Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 23 Februari 2026
Trending
  • Jadwal Tol Laut KM Sabuk Nusantara 76, Rute Gorontalo-Luwuk Mulai 20 Februari 2026
  • Frank dan Co. gelar pameran ‘Cinta yang Jujur’ di Mall Kelapa Gading 3
  • Ramalan Zodiak Leo Hari Ini: Hoki, Karier, Cinta, dan Kesehatan
  • Camat Air Periukan Seluma Kembali Digerebek Bersama Guru PPPK
  • Jadwal Imsakiyah Hari Ini: Waktu Imsak dan Buka Puasa 3 Ramadan 1447 H di Tarakan, Kalimantan Utara
  • Sriwijaya FC Terdegradasi ke Liga 3 Jika Kalah dari Sumsel United
  • 5 Restoran Favorit All You Can Eat di Surabaya untuk Buca Beramai-ramai dengan Keluarga dan Teman
  • Jangan Terjebak Macet! 4 Transportasi Cepat Jakarta Saat Ramadhan 2026 untuk Efisiensi Waktu
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Risiko Serius: Jangan Tambah Air Radiator Melalui Lubang Ini!
Ragam

Risiko Serius: Jangan Tambah Air Radiator Melalui Lubang Ini!

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesiadiscover.com

– Seiring dengan penggunaan, air radiator atau radiator coolant pada motor bisa mengalami penurunan.



Penurunan ini bisa terjadi karena penguapan atau adanya sedikit kebocoran di sistem radiator.

Jika air radiator sudah terdeteksi berkurang, jangan dibiarkan dan segera tambahkan.

Pasalnya, air radiator yang kurang bisa menyebabkan masalah pada sistem pendinginan, bahkan berpotensi membuat mesin mengalami overheat.

Untuk Anda yang ingin melakukan penambahan air radiator, mungkin ada yang bingung dari mana sebaiknya mengisi.

Apakah langsung diisi melalui lubang pengisian air di radiator, atau justru ditambahkan melalui lubang pengisian di tabung reservoir.

Dhany Ekasaputra selaku Manager Promosi PT Autochem Industry, yang merupakan produsen radiator coolant merek Master, memberikan penjelasan.

Menurut Dhany, penambahan air radiator sebaiknya dilakukan melalui lubang pengisian pada tabung reservoir coolant di motor.

“Untuk penambahan sebaiknya lewat tabung reservoir. Jangan langsung lewat lubang pengisian di radiator,” ujarnya.

Bukan tanpa alasan, menurutnya ada risiko munculnya efek negatif jika menambahkan air radiator langsung ke lubang pengisian di radiator.

“Kalau diisi langsung lewat lubang pengisian di radiator, ada risiko adanya udara yang terjebak saat proses pengisian,” tambahnya.

Udara yang terjebak dalam sistem radiator sering disebut dengan istilah angin palsu.

Angin palsu atau udara yang terjebak di sistem radiator ini bisa menyebabkan suhu mesin meningkat dengan cepat, sehingga berpotensi menyebabkan overheat.

Karena ada risiko munculnya angin palsu, maka Dhany menyarankan untuk melakukan pengisian air hanya melalui tabung reservoir saja.

Saat melakukan penambahan, pastikan juga volume air radiator tidak melebihi batas maksimal yang tertera di tabung reservoir.

Tips Penting Saat Menambahkan Air Radiator

  • Pastikan motor dalam keadaan dingin sebelum melakukan pengisian.
  • Ini bertujuan untuk menghindari risiko luka bakar akibat uap panas yang muncul dari sistem pendinginan.

  • Gunakan air bersih atau campuran antifreeze sesuai rekomendasi pabrikan.

  • Penggunaan air biasa tanpa campuran dapat menyebabkan korosi pada komponen radiator.

  • Periksa kondisi tabung reservoir secara berkala.

  • Jika terlihat kerak atau kotoran, segera bersihkan agar tidak mengganggu aliran cairan pendingin.

  • Jangan terlalu sering mengisi air radiator.

  • Penambahan air yang terlalu sering bisa menjadi tanda adanya kebocoran atau masalah lain pada sistem pendinginan.

Mengapa Tabung Reservoir Lebih Disarankan?

Tabung reservoir memiliki fungsi sebagai tempat penampungan sementara cairan pendingin.

Pengisian melalui tabung reservoir membantu memastikan bahwa udara tidak terjebak di dalam sistem.

Selain itu, tabung reservoir juga membantu menjaga tekanan dalam sistem pendinginan, sehingga lebih aman dan efektif.

Jika Anda masih merasa bingung, sebaiknya konsultasikan dengan teknisi atau baca panduan pemilik kendaraan.

Dengan perawatan yang tepat, sistem pendinginan motor akan tetap optimal dan mengurangi risiko kerusakan serius.



Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ramalan Zodiak Leo Hari Ini: Hoki, Karier, Cinta, dan Kesehatan

23 Februari 2026

Ancaman Tersembunyi: Spyware dan Keamanan Siber Indonesia

23 Februari 2026

Frank dan Co. gelar pameran ‘Cinta yang Jujur’ di Mall Kelapa Gading 3

23 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Jadwal Tol Laut KM Sabuk Nusantara 76, Rute Gorontalo-Luwuk Mulai 20 Februari 2026

23 Februari 2026

Frank dan Co. gelar pameran ‘Cinta yang Jujur’ di Mall Kelapa Gading 3

23 Februari 2026

Ramalan Zodiak Leo Hari Ini: Hoki, Karier, Cinta, dan Kesehatan

23 Februari 2026

Camat Air Periukan Seluma Kembali Digerebek Bersama Guru PPPK

23 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?