Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 20 Mei 2026
Trending
  • 10 Prompt AI Siap Pakai untuk Edit Foto Dirimu Meriahkan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026
  • Ramalan Zodiak Besok Senin 18 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
  • Detik-Detik Menegangkan Dewa Memanggil Ibu yang Terkapar Usai Kecelakaan, Warga Merinding
  • Pemantauan Hilal di Medan Saat Sidang Isbat Idul Adha 17 Mei 2026
  • Berita Arema FC Terkini: 7 Gol, Joel Vinicius Cetak Dua Gol, Kemenangan Beruntung!
  • Ramalan Shio Hari Ini: Monyet, Ayam, Anjing, Babi
  • Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 16 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Ujian Industri Pariwisata Tantang 1,2 Miliar Perjalanan Wisnus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Lebih Parah dari Era Mahsa Amini, 2.571 Jiwa Tewas dalam Protes Iran
Nasional

Lebih Parah dari Era Mahsa Amini, 2.571 Jiwa Tewas dalam Protes Iran

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Gelombang Protes Nasional di Iran dengan Korban Jiwa yang Mengkhawatirkan

Gelombang protes nasional yang sedang terjadi di Iran kini menjadi perhatian dunia setelah laporan mengungkapkan jumlah korban jiwa yang sangat besar. Menurut laporan dari Human Rights Activists News Agency (HRANA), sebuah kelompok aktivis berbasis di Amerika Serikat, jumlah korban tewas hingga Rabu pagi (14/1) mencapai setidaknya 2.571 orang. Angka ini jauh melampaui catatan korban kerusuhan dalam beberapa dekade terakhir, bahkan membangkitkan ingatan akan kekacauan Revolusi 1979.

Dari total korban tersebut, sebanyak 2.403 orang adalah demonstran, sementara 147 lainnya berasal dari pihak pemerintah. Selain itu, 12 anak-anak dan sembilan warga sipil yang tidak ikut dalam protes juga turut menjadi korban. Saat ini, lebih dari 18.100 orang telah ditahan oleh otoritas setempat.

Skylar Thompson dari HRANA menyampaikan keherannya terhadap lonjakan angka korban ini kepada Associated Press (AP). Menurutnya, jumlah korban kali ini mencapai empat kali lipat dari korban protes Mahsa Amini tahun 2022, meskipun protes baru berlangsung selama dua minggu.

Setelah sempat memutus akses komunikasi secara total, otoritas Iran mulai mengizinkan panggilan telepon ke luar negeri pada Selasa (13/1). Melalui sambungan telepon, para saksi mata di Teheran menceritakan suasana kota yang mencekam dengan penjagaan aparat yang sangat ketat. Di pusat kota, gedung-gedung pemerintah tampak hangus terbakar dan mesin ATM hancur. Polisi anti-huru hara mengenakan helm, perisai, hingga senapan berjaga di persimpangan jalan, didampingi petugas berpakaian preman.

Meski toko-toko mulai buka, suasana tetap sepi karena warga khawatir akan kemungkinan serangan dari Amerika Serikat. “Pengiriman pesan teks masih terputus, dan akses internet hanya terbatas pada situs-situs lokal yang disetujui pemerintah,” ujar seorang saksi yang meminta anonim karena alasan keamanan.

Pernyataan Trump dan Reaksi Pihak Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pernyataan keras melalui platform Truth Social miliknya. Ia menulis: “Para Patriot Iran, TERUSLAH PROTES – KUASAI INSTITUSI KALIAN!!!” serta menyatakan bahwa ia telah membatalkan semua pertemuan dengan pejabat Iran sampai pembunuhan demonstran yang tidak masuk akal ini BERHENTI.

Namun, beberapa jam setelah unggahannya, Trump tampak sedikit melunak saat berbicara kepada wartawan. Ia menyatakan masih menunggu laporan akurat sebelum bertindak. “Menurut saya mereka telah berperilaku buruk, tetapi itu belum dikonfirmasi,” ungkap Trump mengenai pasukan keamanan Iran.

Pihak Iran langsung bereaksi keras terhadap pernyataan Trump. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menuding balik AS dan Israel sebagai dalang kekacauan. “Kami menyatakan nama-nama pembunuh utama rakyat Iran: 1. Trump 2. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.”

Tanggapan Pemerintah dan Upaya Komunikasi

Di tengah penindakan keras, televisi pemerintah Iran secara resmi mengakui adanya kematian massal dengan menyebutkan bahwa negara memiliki “banyak martir.” Di sisi lain, pemerintah juga mengumumkan layanan kamar mayat gratis, sebuah langkah yang dicurigai aktivis sebagai upaya merespons laporan adanya biaya tinggi bagi keluarga yang ingin mengambil jenazah korban.

Pemerintah juga mulai memburu terminal internet satelit Starlink. Warga di Teheran utara melaporkan adanya penggerebekan ke apartemen-apartemen yang memiliki antena satelit. Meski begitu, para aktivis memastikan bahwa layanan Starlink tetap diupayakan masuk untuk membantu komunikasi warga.

“Kami dapat mengkonfirmasi bahwa langganan gratis untuk terminal Starlink berfungsi sepenuhnya. Kami mengujinya menggunakan terminal Starlink yang baru diaktifkan di Iran,” tegas Mehdi Yahyanejad, aktivis di Los Angeles, kepada Associated Press.

Awal Mula Protes

Protes yang pecah sejak akhir Desember ini awalnya dipicu oleh kemerosotan ekonomi, namun dengan cepat berubah menjadi gerakan politik yang menargetkan rezim teokrasi dan Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei. Kini, situasi di Iran terus memanas dan menjadi sorotan internasional.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 16 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

20 Mei 2026

Pemantauan Hilal di Medan Saat Sidang Isbat Idul Adha 17 Mei 2026

20 Mei 2026

Detik-Detik Menegangkan Dewa Memanggil Ibu yang Terkapar Usai Kecelakaan, Warga Merinding

20 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

10 Prompt AI Siap Pakai untuk Edit Foto Dirimu Meriahkan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026

20 Mei 2026

Ramalan Zodiak Besok Senin 18 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

20 Mei 2026

Detik-Detik Menegangkan Dewa Memanggil Ibu yang Terkapar Usai Kecelakaan, Warga Merinding

20 Mei 2026

Pemantauan Hilal di Medan Saat Sidang Isbat Idul Adha 17 Mei 2026

20 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?