ZTE Nubia RedMagic 11 Pro telah resmi hadir di Indonesia. Ponsel ini menempati posisi pertama dalam skor AnTuTu di dunia untuk kategori smartphone flagship Android pada Desember 2025, dengan skor yang mencapai lebih dari empat juta poin. Keunggulan ini membuatnya menjadi salah satu perangkat terkemuka dalam pengujian performa mobile.
Ponsel ini dikenal sebagai salah satu HP gaming Android terbaik pada akhir 2025. Alasannya adalah karena Asus ROG Phone generasi berikutnya belum dirilis. ZTE Nubia RedMagic 11 Pro menggunakan cip Snapdragon 8 Elite Gen 5 terbaru dan dilengkapi dengan sistem pendingin yang lebih baik. Dengan kombinasi ini, perangkat mampu meraih peringkat pertama dalam skor AnTuTu dunia untuk kategori flagship Android pada Desember 2025.
Skor AnTuTu adalah hasil pengujian performa perangkat mobile yang diukur oleh aplikasi AnTuTu Benchmark. Skor ini berupa angka numerik yang mencerminkan kemampuan keseluruhan hardware seperti CPU, GPU, memori, dan penyimpanan. Tujuannya adalah untuk membandingkan kinerja antar-perangkat secara objektif. Semakin tinggi skornya, maka semakin baik performa perangkat secara teori.
Beberapa bagian yang diukur dalam skor AnTuTu meliputi:
- CPU: Kecepatan dan kemampuan pemrosesan data.
- GPU (Graphics): Kemampuan menangani grafis, penting untuk gaming dan aplikasi berat.
- Memori (RAM): Kecepatan dan stabilitas RAM dalam multitasking.
- Penyimpanan (Storage): Kecepatan baca/tulis data internal.
- UX atau User Experience: Responsivitas antarmuka pengguna.
Berikut spesifikasi lengkap ZTE Nubia RedMagic 11 Pro:
- Ukuran: 163,8 x 76,5 x 8,9 milimeter
- Berat: 230 gram
- Material: Kaca depan dan belakang, bingkai aluminium
- Ketahanan: IPX8 (tahan air 1,5 m / 30 menit)
- Ukuran layar: 6,85 inci (~90,7% rasio layar)
- Tipe layar: AMOLED, 1B warna
- Resolusi layar: 1216 x 2688 piksel (~431 ppi)
- Refresh Rate layar: 144 Hz
- Proteksi Layar: Gorilla Glass
- OS: Android 16 dengan Redmagic OS 11
- Cip: Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3 nm)
- CPU: Octa-core (2×4,6 GHz & 6×3,62 GHz Oryon V3)
- GPU: Adreno 840
- RAM / Penyimpanan: 12GB / 256GB, 16GB / 512GB, 24GB / 1TB, UFS 4,1 Pro
- Kamera Belakang: 50 MP (wide), 50 MP (ultrawide), 2 MP (macro)
- Kamera Depan: 16 MP (under-display)
- Video: 8K@30fps, 4K@60fps, 1080p@240fps
- Kapasitas baterai: 8000 mAh, wired charging: 80W
Selain versi standar, ZTE Nubia juga merilis versi RedMagic 11 Pro+ di Tiongkok. Versi ini sebenarnya merupakan versi standar untuk pasar global. Spesifikasi RedMagic 11 Pro+ antara lain:
- Ukuran: 163,8 x 76,5 x 8,9 milimeter
- Berat: 230 gram
- Material: Kaca depan dan belakang, bingkai aluminium
- Ketahanan: IPX8 (tahan air 1,5 m / 30 menit)
- Ukuran layar: 6,85 inci (~90,7% rasio layar)
- Tipe layar: AMOLED, 1B warna
- Resolusi layar: 1216 x 2688 piksel (~431 ppi)
- Refresh Rate layar: 144 Hz
- Proteksi Layar: Gorilla Glass
- OS: Android 16 dengan Redmagic OS 11
- Cip: Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3 nm)
- CPU: Octa-core (2×4,6 GHz & 6×3,62 GHz Oryon V3)
- GPU: Adreno 840
- RAM / Penyimpanan: 12GB / 256GB, 16GB / 512GB, 16GB / 1TB, 24GB / 1TB, UFS 4,1 Pro
- Kamera Belakang: 50 MP (wide), 50 MP (ultrawide), 2 MP (macro)
- Kamera Depan: 16 MP (under-display)
- Video: 8K@30fps, 4K@60fps, 1080p@240fps
- Kapasitas baterai: 7500 mAh, wired charging: 80W
Hingga saat ini, belum ada informasi apakah ZTE Nubia akan membawa versi RedMagic 11 Pro+ ke Indonesia. Di Tanah Air, hanya versi RedMagic 11 Pro yang dipasarkan, dengan satu warna yakni Subzero. Harganya adalah Rp 17,9 juta selama periode pre-order, dan harga normalnya adalah Rp 19,9 juta.



