Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Monday, 19 October 2026
Trending
  • Kisah Penangkapan Widi Prasetijono, Eks Ajudan Jokowi yang Jadi Terdakwa Kasus Lahan
  • Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus
  • Strategi PM Lawrence Wong Lindungi Pekerja Singapura dari Gelombang PHK AI
  • Harga komputer makin mahal, pengiriman PC dunia anjlok 20 persen
  • Apakah mobil hybrid perlu di cas? Ini jawaban dan fakta lengkapnya!
  • Prediksi skor LASK Linz vs Liverpool: The Reds siap pesta gol di Raiffeisen Arena!
  • Duel argumen: Ahmad Doli Kurnia dan Hasyim Asy’ari terkait pasal selundupan PKPU
  • Kronologi Lengkap Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Pembahasan kenaikan gaji PNS 2026 belum selesai, Menkeu Purbaya menunggu arah ekonomi
Ekonomi

Pembahasan kenaikan gaji PNS 2026 belum selesai, Menkeu Purbaya menunggu arah ekonomi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 January 2026No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Grid. ID – Isu kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 2026 masih menjadi pertanyaan besar. Pemerintah saat ini belum bisa mengambil keputusan terkait kebijakan tersebut dalam waktu dekat. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi.

Menurutnya, pemerintah harus melihat kondisi keuangan negara dan arah perekonomian secara lebih menyeluruh. Ia menegaskan bahwa sebelum memutuskan, pihaknya perlu memastikan bahwa pendapatan negara dapat menopang kebijakan yang akan dikeluarkan.

“Kita sedang mendiskusikan dengan pihak lain, melihat kondisi keuangan kita seperti apa. Saya sudah bilang sebelumnya, jika semua disimpan dari awal, saya bisa melihat ke mana pendapatan kita,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah perlu menunggu satu triwulan lagi untuk melihat bagaimana arah ekonomi negara, dengan kebijakan yang lebih sinkron dibandingkan sebelumnya.

Pertemuan dengan Menteri PANRB

Pernyataan Purbaya ini merespons spekulasi yang muncul setelah pertemuannya dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini. Pertemuan ini berlangsung di Kementerian Keuangan pada Senin (29/12/2025).

Rini menyebutkan bahwa pertemuan tersebut membahas sinkronisasi kebijakan lintas kementerian dalam rangka mendukung program prioritas nasional. Dalam agenda, usulan kebijakan gaji aparatur sipil negara untuk tahun depan juga masuk dalam pembahasan.

Meski demikian, Rini menyatakan bahwa belum ada pembahasan rinci mengenai skema maupun besaran usulan kenaikan gaji PNS 2026. Selain itu, opsi penyesuaian gaji pokok maupun tunjangan juga belum dibuka ke publik.

Strategi Strategic Diamond

Selain isu gaji aparatur, pertemuan ini juga menyoroti penguatan koordinasi kebijakan melalui pendekatan Strategic Diamond. Strategi ini digunakan untuk menyinkronkan perencanaan, penganggaran, dan kinerja pemerintah agar sejalan dengan visi Presiden.

“Melalui Strategic Diamond, koordinasi perencanaan, penganggaran, dan tata kelola pemerintahan dioptimalkan secara terintegrasi untuk menyukseskan pencapaian tujuan pembangunan nasional sesuai arahan Presiden,” ujar Rini.

Tantangan dalam Pengambilan Keputusan

Isu kenaikan gaji PNS 2026 hingga saat ini masih belum diputuskan. Purbaya Yudhi menegaskan bahwa pemerintah perlu memperhatikan arah ekonomi ke depan sebelum mengambil keputusan.

Diperlukan waktu tambahan untuk memutuskan apakah kenaikan gaji akan dilakukan atau tidak. Sehingga, pemerintah belum bisa mengumumkan keputusan terkait hal ini dalam waktu dekat.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Strategi PM Lawrence Wong Lindungi Pekerja Singapura dari Gelombang PHK AI

18 October 2026

Bos Intel ungkap teknologi cip yang bisa bikin AI lebih hemat energi

17 October 2026

Baru mulai! Promo Alfamidi hemat satu pekan, Buavita cuma Rp8.400

17 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kisah Penangkapan Widi Prasetijono, Eks Ajudan Jokowi yang Jadi Terdakwa Kasus Lahan

18 October 2026

Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus

18 October 2026

Strategi PM Lawrence Wong Lindungi Pekerja Singapura dari Gelombang PHK AI

18 October 2026

Harga komputer makin mahal, pengiriman PC dunia anjlok 20 persen

18 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?