Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Saturday, 31 October 2026
Trending
  • Pesona Tersembunyi Situ Biru Cilembang Sumedang
  • Perang Hybrid Suzuki dan Toyota Menanti Tuah Insentif
  • Pemuda Kalsel Dobrak Era Digital
  • Daftar denda tilang operasi patuh 2026, masuk jalur busway harus bayar segini
  • Israel tutup semua perlintasan ke Tepi Barat di hari pemilu
  • Tak terima ditagih utang, pria di Mojokerto aniaya Josman Siagian ngaku merasa tak punya utang
  • Prediksi skor Manchester City vs Brighton: Statistik dan head-to-head di Piala Liga Inggris
  • 3 cara menjangkau pelanggan baru tanpa harus pasang iklan mahal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hobi»Buat Peralatan Keramik dari Tanah Liat, Aktivitas Menyenangkan bagi Anak Muda Berau
Hobi

Buat Peralatan Keramik dari Tanah Liat, Aktivitas Menyenangkan bagi Anak Muda Berau

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 February 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Aktivitas Kreatif yang Menginspirasi Anak Muda Berau

Pottery Class atau kelas keramik menjadi salah satu aktivitas yang menarik minat anak muda di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah peserta mengikuti kegiatan ini di salah satu kafe setempat. Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga menjadi ajang bertemu dengan sesama yang memiliki minat serupa.

Rakan salah satu peserta menyebutkan bahwa Pottery Class merupakan aktivitas positif yang menyenangkan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini memungkinkan peserta untuk saling berbagi antusiasme dan memperluas jaringan pertemanan.

“Kita ketemu dengan sesama peserta yang saling antusias, sehingga menambah kenalan yang menyukai aktivitas di bidang yang serupa seperti workshop yang satu ini,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa sebelumnya pernah mengikuti kegiatan clay di Yogyakarta, namun baru kali ini merasakan suasana Pottery Class di Kabupaten Berau. “Kalau di Kabupaten Berau ini pertama kali aku ikut. Workshop kemarin aku bikin tray untuk incense stick holder,” tambahnya.

Selama workshop, para peserta diberikan seluruh bahan dan peralatan yang dibutuhkan. Beberapa peserta memilih membuat wadah sederhana, sementara yang lain mencoba bentuk unik sesuai imajinasi masing-masing. Menurut Desy Prasetyowati, penggagas Clayland, kebanyakan peserta memilih membuat piring dan tempat aksesoris, jarang yang membuat gelas. Ada juga yang membuat kalender yang life time sama figur.

Teknik Handbuilding yang Mudah Diikuti

Desy menjelaskan bahwa Pottery Class dilakukan selama dua hari karena jumlah peserta yang ikut mencapai 18 orang. Ia memilih teknik handbuilding, seperti teknik pinching dan slab, yang dinilai lebih mudah diikuti oleh peserta. Teknik ini memungkinkan peserta untuk membentuk tanah liat secara manual tanpa memerlukan alat khusus.

Setelah tanah liat dibentuk, ia dibiarkan mengering sebelum melalui proses glazing dan pembakaran. Proses ini membutuhkan beberapa hari hingga agak kering. Setelah itu, tanah liat diberi glazing (pelapisan glasir) lalu dibakar. Ada dua kali proses pembakaran yang dilakukan, selama 8-10 jam dengan suhu tinggi agar keramik kuat dan aman digunakan.

Proses Pembakaran di Solo dan Pengiriman Hasil

Proses pembakaran sendiri dilakukan di Solo karena keterbatasan fasilitas di Berau. Hal ini membuat hasil keramik perlu dikirim kembali ke Berau dengan estimasi waktu sekitar tiga hingga empat minggu. Meski prosesnya memakan waktu, banyak peserta mengaku senang dengan hasil akhir dari karya mereka.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk belajar teknik keramik, tetapi juga membangun komunitas yang saling mendukung. Bagi peserta, Pottery Class menjadi cara untuk mengekspresikan kreativitas dan menghabiskan waktu bersama teman-teman yang memiliki minat serupa.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak anak muda Berau yang tertarik untuk mengeksplorasi seni keramik dan mengembangkan bakat mereka di bidang ini.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9

31 August 2026

Shopee Rayakan 9.9 Super Shopping Day Bersama Naykilla dan Tenxi

31 August 2026

Komentar deras! Iklan Shopee bersama Naykilla & Tenxi jadi sorotan netizen

31 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pesona Tersembunyi Situ Biru Cilembang Sumedang

31 October 2026

Perang Hybrid Suzuki dan Toyota Menanti Tuah Insentif

31 October 2026

Pemuda Kalsel Dobrak Era Digital

31 October 2026

Daftar denda tilang operasi patuh 2026, masuk jalur busway harus bayar segini

31 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?