Ringkasan Berita Arema FC Hari Ini
Arema FC kembali menorehkan sejarah dalam pertandingan terbaru mereka. Pada Minggu (11/1/2026), skuat Singo Edan berhasil meraih kemenangan di kandang Stadion Kanjuruhan saat menjamu Persik Kediri. Hasil ini menjadi momen penting bagi Arema FC, yang sebelumnya sering kesulitan memetik kemenangan di kandang sendiri.
Akhirnya Menang di Kandang
Arema FC akhirnya meraih kemenangan di Stadion Kanjuruhan Malang musim ini. Mereka mengalahkan Persik Kediri dengan skor akhir 2-1 dalam laga kompetisi BRI Super League 2025-2026. Kemenangan ini diraih secara dramatis, dengan dua gol Arema FC dicetak pada menit injury time.
Persik Kediri sempat unggul lebih dulu melalui gol Moch Supriadi di menit 80. Namun, Arema FC mampu menyamakan skor lewat gol bunuh diri dari Supriadi pada menit 90+5 dan gol Ian Puleio di menit 90+8. Kemenangan ini seolah memutus kutukan tak pernah menang di stadion Kanjuruhan musim ini.
Arema FC juga berhasil menghentikan dominasi Persik Kediri yang selama lima pertemuan terakhir selalu mengalahkan mereka. Jalannya pertandingan berlangsung ketat, dengan kedua tim saling bertukar serangan. Meski persaingan sengit, Arema FC akhirnya mampu membawa pulang tiga poin penting.
Jalannya Pertandingan
Arema FC yang bertindak sebagai tuan rumah bermain agresif di menit awal laga. Mereka menciptakan peluang shot on target pertama melalui sepakan Valdeci dari luar kotak penalti pada menit 3. Sayang, sepakannya masih mampu diamankan oleh penjaga gawang Persik Kediri Leonardo Navacchio.
Pertandingan ini berjalan cukup ketat, dengan bola lebih banyak berkutat di lapangan tengah. Serangan demi serangan yang dilakukan oleh pasukan Singo Edan selalu mampu dihentikan oleh para gelandang jangkar Persik Kediri. Justru sebaliknya, Persik Kediri cukup enjoy dalam mengalirkan bola dari kaki ke kaki.
Beberapa kali, mereka mampu mengancam lini pertahanan Arema FC meskipun masih belum mampu menembusnya. Peluang dari Persik baru didapatkan pada menit 31. Sepakan Ezra Walian dari luar kotak penalti masih mampu ditepis oleh penjaga gawang Arema FC Lucas Frigeri.
Singo Edan sempat kembali mendapatkan peluang melalui kaki Dalberto pada menit 35. Namun lagi-lagi, sepakannya masih dengan mudah ditangkap oleh Leonardo Navacchio dalam pertandingan ini. Skor imbang 0-0 tak berubah hingga babak pertama berakhir.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, kedua tim tetap memainkan tempo dan bermain lebih hati-hati. Kontrol permainan cukup berimbang, di mana kedua tim saling melakukan jual beli serangan. Rapatnya pertahanan kedua tim membuat peluang demi peluang gagal dimanfaatkan.
Pada menit 68, Dalberto mendapatkan peluang melalui sepakan jarak jauhnya. Lagi-lagi penampilan Leonardo Navacchio mampu menepis sepakan bomber Arema FC itu. Beberapa pergantian pemain dilakukan oleh kedua pelatih dengan memasukkan sejumlah pemain baru.
Dari Persik Kediri, Pedro Matos dan Moch Supriadi dimasukkan oleh pelatih Marcos Reina. Sementara Pelatih Arema FC Marcos Santos memasukkan Ian Puleio, Dedik Setiawan dan Dwiki Mardiyanto untuk menambah daya gedor serangan.
Gol pun akhirnya tercipta pada menit 80 bagi Persik Kediri. Moch Supriadi, sukses membobol gawang Arema FC pada menit 80. Melakukan solo run dari sektor sayap, pemain berusia 23 tahun itu sukses membobol Lucas Frigeri. Julian Guevara gagal membendung kecepatan berlari Moch Supriadi hingga dengan leluasa mengeksekusi bola dengan baik.
Gol ini pun membuat skema permainan kedua tim berubah. Arema FC yang kini lebih sering menekan lini pertahanan Persik Kediri. Memasuki menit 90, terjadi kemelut di depan gawang Persik Kediri. Sepakan Dedik Setiawan mampu ditepis oleh penjaga gawang Persik. Menerima bola muntah, Dwiki Mardiyanto langsung menendang bola tersebut ke arah gawang.
Leonardo Navacchio yang tampil gemilang dalam pertandingan ini kembali menggagalkan upaya dari pasukan Singo Edan. Baru pada babak tambahan waktu, hujan deras langsung mengguyur Stadion Kanjuruhan Malang. Arema FC yang terus menekan pertahanan Persik Kediri mampu menyamakan angka menjadi 1-1 melalui gol bunuh diri Moch. Supriyadi pada menit 90+5.
Usai menyamakan skor, Singo Edan terus menekan lini pertahanan Persik Kediri. Terbukti dengan gol kedua Arema FC yang dicetak oleh Ian Puleio pada menit 90+8. Gol ini pun tak hanya mengubah skor, namun juga membuat 2.350 penonton yang hadir di Stadion Kanjuruhan Malang ikut bersorak. Wasit pun kemudian meniup peluit akhir dan skor 2-1 pun berakhir untuk kemenangan Arema FC.
Respon Pelatih Usai Kalahkan Persik

Pelatih Arema FC Marcos Santos tak bisa menyembunyikan luapan kebahagiaan atas kemenangan ini. Pelatih dari Brasil itu akhirnya mampu menjawab janjinya kepada Aremania yang dituntut menang dalam partai kandang.
“Terimakasih Tuhan, terimakasih Aremania, terimakasih pemain dan manajemen yang telah mendukung kami,” ujarnya. “Kemenangan ini berkat kerja keras pemain yang akhirnya kami bisa bawa pulang tiga poin.”
Menurut Marcos, kemenangan ini berkat spirit Arema yang bergelora di Stadion Kanjuruhan Malang. Terbukti dengan dua gol yang dilesakkan di masa injury time. “Ini bukti spirit Arema yang tak kenal menyerah sampai menit akhir,” katanya. “Karena di beberapa pertandingan kami kalah, tapi akhirnya kami meraih kemenangan.”
Menurut Marcos kemenangan ini dipersembahkan untuk Aremania yang terus mendukung Singo Edan berlaga. Hasil itu juga mampu menghentikan trend negatif Arema FC kala bertemu Persik Kediri. Dari lima pertemuan terakhir kedua tim, Singo Edan selalu gagal menang dari Persik.
“Saya persembahkan kemenangan ini untuk Aremania yang terus mendukung kami,” ujarnya. “Saya senang karena bisa membuat Aremania bangga. Semoga kami bisa lebih baik ke depan,” tambahnya.



