Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 31 Maret 2026
Trending
  • Rekomendasi HP Samsung S25 Edge Paling Tipis dan Layak Dibeli Tahun 2026
  • Komnas HAM: Andrie Yunus Tidak Disiram Air Keras, Pemulihan Butuh 2 Tahun
  • 500 Ponton TI Mengelilingi Sungai, Kades Jada Bahrin Bangka Lelah Mundur
  • Formasi Mengancam Real Madrid Jika 4 Pemain Baru Datang di Bursa Musim Panas
  • Diskon Tol 30 Persen Dibuka, Puncak Arus Balik Mengancam, Hindari Kemacetan Parah
  • Panduan pemilihan obat nyeri bebas yang tepat
  • Mengintip nasib ekspor CPO di tengah krisis Timur Tengah
  • 5 Cara Hemat Mahasiswa untuk Menabung Dana Darurat
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Gedung Mangkrak Kebondalem Purwokerto Dihidupkan, Eks-PKL Berharap Ruang Disediakan
Nasional

Gedung Mangkrak Kebondalem Purwokerto Dihidupkan, Eks-PKL Berharap Ruang Disediakan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 Januari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Rencana Pembangunan Kawasan Sportainment di Eks Metro Jaya

Kompleks Kebondalem di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, kini menjadi perhatian masyarakat setelah pemerintah daerah resmi mengambil alih aset tanah yang sebelumnya menjadi sengketa. Gedung mangkrak eks-Metro Jaya di kompleks tersebut akan dibangun sebagai kawasan sportainment, yaitu kombinasi antara olahraga dan hiburan.

Sejarah Sengketa Aset

Sebelumnya, tanah di Kebondalem menjadi sengketa antara Pemkab Banyumas dan PT Graha Cita Guna (GCG) selama puluhan tahun. Setelah Kejaksaan RI menyerahkan aset tersebut pada Maret 2025, rencana penataan mulai dipersiapkan. Kompleks ini dulunya dikenal sebagai pusat perbelanjaan di Purwokerto, tetapi kini terlihat tidak terpakai.

Respons Warga

Rencana pembangunan ini disambut baik oleh warga, termasuk para pedagang kaki lima (PKL). Sari, salah satu PKL di wilayah tersebut, menyampaikan bahwa isu pembangunan selalu muncul setiap tahun. Ia berharap, jika benar-benar dilakukan, maka akan membawa dampak positif bagi ekonomi masyarakat kecil.

Sementara itu, Nota Darsino, penyewa ruko di Kebondalem, juga menyambut baik rencana tersebut. Ia berharap dengan penataan yang lebih baik, kawasan ini dapat kembali menarik minat masyarakat.

Peran PKL dalam Sejarah Kebondalem

Dulu, Kompleks Kebondalem merupakan tempat berkumpulnya para PKL yang menjajakan berbagai barang seperti fesyen, kerajinan, dan kuliner. Namun, pada 2017, mereka digusur dan dipindahkan ke Pasar Sari Mulyo. Sayangnya, banyak dari mereka mengalami kesulitan karena pasar tersebut tidak sepenuhnya aktif.

Mustangin, ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kebondalem, menjelaskan bahwa saat ini hanya sekitar 27 dari 137 UMKM yang masih berjalan. Ia berharap, jika aset Kebondalem sudah dikembalikan ke pemerintah, para PKL yang dulu digusur bisa kembali menempati lokasi semula.

Janji Bupati dan Proses Penataan

Bupati Achmad Husein pernah menjanjikan kepada para PKL bahwa mereka akan kembali ke Kebondalem jika bangunan tersebut diperbaiki. Namun, sampai saat ini, belum ada tanda-tanda penyelesaian masalah tersebut.

Kepala Bidang Aset Daerah Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Banyumas, Adi Prasetyo, menjelaskan bahwa luas aset yang dimiliki Pemkab Banyumas mencapai 20.637 meter persegi. Bangunan mangkrak eks-Metro Jaya seluas 3.783 meter persegi akan direncanakan untuk dibangun kembali.

Rencana Tahun Ini

Adi mengatakan, tahun ini akan dilakukan kerja sama dengan investor untuk membangun kawasan sportainment. Meskipun proses tender masih dalam pengkajian, sudah ada calon investor yang menunjukkan minat untuk mengelola gedung tersebut.

Konsep Sportainment

Pembangunan kawasan sportainment akan mencakup ruang untuk aktivitas olahraga dan hiburan. Adi menegaskan bahwa nilai pekerjaan masih dalam proses pengkajian dan akan ditentukan melalui lelang kerjasama pemanfaatan aset.




Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Diskon Tol 30 Persen Dibuka, Puncak Arus Balik Mengancam, Hindari Kemacetan Parah

30 Maret 2026

Komnas HAM: Andrie Yunus Tidak Disiram Air Keras, Pemulihan Butuh 2 Tahun

30 Maret 2026

Mengintip nasib ekspor CPO di tengah krisis Timur Tengah

30 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Rekomendasi HP Samsung S25 Edge Paling Tipis dan Layak Dibeli Tahun 2026

30 Maret 2026

Komnas HAM: Andrie Yunus Tidak Disiram Air Keras, Pemulihan Butuh 2 Tahun

30 Maret 2026

500 Ponton TI Mengelilingi Sungai, Kades Jada Bahrin Bangka Lelah Mundur

30 Maret 2026

Formasi Mengancam Real Madrid Jika 4 Pemain Baru Datang di Bursa Musim Panas

30 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?