Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 16 Mei 2026
Trending
  • Kiai AJ di Jepara Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Pengakuan Korban
  • 7 Persiapan Menonton Piala Dunia Bersama Keluarga
  • Wawancara Khusus: Orkestrasi KUH untuk Haji 2026, Layanan Terpadu Jemaah Aman dan Nyaman
  • 5 Komentar Analis: Jika Perundingan Iran Gagal – Profil PM Hungaria Peter Magyar
  • Maju Mundur Amnesti Pajak Jilid III
  • 5 kesalahan umum saat membeli helm, desain tidak menjamin keamanan
  • 9 Artis Gen Z yang Jadi Ibu, Termasuk Aaliyah Massaid dan Alyssa Daguise
  • Josepha Alexandra, Peserta Cerdas Cermat MPR Diduga Dicurangi Meski Jawaban Benar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Komisi I Bertemu Komdigi: 3,64 Miliar Anomali Lalu Lintas Tahun 2025
Hukum

Komisi I Bertemu Komdigi: 3,64 Miliar Anomali Lalu Lintas Tahun 2025

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Februari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Komisi I DPR Panggil Dirjen Kementerian Komunikasi dan Informatika

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat dengan para Direktur Jenderal (Dirjen) di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (4/2). Rapat ini bertujuan untuk membahas berbagai permasalahan yang terjadi di ruang digital.

Pada awal rapat, Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono menyampaikan beberapa poin yang akan dibahas. Salah satunya adalah implementasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dan progres pembentukan lembaga pengawasnya. Selain itu, Komisi I juga akan menyoroti kepatuhan platform penyelenggara sistem elektronik (PSE) terhadap aturan yang berlaku.

“Beberapa hal yang akan dibahas antara lain kebijakan dan strategi pengelolaan ruang digital nasional secara komprehensif. Selanjutnya, implementasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi serta progres pembentukan lembaga pengawasnya,” ujar Dave.

“Kemudian, penegakan kepatuhan PSE terhadap 25 platform yang belum terdaftar. Efektivitas moderisasi konten negatif melalui sistem SAMAN juga menjadi fokus. Kami juga akan membahas perkembangan penyusunan peta jalan AI nasional, konsep arsitektur ruang digital nasional, dan program peningkatan literasi digital masyarakat,” tambahnya.

Dave menegaskan bahwa pembentukan Panja Ruang Digital ini merupakan respons Komisi I terhadap berbagai masalah yang muncul di ruang digital. Di antaranya adalah ancaman keamanan siber yang semakin masif, maraknya hoaks dan disinformasi, serta rendahnya kepatuhan platform digital.

“Salah satu ancaman yang kita hadapi adalah adanya 3,64 miliar anomali traffic dalam tujuh bulan pertama tahun 2025. Selain itu, ada 1.923 konten hoaks yang ditemukan pada 2024. Implementasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi juga masih menghadapi tantangan, dengan 124 kasus kebocoran data sejak 2019,” jelas Dave.

“Selain itu, banyak anak usia dini yang sudah menggunakan telepon seluler. Dengan 39,71 persen anak usia dini sudah memiliki ponsel, mereka sangat rentan terhadap risiko di ruang digital. Selain itu, skor literasi digital masyarakat turun dari 58,25 menjadi 49,28 berdasarkan indeks masyarakat digital Indonesia 2025,” tambahnya.

Dave juga menyebutkan bahwa saat ini belum ada peta jalan AI nasional dan kerangka AI nasional yang telah terbentuk. Selain itu, arsitektur ruang digital nasional juga belum tersusun sebagai rujukan tata kelola ruang digital.

“Kami mempersilakan kepada yang terhormat Sekretaris Jenderal Komdigi dan para Dirjen Komdigi untuk menyampaikan paparannya,” ujarnya.

Hingga berita ini dibuat, rapat masih berlangsung. Tampak pejabat eselon I Kemenkomdigi hadir untuk memberikan pandangan terkait isu-isu yang sedang dibahas.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kiai AJ di Jepara Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Pengakuan Korban

16 Mei 2026

Jaka, Pembunuh Istri Ketujuh yang Pernah Dipenjara 7 Tahun

16 Mei 2026

Saksi Kata: Ironi Murid SD di Konawe Selatan, TNI Belum Ditemukan, Orang Tua Pilih Jalur Viral

16 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kiai AJ di Jepara Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Pengakuan Korban

16 Mei 2026

7 Persiapan Menonton Piala Dunia Bersama Keluarga

16 Mei 2026

Wawancara Khusus: Orkestrasi KUH untuk Haji 2026, Layanan Terpadu Jemaah Aman dan Nyaman

16 Mei 2026

5 Komentar Analis: Jika Perundingan Iran Gagal – Profil PM Hungaria Peter Magyar

16 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?