pemuda 2026, Sekali Klik!
  • Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat
  • Fakta di Balik Alif, Pria yang Lamar Dokter dengan Aset Rp10 Miliar dan Rumah Selapangan Bola
  • Panduan Pemula Bangkok: Wisata, Kuliner, dan Belanja Terbaik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Fakta Anak Ketiga Bunuh Ibu dan Dua Saudaranya di Warakas, Pernah Dimarahi Karena Pulang Awal Usai Mabuk
Hukum

Fakta Anak Ketiga Bunuh Ibu dan Dua Saudaranya di Warakas, Pernah Dimarahi Karena Pulang Awal Usai Mabuk

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 February 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kematian Mengerikan Keluarga di Warakas, Jakarta Utara

Sebuah peristiwa mengerikan terjadi di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang menewaskan tiga anggota keluarga. Peristiwa ini mengejutkan banyak orang karena pelaku adalah salah satu anggota keluarga itu sendiri. Abdullah Syauqi Jamaludin, si anak ketiga, tega menghabisi nyawa ibu, kakak, dan adiknya menggunakan racun tikus yang dicampur ke dalam rebusan teh.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Tiga korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia. Korban yang meninggal adalah SS (50), AF (27), dan AD (14). Saat ditemukan, para korban memiliki kondisi mulut berbusa dan ruam merah di beberapa bagian tubuh.

Penemuan dan Proses Pemeriksaan

Kejadian ini langsung dilaporkan oleh warga ke Polsek Tanjung Priok. Tim medis dan kepolisian kemudian melakukan evakuasi serta penyelidikan di lokasi kejadian. Hasil pemeriksaan dokter forensik RS Polri, dr Nader Aditya Mardika, menunjukkan kejanggalan pada jenazah. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik, namun terdapat aroma menyengat saat lambung korban dibuka.

Dinding lambung korban berubah warna menjadi merah muda dengan cairan kecokelatan di dalamnya. Dokter menyimpulkan bahwa para korban tewas akibat paparan zat kimia dosis tinggi. Hasil uji laboratorium toksikologi mengonfirmasi keberadaan Zinc Phosphate atau racun tikus di dalam tubuh para korban.

Rencana Pembunuhan dan Aksi Tersangka

Penyelidikan polisi menemukan bahwa pelaku adalah Abdullah Syauqi Jamaludin (AS), anak ketiga dari keluarga tersebut. Polisi menetapkan Syauqi sebagai tersangka pada 4 Februari 2026 berdasarkan bukti toksikologi, keterangan saksi, dan hasil pemeriksaan Puslabfor.

Akal bulus pembunuhan berencana dimulai sejak Desember 2025. Syauqi merasa sakit hati karena sering dimarahi ibunya dan dianggap malas bekerja. Ia juga merasa diperlakukan berbeda dengan anggota keluarga lainnya. Pelaku dendam kepada keluarganya karena merasa diperlakukan berbeda dan sering dimarahi oleh ibunya.

Pada 31 Desember 2025 pukul 08.30 WIB, Syauqi membeli satu bungkus racun tikus di wilayah Bahari. Ia juga membeli dua bungkus kapur barus di Warakas. Setelah bekerja di Gudang Cargo Sunter, ia sempat merayakan malam tahun baru dengan minum minuman keras bersama rekan kerjanya.

Pada 1 Januari 2026 pukul 10.21 WIB, Syauqi pulang ke rumah dengan membawa sisa kembang api. Sore harinya, sekitar pukul 19.00 WIB, ia dimarahi oleh ibu dan kakaknya karena kebiasaan pulang pagi. Sekitar pukul 22.00 WIB saat keluarga tertidur, Syauqi memulai aksinya.

Ia menggunakan beberapa lapis masker lalu merebus teh. Ia juga memasukkan kapur barus ke dalam panci hingga ruangan dipenuhi asap. Syauqi kemudian keluar dan menutup pintu rumah agar asap terkurung di dalam.

Keesokan harinya pada 2 Januari 2026 dini hari, Syauqi memastikan ibu dan dua saudaranya sudah dalam kondisi lemas. Ia menyiapkan minuman teh yang telah dicampur racun tikus. Syauqi kemudian menyuapi para korban satu per satu hingga mereka meninggal dunia.

Untuk menutupi jejaknya, Syauqi membakar kembang api dan mengarahkannya ke tubuhnya sendiri. Hal ini dilakukan agar ia terlihat seperti korban yang ikut diserang. Tak lama kemudian, anak kedua korban berinisial MK menemukan para korban sudah tidak bernyawa dengan mulut berbusa.

Saat ditemukan, Syauqi berakting dalam kondisi lemas di depan kamar mandi agar tidak dicurigai. Namun, kejanggalan medis dan bukti pembelian racun membongkar skenario tersebut.

Tersangka kini dijerat Pasal 459 dan Pasal 467 KUHP tentang pembunuhan berencana. Ia juga dikenakan Pasal Perlindungan Anak karena salah satu korban masih di bawah umur. Ancaman hukuman maksimal bagi tersangka adalah 20 tahun penjara.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat

4 November 2026

Dikhianati Poligami, Istri Sah Peluk Erat Suami Sambil Menangis

3 November 2026

Teror Cemburu Buta Madiun: Suami Bantai dan Bakar Istri serta Anak

2 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air

4 November 2026

Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso

4 November 2026

Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027

4 November 2026

Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi

4 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?