Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 1 Oktober 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»IHSG melorot 4,88% di Awal Pekan, Seluruh Sektor Tertekan Meski Asing Lakukan Pembelian Bersih
Ekonomi

IHSG melorot 4,88% di Awal Pekan, Seluruh Sektor Tertekan Meski Asing Lakukan Pembelian Bersih

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover4 Februari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini dengan penurunan yang signifikan dan ditutup di zona merah. Tekanan jual terlihat sejak awal perdagangan dan berlanjut hingga sesi terakhir, menunjukkan bahwa aksi pelepasan saham terjadi di hampir seluruh sektor.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG turun 406,87 poin atau 4,88% menjadi 7.922,73 pada Senin (2/2/2026). Selama perdagangan, indeks bergerak dalam kisaran 7.820,22 hingga 8.313,05, mencerminkan tingginya volatilitas pasar akibat sentimen negatif.

Pelemahan IHSG dipengaruhi oleh koreksi serentak di berbagai sektor. Sektor barang baku mengalami penurunan terbesar, yaitu 10,74%. Sementara itu, sektor barang konsumer nonprimer melemah 7,67%, sektor energi turun 7,66%, dan sektor properti serta real estate terkoreksi 6,27%.

Selain itu, sektor transportasi dan logistik mengalami penurunan 6,18%, infrastruktur turun 6,06%, teknologi melemah 6,04%, serta perindustrian turun 5,88%. Meski tidak sebesar sektor lainnya, sektor keuangan juga mengalami tekanan dengan penurunan 2,33%. Sementara itu, sektor barang konsumer primer dan kesehatan masing-masing turun 1,73% dan 1,28%.

Dari sisi aktivitas perdagangan, dominasi saham yang melemah terlihat dari total volume transaksi sebesar 49,64 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 28,34 triliun. Sebanyak 720 saham ditutup melemah, sementara hanya 58 saham yang menguat dan 36 saham stagnan.

Meskipun IHSG turun hampir 5%, investor asing secara agregat masih mencatatkan net buy sebesar Rp 654,94 miliar di seluruh pasar. Namun, di level saham, investor asing tetap melakukan aksi jual besar-besaran pada beberapa saham berkapitalisasi besar.

Saham perbankan menjadi yang paling banyak dilepas, dengan penjualan bersih asing yang signifikan terjadi pada PT Bank Mandiri Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Selain itu, saham PT Telkom Indonesia Tbk, PT Perusahaan Gas Negara Tbk, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk juga mengalami tekanan jual asing yang cukup besar.

Di sisi lain, investor asing terlihat melakukan pembelian pada beberapa saham pilihan, terutama di sektor perbankan dan komoditas. Salah satu saham yang paling banyak diborong adalah PT Bank Central Asia Tbk. Disusul oleh saham PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk serta sejumlah saham tambang dan energi seperti PT Merdeka Gold Resources Tbk, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, dan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk.

Minat beli asing juga terlihat pada saham-saham grup Barito serta emiten properti tertentu. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun sentimen pasar masih negatif, investor asing mulai memilih saham dengan memanfaatkan pelemahan harga. Namun, tekanan pasar tetap dominan sehingga IHSG terus berada di bawah tekanan sepanjang perdagangan awal pekan ini.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

31 Agustus 2026

Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

31 Agustus 2026

Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

30 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?