Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 4 Februari 2026
Trending
  • 5 hal penting sebelum membeli mobil untuk keuangan aman
  • IHSG Melemah ke 7.886 Akibat Koreksi TPIA, BBCA hingga BMRI
  • Membangun Ekonomi Hijau, OJK dan ADB Kuatkan Pasar Obligasi ASEAN+3 di Yogyakarta
  • Ashmore (AMOR) Bagikan Dividen Rp28,6 Miliar Selasa Dengan Aksi Buyback
  • Luas panen padi dan jagung Jabar 2025 mencapai 916.798 hektar
  • Harga Emas Pegadaian Selasa 3 Februari 2026: Antam Naik, Galeri 24 dan UBS Turun
  • IHSG melorot 4,88% di Awal Pekan, Seluruh Sektor Tertekan Meski Asing Lakukan Pembelian Bersih
  • Waspada! 10 Kesalahan Finansial yang Bisa Kosongkan Rekeningmu
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Daerah»Emiten GPS IOTF Targetkan Pertumbuhan Laba 30% Tahun 2026
Daerah

Emiten GPS IOTF Targetkan Pertumbuhan Laba 30% Tahun 2026

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover4 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Proyeksi Pertumbuhan yang Menjanjikan

PT Sumber Sinergi Makmur Tbk. (IOTF) memproyeksikan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih sekitar 30% pada tahun 2026. Proyeksi ini merupakan kelanjutan dari tren peningkatan yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Perusahaan ini bergerak dalam bidang penjualan GPS pelacak kendaraan dengan merek Fox Logger. IOTF menyediakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) untuk produk Internet of Things (IoT) transportasi darat berupa GPS tracker.

Fokus pada Profitabilitas dan Fundamental

Chief Executive Officer Sumber Sinergi Makmur, Alamsyah, menjelaskan bahwa perusahaan melakukan pendekatan yang berfokus pada profitabilitas dan fundamental. Dengan demikian, IOTF berada pada posisi yang lebih resilien untuk menangkap peluang jangka menengah hingga panjang di tengah percepatan digitalisasi sektor logistik dan transportasi nasional.

“Sebagai acuan kinerja untuk tahun ini, IOTF memproyeksikan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih sekitar 30%. Kami memandang struktur operasional yang lebih ramping, kapabilitas teknologi berbasis AI, serta disiplin alokasi sumber daya akan menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan yang lebih berkualitas,” paparnya dalam siaran pers.

Pencapaian di Tahun 2025

Menurut Alamsyah, pada tahun 2025, IOTF mencatatkan ekspansi Ebitda lebih dari 100% dan membukukan pertumbuhan pendapatan sekitar 5% secara tahunan. Lonjakan Ebitda yang jauh melampaui pertumbuhan pendapatan menunjukkan bahwa IOTF tidak semata mengejar kenaikan volume dan ekspansi top line, melainkan secara konsisten mengeksekusi strategi peningkatan margin, efisiensi biaya, dan kualitas laba.

“Inilah indikator yang jelas mengenai kualitas pertumbuhan, sekaligus mencerminkan peningkatan kualitas laba dan efektivitas eksekusi strategi manajemen,” ujarnya.

Strategi Efisiensi dan Teknologi AI

Manajemen IOTF mengatribusikan peningkatan kinerja ini pada peningkatan efisiensi operasional, produktivitas tenaga kerja, serta implementasi sistem Enterprise Resource Planning (ERP) berbasis Artificial Intelligence (AI). Penerapan AI dalam sistem ERP memungkinkan integrasi data operasional dan keuangan secara real-time, mempercepat siklus pengambilan keputusan, serta meningkatkan akurasi perencanaan dan pengendalian biaya.

Transformasi digital internal melalui ERP berbasis AI telah meningkatkan visibilitas kinerja operasional secara real-time, mempercepat pengambilan keputusan manajerial, serta mengoptimalkan alokasi sumber daya. “Dampaknya, produktivitas per karyawan meningkat signifikan, sementara proses bisnis menjadi lebih ramping dan adaptif terhadap perubahan pasar,” kata Alamsyah.

Pendekatan Bisnis yang Berfokus pada Nilai

Implementasi ERP berbasis AI menjadi bagian dari strategi IOTF dalam memprioritaskan profitabilitas dan disiplin biaya, di tengah kondisi ekonomi yang penuh tekanan dan ketidakpastian. Perusahaan menggunakan AI di era modern dengan pendekatan bisnis yang berfokus pada penciptaan nilai dan optimalisasi keuntungan melalui efisiensi, produktivitas, dan kontrol operasional yang ketat.

Solusi yang Digunakan oleh Perusahaan Logistik dan Rental

IOTF beroperasi di segmen Internet of Things (IoT) dan solusi telematika dengan portofolio produk yang meliputi perangkat GPS tracker, dash camera, serta platform Software as a Service (SaaS) di bawah merek Fox Logger. Solusi dari IOTF digunakan oleh perusahaan logistik dan rental untuk melakukan pemantauan kendaraan secara menyeluruh, termasuk posisi real-time, lokasi parkir, jarak tempuh, histori rute, konsumsi bahan bakar, analisis perilaku pengemudi, serta pemantauan video.

Fleksibilitas dan Ekspansi Margin yang Berkelanjutan

Alamsyah menambahkan bahwa transformasi digital internal yang dijalankan IOTF telah menghasilkan leverage operasional yang lebih sehat, tercermin dari peningkatan produktivitas per karyawan dan penurunan rasio biaya operasional terhadap pendapatan. Model dan strategi ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi IOTF dalam menghadapi volatilitas ekonomi, sekaligus membuka ruang untuk ekspansi margin yang berkelanjutan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Membangun Ekonomi Hijau, OJK dan ADB Kuatkan Pasar Obligasi ASEAN+3 di Yogyakarta

4 Februari 2026

Kepala Grup Lippo Mundur, Apa Penyebabnya?

4 Februari 2026

Prediksi Skor Como vs Atalanta 2026: Uji Konsistensi La Dea

4 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 hal penting sebelum membeli mobil untuk keuangan aman

4 Februari 2026

IHSG Melemah ke 7.886 Akibat Koreksi TPIA, BBCA hingga BMRI

4 Februari 2026

Membangun Ekonomi Hijau, OJK dan ADB Kuatkan Pasar Obligasi ASEAN+3 di Yogyakarta

4 Februari 2026

Ashmore (AMOR) Bagikan Dividen Rp28,6 Miliar Selasa Dengan Aksi Buyback

4 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?