Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Wednesday, 7 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»Gasperini Kembali ke Bergamo dengan Kekalahan saat Latih AS Roma
    Olahraga

    Gasperini Kembali ke Bergamo dengan Kekalahan saat Latih AS Roma

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 January 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Gianpiero Gasperini kembali menginjakkan kaki di kota Bergamo, tempat ia pernah berkontribusi besar dalam pengembangan Atalanta. Kepulangan pelatih AS Roma ini tidak berjalan mulus. Dalam laga lanjutan Liga Italia 2025/26 yang berlangsung di New Balance Arena, Giallorossi harus menerima kekalahan 0-1 dari Atalanta pada hari Ahad (4/1/2025) dini hari WIB.

    Laga ini memiliki makna khusus bagi Gasperini. Ia bukan hanya sekadar pelatih tamu, tetapi sosok yang pernah membawa Atalanta menjadi salah satu tim terkuat di Serie A. Di hadapan publik yang sangat mengenalnya, Gasperini harus menerima kenyataan bahwa mantan timnya menjadi penghalang utama yang membuat Roma terlempar dari empat besar klasemen.

    Gol tunggal yang dicetak Giorgio Scalvini pada menit ke-12 menjadi penentu hasil pertandingan. Gol tersebut lahir dari situasi sepak pojok, di mana bek muda Atalanta berhasil mengalahkan kiper Mile Svilar. Meskipun gol sempat ditinjau oleh VAR, wasit akhirnya memutuskan untuk mengesahkan gol tersebut.

    Kekalahan ini berdampak langsung pada posisi Roma di klasemen. Tim ibu kota turun ke peringkat lima dengan 33 poin, tergusur dari empat besar oleh Juventus yang unggul selisih gol. Sementara itu, Atalanta meraih poin penting yang membawa mereka naik ke posisi kedelapan dengan 25 poin dari 18 laga.

    Roma sebenarnya sempat mengancam lebih dulu. Pada menit ketujuh, Paulo Dybala memanfaatkan kesalahan backpass Ederson dan memberikan peluang kepada Evan Ferguson. Namun, upaya tersebut masih dapat digagalkan oleh kiper Marco Carnesecchi, didukung sapuan cepat Sead Kolasinac.

    Atalanta nyaris menggandakan keunggulan lewat sundulan Gianluca Scamacca pada menit ke-28. Namun, VAR kembali berperan dan menganulir gol tersebut karena posisi offside. Keunggulan tipis tetap bertahan hingga jeda.

    Memasuki babak kedua, Roma mencoba meningkatkan tekanan. Peluang terbaik hadir pada menit ke-50 saat Ferguson memaksa Carnesecchi melakukan penyelamatan krusial. Setelah itu, lini serang Roma kesulitan menciptakan peluang bersih di tengah rapatnya pertahanan tuan rumah.

    Di pengujung laga, Atalanta hampir menambah gol melalui tendangan Krstovic, tetapi Svilar tampil sigap menjaga skor tetap 1-0 hingga pertandingan usai.

    Bagi Gasperini, laga ini menjadi pengingat bahwa masa lalu tak selalu berpihak. Kembali ke Bergamo sebagai pelatih lawan, ia justru harus menyaksikan Roma kehilangan poin penting, sementara Atalanta melanjutkan langkahnya dengan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?