Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 22 Maret 2026
Trending
  • Daftar 5 Program Mudik Gratis 2026 untuk Solo Raya, Kuota Terbatas
  • OJK Atur Perwakilan Lembaga Pembiayaan Asing di Indonesia
  • Pupuk Indonesia Perkuat Bisnis dengan Revitalisasi Pabrik
  • Desakan keluar dari BoP, pakar: Pemerintah butuh rencana keberangkatan
  • Harga HP Samsung Murah Jelang Lebaran 2026: A07, A17, A26 5G, A36 5G, A56 5G Terbaru
  • Cara Menghitung Cicilan KPR dengan Aman dan Strategi Pengajuan
  • Polres Bangka Selatan Amankan 100 Botol Miras dan 12 Orang Ditangkap
  • Iran Miliki Pemimpin Tertinggi Baru, Mojtaba Ditetapkan oleh Majelis Pakar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Tas Bahu dan Selempang, Pilihan Santai Usai Kajian
Olahraga

Tas Bahu dan Selempang, Pilihan Santai Usai Kajian

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Saya tidak termasuk tipe emak-emak yang sering menghabiskan waktu untuk nongkrong bersama teman-teman dalam jangka waktu lama. Selain jarang melakukan kegiatan tersebut, rutinitas harian saya sudah sangat padat dengan berbagai aktivitas. Saat istirahat, saya biasanya memanfaatkannya untuk istirahat sejenak, menulis artikel di akun Indonesiadiscover.com, membaca buku, atau menyelesaikan pekerjaan rumah yang belum selesai.

Pekerjaan saya sebagai pengajar tahsin di kantor-kantor dinas pada pagi hari membuat waktu saya cukup terbatas. Setelah selesai, saya melanjutkan mengajar di rumah pada sore hari. Dengan begitu, siang dan malam hari saya gunakan untuk berbagai aktivitas seperti yang disebutkan di atas. Tentu saja, semuanya juga tergantung mood saya sendiri.

Namun, jika boleh dikatakan sebagai nongkrong, biasanya dilakukan secara mendadak. Misalnya, setelah selesai mengajar, tiba-tiba ada sahabat yang menelpon dan ingin menjemput saya untuk makan siang bersama. Atau setelah selesai kajian rutin pekanan, kami sesekali ngobrol sejenak, kemudian beberapa dari kami berpamitan pulang. Tapi, ada dua atau tiga orang yang mengajak nonton atau makan bersama sambil ngobrol santai. Kegiatan ini biasanya berlangsung selama tiga jam maksimal, dan kami selalu berusaha agar selesai sebelum pukul 2 siang agar bisa salat zuhur tepat waktu.

Karena nongkrong sering dilakukan mendadak, maka tas favorit yang saya bawa saat mengajar atau menghadiri kajian adalah tas bahu. Tas bahu ini memiliki desain sederhana, dengan tali tunggal yang dirancang untuk disampirkan di satu bahu. Ini memungkinkan saya untuk bebas menggunakan tangan.

Tas bahu yang saya gunakan adalah hasil karya UMKM Yogya bernama Rusti Bag. Saya membelinya tahun 2024 lalu, dan hingga saat ini, hampir 1,5 tahun saya gunakan setiap hari. Tas ini masih awet, kuat, dan memiliki pilihan warna yang menarik. Desainnya simpel, tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran sesuai selera.

Ukuran tas saya sedang, seperti yang terlihat pada gambar ilustrasi di atas. Tas ini dilengkapi dengan zip utama sebagai penutup, cocok untuk membawa barang kebutuhan mengajar. Saya anggap tas ini sebagai tas yang bisa dibawa ke mana-mana, karena bisa diisi apa saja. Terlebih, saya selalu membawa kantong kecil berzip untuk menyimpan bedak padat dan empat lipstik. Tujuannya adalah untuk touch up wajah agar tetap segar dan cerah saat diperlukan. Mengapa empat? Karena saya bisa ganti-ganti warna sesuai mood.

Selain itu, saya selalu membawa kantong kecil berisi bahan ajar seperti buku qiroati dan alat tulis. Jika sedang tidak mengajar, kantong ini akan diganti dengan binder A5 untuk menulis bahan kajian dari pembina.

Dompet wanita, gawai, kacamata hitam, tisu basah, dan kipas angin tangan ukuran kecil selalu ada di dalam tas bahu. Kipas angin ini sangat membantu saat cuaca panas, baik untuk menyejukkan tubuh maupun mendinginkan makanan yang panas. Biasanya, saat nongkrong pasti ada makanan atau minuman, dan kipas ini bisa digunakan untuk mendinginkan makanan tanpa perlu meniupnya.

Jika agenda nongkrong direncanakan jauh-jauh hari, seperti di kafe atau mall, saya lebih memilih tas selempang. Tujuannya memang hanya untuk nongkrong, jadi saya memilih tas yang simpel dan membawa barang yang sama, kecuali bahan ajar dan binder yang ditinggalkan di rumah.

Namun, jika ada keperluan tambahan sebelum nongkrong, saya membawa satu buku bacaan untuk memanfaatkan waktu menunggu. Di akhir pekan, yaitu Sabtu dan Minggu, saya menggunakan tas pinggang yang dililitkan di lingkar perut. Isinya hanya gawai dan uang, karena tujuan saya adalah berolahraga jalan kaki bersama suami atau tetangga. Kami biasanya menikmati kuliner di sekitar atau luar area olahraga. Barang bawaan lebih sedikit dan ringan, supaya gerakannya lebih leluasa dan tidak terlalu asyik nongkrong. Tetap ingat waktu untuk kembali ke rumah, karena tugas sebagai emak sudah menanti.

Salam sehat dan selalu bahagia!

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

50 Soal Essay PJOK Kelas 9 SMP MTs 2026 Lengkap Kunci Jawaban

21 Maret 2026

Pembaruan klasemen Super League: Borneo FC kejar Persib, Malut United bangkit lagi dalam perburuan gelar

21 Maret 2026

Prediksi Skor Milan vs Inter: Derby Panas, Rossoneri Harus Menang

21 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Daftar 5 Program Mudik Gratis 2026 untuk Solo Raya, Kuota Terbatas

22 Maret 2026

OJK Atur Perwakilan Lembaga Pembiayaan Asing di Indonesia

22 Maret 2026

Pupuk Indonesia Perkuat Bisnis dengan Revitalisasi Pabrik

21 Maret 2026

Desakan keluar dari BoP, pakar: Pemerintah butuh rencana keberangkatan

21 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?