Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Monday, 9 November 2026
Trending
  • Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air
  • Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso
  • Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027
  • Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi
  • 20 Prompt AI Keren untuk Gambar Sumpah Pemuda 2026, Sekali Klik!
  • Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat
  • Fakta di Balik Alif, Pria yang Lamar Dokter dengan Aset Rp10 Miliar dan Rumah Selapangan Bola
  • Panduan Pemula Bangkok: Wisata, Kuliner, dan Belanja Terbaik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Gedung Mangkrak Kebondalem Purwokerto Dihidupkan, Eks-PKL Berharap Ruang Disediakan
Nasional

Gedung Mangkrak Kebondalem Purwokerto Dihidupkan, Eks-PKL Berharap Ruang Disediakan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 January 2026No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Rencana Pembangunan Kawasan Sportainment di Eks Metro Jaya

Kompleks Kebondalem di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, kini menjadi perhatian masyarakat setelah pemerintah daerah resmi mengambil alih aset tanah yang sebelumnya menjadi sengketa. Gedung mangkrak eks-Metro Jaya di kompleks tersebut akan dibangun sebagai kawasan sportainment, yaitu kombinasi antara olahraga dan hiburan.

Sejarah Sengketa Aset

Sebelumnya, tanah di Kebondalem menjadi sengketa antara Pemkab Banyumas dan PT Graha Cita Guna (GCG) selama puluhan tahun. Setelah Kejaksaan RI menyerahkan aset tersebut pada Maret 2025, rencana penataan mulai dipersiapkan. Kompleks ini dulunya dikenal sebagai pusat perbelanjaan di Purwokerto, tetapi kini terlihat tidak terpakai.

Respons Warga

Rencana pembangunan ini disambut baik oleh warga, termasuk para pedagang kaki lima (PKL). Sari, salah satu PKL di wilayah tersebut, menyampaikan bahwa isu pembangunan selalu muncul setiap tahun. Ia berharap, jika benar-benar dilakukan, maka akan membawa dampak positif bagi ekonomi masyarakat kecil.

Sementara itu, Nota Darsino, penyewa ruko di Kebondalem, juga menyambut baik rencana tersebut. Ia berharap dengan penataan yang lebih baik, kawasan ini dapat kembali menarik minat masyarakat.

Peran PKL dalam Sejarah Kebondalem

Dulu, Kompleks Kebondalem merupakan tempat berkumpulnya para PKL yang menjajakan berbagai barang seperti fesyen, kerajinan, dan kuliner. Namun, pada 2017, mereka digusur dan dipindahkan ke Pasar Sari Mulyo. Sayangnya, banyak dari mereka mengalami kesulitan karena pasar tersebut tidak sepenuhnya aktif.

Mustangin, ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kebondalem, menjelaskan bahwa saat ini hanya sekitar 27 dari 137 UMKM yang masih berjalan. Ia berharap, jika aset Kebondalem sudah dikembalikan ke pemerintah, para PKL yang dulu digusur bisa kembali menempati lokasi semula.

Janji Bupati dan Proses Penataan

Bupati Achmad Husein pernah menjanjikan kepada para PKL bahwa mereka akan kembali ke Kebondalem jika bangunan tersebut diperbaiki. Namun, sampai saat ini, belum ada tanda-tanda penyelesaian masalah tersebut.

Kepala Bidang Aset Daerah Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Banyumas, Adi Prasetyo, menjelaskan bahwa luas aset yang dimiliki Pemkab Banyumas mencapai 20.637 meter persegi. Bangunan mangkrak eks-Metro Jaya seluas 3.783 meter persegi akan direncanakan untuk dibangun kembali.

Rencana Tahun Ini

Adi mengatakan, tahun ini akan dilakukan kerja sama dengan investor untuk membangun kawasan sportainment. Meskipun proses tender masih dalam pengkajian, sudah ada calon investor yang menunjukkan minat untuk mengelola gedung tersebut.

Konsep Sportainment

Pembangunan kawasan sportainment akan mencakup ruang untuk aktivitas olahraga dan hiburan. Adi menegaskan bahwa nilai pekerjaan masih dalam proses pengkajian dan akan ditentukan melalui lelang kerjasama pemanfaatan aset.




Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat

4 November 2026

Panduan Pemula Bangkok: Wisata, Kuliner, dan Belanja Terbaik

4 November 2026

Fakta di Balik Alif, Pria yang Lamar Dokter dengan Aset Rp10 Miliar dan Rumah Selapangan Bola

4 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air

4 November 2026

Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso

4 November 2026

Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027

4 November 2026

Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi

4 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?