Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 1 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Ekonomi»Strategi Friderica Mengubah Bursa: Perlindungan Investor Ritel dan Pemberantasan Saham Gorengan
    Ekonomi

    Strategi Friderica Mengubah Bursa: Perlindungan Investor Ritel dan Pemberantasan Saham Gorengan

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover1 February 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kepemimpinan Baru OJK Berjanji Percepat Reformasi Pasar Modal

    Pimpinan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, mengumumkan rencana besar untuk mempercepat reformasi pasar modal. Dalam konferensi pers yang digelar di Wisma Danantara, Jakarta pada Sabtu (31/1/2026) malam, ia menekankan komitmen otoritas untuk meningkatkan kualitas emiten, melindungi investor ritel, serta memberantas praktik saham gorengan.

    Friderica, yang telah ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, menjelaskan bahwa langkah-langkah ini sangat penting dalam menghadapi gejolak pasar belakangan ini. Ia menyebutkan bahwa kebijakan yang akan diterapkan bersifat holistik, mencakup perbaikan kualitas saham yang diperdagangkan, peningkatan literasi investor, serta penerapan hukum yang tegas dan konsisten.

    Peningkatan Likuiditas dan Free Float

    Salah satu langkah utama yang akan dilakukan adalah peningkatan minimal free float sebesar 15%. Free float merujuk pada jumlah saham suatu perusahaan yang bisa diperdagangkan secara bebas di pasar reguler. OJK juga berkomitmen untuk meningkatkan likuiditas dan pendalaman pasar modal dengan memaksimalkan peran liquidity provider.

    Selain itu, OJK akan mendorong partisipasi lebih besar dari investor institusional, seperti asuransi dan dana pensiun milik pemerintah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyatakan bahwa pemerintah ingin menaikkan batas maksimal investasi di instrumen saham menjadi 20%, dari saat ini sebesar 8%.

    “Kami tetap memperhatikan prinsip-prinsip kehati-hatian, tata kelola, dan governance,” ujar Friderica, yang akrab dipanggil Kiki.

    Penguatan Transparansi dan Pengawasan

    OJK juga akan meningkatkan transparansi pemegang saham melalui kewajiban transparansi ultimate beneficial ownership (UBO) dan affiliated party disclosure. Selain itu, penguatan due diligence dan KYC oleh perusahaan efek akan diperkuat.

    Isu saham gorengan juga menjadi fokus utama. Friderica berjanji akan memperkuat pengawasan dan penegakan hukum, termasuk penyelidikan terhadap praktik memanipulasi pasar. OJK akan mendorong penegakan hukum yang memberikan efek jera, serta penguatan pengawasan market conduct, termasuk kepada para influencer.

    Reformasi Governance dan Struktur Bursa

    Selain itu, OJK akan melakukan reformasi governance dan mengurangi konflik kepentingan. Salah satu langkahnya adalah demutualisasi bursa, yang akan mengubah struktur kelembagaan dan perluasan kepemilikan. Reformasi ini akan diikuti oleh perubahan dalam governance process dan struktur di self regulatory organization, yaitu di Bursa, KPEI, dan KSEI.

    Friderica juga menjelaskan bahwa otoritas akan memperluas aktivitas bank umum di pasar modal melalui revisi Undang-Undang Nomor 4/2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

    Dengan langkah-langkah ini, OJK berharap dapat menciptakan lingkungan pasar modal yang lebih sehat, aman, dan transparan bagi seluruh pemangku kepentingan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

    31 August 2026

    Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

    31 August 2026

    Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

    30 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?