Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 22 Juli 2026
Trending
  • BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Pariwisata Global Pecahkan Rekor dengan 1,52 Miliar Wisatawan
Pariwisata

Pariwisata Global Pecahkan Rekor dengan 1,52 Miliar Wisatawan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover31 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Industri pariwisata global mengalami pertumbuhan yang sangat menggembirakan sepanjang tahun 2025. Jumlah kedatangan wisatawan internasional mencetak rekor baru dengan total 1,52 miliar wisatawan di seluruh dunia, menurut data dari United Nation atau UN Tourism yang dirilis pada Selasa, 20 Januari 2025. Angka ini meningkat sebesar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 1,4 miliar wisatawan.

Kunjungan terbanyak dalam tahun 2025 terjadi di Eropa. Kawasan tujuan wisata terpopuler di dunia itu mencatat 793 juta kedatangan internasional pada 2025, meningkat 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan 6 persen di atas tingkat 2019 atau sebelum pandemi. Sementara itu, Afrika mengalami pertumbuhan lebih besar, mencapai 8 persen. Menurut data, jumlah wisatawan internasional di benua tersebut mencapai 81 juta. Maroko dan Tunisia menjadi pendorong utamanya.

Di Asia dan Pasifik, pertumbuhan pariwisata mencapai 6 persen dengan total 331 juta wisatawan pada 2025. Jumlah ini meningkat 91 persen dari tingkat sebelum pandemi. Meningkatnya jumlah wisatawan global ini didorong oleh akses yang semakin mudah. Kapasitas penerbangan internasional semakin tinggi, kemudahan visa di banyak negara, serta permintaan yang kuat dari pasar pariwisata utama.

Pendapatan Pariwisata

Pendapatan dari pariwisata global mencapai $1,9 triliun atau sekitar Rp 32.000 triliun pada 2025, meningkat 5 persen dari tahun sebelumnya. Sekretaris Jenderal Pariwisata PBB Shaikha Alnuwais, dalam pernyataannya, menyatakan bahwa permintaan perjalanan tetap tinggi sepanjang tahun 2025 meskipun inflasi tinggi di sektor jasa pariwisata dan ketidakpastian akibat ketegangan geopolitik. Ia memperkirakan tren ini akan berlanjut tahun ini.

“Kami memperkirakan tren positif ini akan berlanjut hingga 2026 karena ekonomi global diperkirakan akan tetap stabil dan destinasi yang masih tertinggal dari tingkat pra-pandemi akan pulih sepenuhnya,” kata dia. Olimpiade Musim Dingin di Italia dan Piala Dunia yang diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan membantu mendorong pariwisata internasional pada 2026. Namun, ketegangan geopolitik dan konflik yang sedang berlangsung terus menimbulkan risiko signifikan bagi pariwisata pada 2026.

Peningkatan Pariwisata Tertinggi

Sejumlah negara mengalami peningkatan kunjungan yang signifikan. Bhutan mengalami peningkatan 30 persen jumlah wisatawan asing. Kerajaan Himalaya kecil yang terletak di antara India dan Cina itu terkenal dengan keindahan alamnya dan budaya Buddha kuno, dan baru-baru ini telah meningkatkan koneksi penerbangan. Destinasi lain yang mengalami peningkatan dua digit adalah CuraƧao, sebuah pulau kecil Karibia yang merupakan bagian dari Kerajaan Belanda, dan Sri Lanka.

Peningkatan wisatawan ini tidak selalu dinilai positif. Sejumlah tempat wisata populer tidak menyambutnya dengan gembira, sehingga mendorong pihak berwenang untuk mengambil langkah-langkah yang dapat mengurangi tekanan wisatawan. Jepang, misalnya, telah memperkenalkan biaya masuk dan batasan harian pada jumlah pendaki yang mendaki Gunung Fuji. Roma juga mengenakan biaya masuk ke Air Mancur Trevi mulai Februari.

Namun, jumlah wisatawan di Amerika Utara turun 1,4 persen menjadi 135,4 juta pada 2025. Penurunan terjadi ketika Presiden AS Donald Trump mengeluarkan kebijakan luar negeri seperti mengancam untuk mencaplok Kanada dan Greenland yang telah membuat beberapa calon pengunjung enggan datang. Pemerintahannya juga telah memperketat pembatasan masuk ke Amerika Serikat sebagai bagian dari penindakan besar-besaran terhadap migrasi, dan mengumumkan rencana mengecek riwayat media sosial bagi pemohon visa.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jadwal Kapal Pelni KM Dobonsolo 8-19 Juli: Rute Sorong-Manokwari-Jayapura-Biak-Makassar-Surabaya-Jakarta

11 Juli 2026

Jadwal Kapal Pelni 2026 Nunukan-Parepare: Tiket Masih Ada Diskon

11 Juli 2026

10 Hal Kecil yang Disukai Pramugari dari Penumpang saat Naik Pesawat

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka

14 Juli 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?