Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 29 Maret 2026
Trending
  • Suzuki Karimun 2026 resmi dirilis: tampil modern, irit 22 km/l, harga terjangkau!
  • Rasaya: Sistem Deteksi Dini Kesehatan Mental Siswa by Mahasiswa Teknik Ubaya
  • Hasil Visum 2 Pria Tewas di Atap Masjid Brebes, Polisi: Tersengat Listrik PLN
  • 36 Jam di Puncak Tower Batam, Imam Tak Turun, Polisi Hentikan Bantuan Makanan
  • Transfer Liga Italia, Juventus incar Ostigard jika Rudiger tidak bisa tampil
  • Kalender April 2026: Libur Panjang Pekan Pertama Pasca-Lebaran
  • SATP Juara II Lomba Tari Modern Papua di Kuala Kencana
  • Harga minyak naik 6% akibat ketegangan Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Keluar Zona Nyaman, Kiki Narendra Jadi Lebih Tahu Diri Di Sinetron
Nasional

Keluar Zona Nyaman, Kiki Narendra Jadi Lebih Tahu Diri Di Sinetron

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover15 Januari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Aktor Kiki Narendra kembali menantang diri dengan langkah baru di dunia seni peran. Di awal tahun 2026 ini, Kiki untuk pertama kalinya menjajal dunia sinema elektronik atau sinetron, sebuah medium yang selama ini belum pernah ia sentuh sepanjang kariernya.

Pengalaman perdana tersebut diakui Kiki sebagai tantangan besar. Pasalnya, aktor yang dikenal lewat peran-peran kuat di film dan series ini harus beradaptasi dengan ritme kerja yang sangat berbeda.

“Hm, ya karena jujur aja ini akan jadi tantangan buat gue sih. Gue belum pernah main di ‘sinema elektronik’ (sinetron),” ujar Kiki Narendra saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

Kiki mengungkapkan bahwa selama ini ia lebih akrab dengan dunia teater, film, dan series. Bahkan, istilah “stripping series” yang kini lekat dengan produksi sinetron modern pun menjadi hal baru baginya.

“Kalau sekarang mereka bilang stripping series ya, belum pernah. Jadi aku rasa ini sebuah langkah juga buat aku. Aku banyak banget belajar di sini, banyak banget dapat ilmu dari beliau-beliau,” lanjutnya.

Menurut Kiki, dunia film dan sinema elektronik tidak bisa disamakan begitu saja. Keduanya memiliki karakter, tempo, serta pendekatan akting yang berbeda. Hal inilah yang justru membuatnya tertarik untuk mencoba.

“Emang tidak bisa dibandingkan antara film dengan sinema elektronik ini. Karena it’s completely dunia yang berbeda gitu,” jelasnya.

Alih-alih merasa terbebani, Kiki justru menikmati proses belajar dari awal. Baginya, memulai sesuatu dari nol kembali memberikan sensasi tersendiri sebagai seorang aktor.

“Jadi buat aku menyenangkan sekali kalau kita bisa memulai sesuatu dari nol lagi. Ya semoga hasilnya bisa dinikmati. Deg-degan aku,” ucapnya jujur.

Kiki juga menceritakan perjalanan kariernya yang bermula dari dunia teater. Ia mengaku ditempa secara serius sejak lama oleh sosok maestro seni peran Tanah Air.

“Dulunya aku di teater kan. Dulu aku teater, mentor itu Bapak Slamet Rahardjo dari 2009. Terus masuk langsung ke film dan series. Jadi ini bener-bener pertama kali aku masuk ke sinema elektronik ini gitu,” paparnya.

Sebagai aktor yang dikenal totalitas, Kiki tentu tak mau melangkah tanpa persiapan. Ia mengaku melakukan riset dan banyak bertanya kepada rekan-rekan sesama aktor yang sudah lebih dulu terbiasa dengan dunia sinetron.

“Hmm pastinya iya (riset). Aku banyak tanya-tanya dengan beberapa teman-teman yang sudah terbiasa di media ini gitu. Ya banyak, banyak sekali masukan-masukan,” katanya.

Soal cerita-cerita miring mengenai kerasnya lokasi syuting sinetron, Kiki mengaku sempat mendengarnya. Namun setelah terjun langsung, ia justru menemukan kenyataan yang berbeda.

“Ada yang memang bener-bener terjadi di lokasi, tapi ternyata tidak semenakutkan yang diomongin sih. Aku enjoy sekali di sini, bisa jalan ini gitu,” ungkapnya.

Selain faktor tantangan dan keinginan belajar, Kiki juga menyebut bahwa jadwal produksi yang sesuai menjadi alasan lain ia akhirnya menerima tawaran tersebut.

“Dan kebetulan juga emang jadwalnya tuh juga pas banget gitu ya jadwalnya. Enggak bisa dipungkiri,” tambahnya.

Saat ditanya apakah langkah ini merupakan bagian dari resolusinya di tahun 2026 untuk mencoba hal-hal baru, Kiki pun mengiyakan. Ia mengaku memiliki alasan personal yang mendorongnya keluar dari zona nyaman.

“Iya. Iya. Gue tuh awal mula mau ngambil ini nih karena gini, gue tuh punya kelas acting, Mas,” tutup Kiki.

Serial ini memotret fenomena sandwich generation bukan hanya sebagai angka di atas kertas beban finansial, melainkan luka batin yang mendalam. Konflik memuncak saat Firzha dan Thoriq merespons musibah ayah mereka dengan cara berbeda, menciptakan percikan ego yang mengancam keutuhan keluarga.

Di sisi lain, ada Zahra, anak yang tumbuh besar bersama mereka tanpa ikatan darah, justru memberi sudut pandang baru tentang arti kesetiaan: Apakah darah lebih kental daripada pengabdian?

Lewat “Keluarga Yang Tak Dirindukan” yang akan segera hadir di layar kaca, MDTV tidak hanya menyuguhkan cerita biasa, tapi juga memberikan gambaran jujur tentang kasih sayang, tanggung jawab, dan cara kita menghargai orang-orang terdekat. Tak hanya Kiki Narendra, serial ini akan dibintangi oleh Arbani Yasiz, Miqdad Addaussy, Nabila Zavira, Irene Librawati, dan masih banyak lagi.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Hasil Visum 2 Pria Tewas di Atap Masjid Brebes, Polisi: Tersengat Listrik PLN

29 Maret 2026

SATP Juara II Lomba Tari Modern Papua di Kuala Kencana

29 Maret 2026

Harga minyak naik 6% akibat ketegangan Timur Tengah

29 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Suzuki Karimun 2026 resmi dirilis: tampil modern, irit 22 km/l, harga terjangkau!

29 Maret 2026

Rasaya: Sistem Deteksi Dini Kesehatan Mental Siswa by Mahasiswa Teknik Ubaya

29 Maret 2026

Hasil Visum 2 Pria Tewas di Atap Masjid Brebes, Polisi: Tersengat Listrik PLN

29 Maret 2026

36 Jam di Puncak Tower Batam, Imam Tak Turun, Polisi Hentikan Bantuan Makanan

29 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?