Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 20 Maret 2026
Trending
  • Situasi Timur Tengah Memanas, Dua Balapan F1 Dibatalkan
  • Penghasilan US$ 3,9 Miliar, Capaian Operasional PGN Tahun 2025
  • Target Persib di kandang Borneo FC tidak terlalu tinggi
  • 3 Hal yang Harus Dihindari Generasi Sandwich Agar Terhindar dari Utang
  • Rusdi Masse Bergabung dengan PSI, Mulai Kuasai Basis Lama NasDem di Ajatappareng
  • Soal PTS Bahasa Indonesia Kelas 2 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Jawaban
  • Revisi DHE SDA Belum Dirilis, Ekonom Khawatir Pemerintah Masih Hitung Risiko bagi Eksportir
  • Polda Bengkulu Tanggapi Tuduhan Kriminalisasi ART Refpin yang Cubit Anak Anggota DPRD
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Infantino Ingin Hapus Sanksi Rusia dari Sepak Bola Dunia
Olahraga

Infantino Ingin Hapus Sanksi Rusia dari Sepak Bola Dunia

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peran Sepak Bola dalam Menyatukan Dunia

Presiden FIFA, Gianni Infantino, kembali menunjukkan keinginannya untuk mencabut sanksi yang diberikan kepada Rusia dalam dunia sepak bola internasional. Ia menganggap bahwa larangan ini justru memicu lebih banyak rasa frustasi dan kebencian di antara para pemain dan penggemar sepak bola.

Dalam wawancara dengan Sky News, Infantino menyatakan bahwa sanksi terhadap Rusia tidak memberikan hasil positif apa pun. “Karena larangan ini tidak menghasilkan apa pun, justru hanya menciptakan lebih banyak frustasi dan kebencian,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa pencabutan larangan tersebut adalah langkah yang harus dilakukan.

Infantino berharap dapat menyambut kembali Rusia dalam kompetisi sepak bola internasional, karena ada banyak anak-anak laki-laki dan perempuan dari negara tersebut yang ingin bermain sepak bola di bagian lain Eropa. “Dengan adanya anak perempuan dan laki-laki dari Rusia yang dapat bermain sepak bola di bagian lain Eropa, (pencabutan larangan) itu akan sangat membantu,” tambahnya.

Sebelumnya, Infantino juga menyambut kembalinya Rusia ke dunia sepak bola internasional, setelah konflik antara Rusia dan Ukraina selesai secara damai. “Kita harus selalu berusaha menggunakan sepak bola untuk menyatukan (setiap) orang, untuk menyatukan negara, terutama di dunia kita yang terpecah,” katanya pada April lalu.

Ia juga berharap bahwa dengan pembicaraan perdamaian yang sedang berlangsung di Ukraina, dunia dapat beralih ke tahap selanjutnya dan membawa kembali Rusia ke sepak bola. “Saya berharap kita dapat beralih ke tahap selanjutnya dan membawa kembali Rusia ke sepak bola,” ujarnya.

Keberlanjutan Pertandingan Rusia

Sejak sanksi diberlakukan pada tahun 2022 lalu, Rusia tetap aktif dalam berbagai pertandingan internasional yang melibatkan tim putra dan putri mereka. Meskipun terdapat larangan resmi, mereka tetap bisa berpartisipasi dalam beberapa kompetisi yang diatur oleh badan sepak bola internasional.

Ini menunjukkan bahwa meskipun ada hambatan, Rusia masih mampu menjaga eksistensinya dalam dunia sepak bola. Namun, Infantino berkeyakinan bahwa pencabutan sanksi akan memberikan manfaat besar bagi perkembangan sepak bola di seluruh dunia.

Beberapa pihak percaya bahwa dengan kembalinya Rusia ke kompetisi internasional, akan tercipta suasana yang lebih harmonis dan saling menghargai antar negara. Sepak bola, menurut Infantino, bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga alat untuk menyatukan manusia di seluruh dunia.

Harapan untuk Masa Depan Sepak Bola

Infantino menekankan bahwa tujuan utama dari sepak bola adalah untuk menyatukan orang-orang, bukan memecah belah. Dengan kembalinya Rusia ke dunia sepak bola, ia berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan saling mendukung.

Selain itu, Infantino juga berharap bahwa komunitas sepak bola internasional dapat bekerja sama untuk menciptakan solusi yang lebih baik dalam menghadapi situasi politik yang kompleks. Sepak bola memiliki kemampuan untuk mengatasi perbedaan dan menjadi jembatan antar bangsa.

Dengan demikian, pencabutan sanksi terhadap Rusia tidak hanya akan memberikan peluang bagi pemain Rusia, tetapi juga akan membuka pintu bagi kolaborasi yang lebih luas dalam dunia sepak bola global.

Kesimpulan

Presiden FIFA, Gianni Infantino, terus berupaya untuk mencabut sanksi terhadap Rusia dalam dunia sepak bola internasional. Ia yakin bahwa larangan ini justru menciptakan lebih banyak frustasi dan kebencian, bukan solusi yang efektif.

Dengan harapan untuk menyatukan negara-negara di seluruh dunia melalui sepak bola, Infantino menegaskan pentingnya kembalinya Rusia ke kompetisi internasional. Ia percaya bahwa dengan kembalinya Rusia, akan tercipta suasana yang lebih harmonis dan saling mendukung dalam dunia sepak bola.

Sepak bola, menurut Infantino, adalah alat yang kuat untuk menyatukan manusia di seluruh dunia, terlepas dari perbedaan politik atau budaya. Dengan pencabutan sanksi, ia berharap dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi sepak bola dan semua pemain di seluruh dunia.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Situasi Timur Tengah Memanas, Dua Balapan F1 Dibatalkan

20 Maret 2026

Permainan Kecil, Makna Besar

19 Maret 2026

Target Persib di kandang Borneo FC tidak terlalu tinggi

19 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Situasi Timur Tengah Memanas, Dua Balapan F1 Dibatalkan

20 Maret 2026

Penghasilan US$ 3,9 Miliar, Capaian Operasional PGN Tahun 2025

20 Maret 2026

Target Persib di kandang Borneo FC tidak terlalu tinggi

19 Maret 2026

3 Hal yang Harus Dihindari Generasi Sandwich Agar Terhindar dari Utang

19 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?