Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • 6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
  • Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak
  • Aprilia Bakal Terapkan Team Order, Kata Kubu Marquez
  • Apple siapkan iPhone Air 2, ini bocoran fitur dan jadwal rilisnya
  • Mengenal RTX AI PC: Senjata Rahasia Mahasiswa & Pekerja Modern
  • Waspada Agen AI Liar: Peringatan Keras PM Singapura Lawrence Wong
  • Home Charging vs SPKLU: Mana yang Lebih Ramah di Kantong?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Zainal Arifin Mochtar Dihantui Telepon Asing
Politik

Zainal Arifin Mochtar Dihantui Telepon Asing

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 January 2026No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Teror Telepon yang Mengancam Dosen Hukum

Seorang dosen hukum tata negara dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM), Zainal Arifin Mochtar, mengungkapkan pengalamannya menerima teror melalui telepon. Kejadian ini terjadi pada Jumat, 2 Januari 2026, ketika ia menerima panggilan dari nomor tidak dikenal yang mengaku sebagai anggota kepolisian.

Zainal menuliskan kronologi kejadian tersebut melalui akun Instagram pribadinya, @zainalarifinmochtar, pada hari yang sama. Ia membagikan tangkapan layar panggilan telepon dengan nomor +6283817941429. Dalam unggahannya, Zainal menjelaskan bahwa orang yang menelepon menyampaikan pesan yang mengarahkan dirinya untuk segera hadir dan membawa KTP, dengan ancaman penangkapan jika tidak mengikuti instruksi tersebut.

Ia mengizinkan media untuk mengutip informasi dari unggahannya. Menurut Zainal, suara pria itu terdengar berat dan seolah memiliki otoritas tinggi. Meski demikian, ia hanya tertawa dan mematikan ponselnya kemudian melanjutkan aktivitasnya.

“Siapa pun tahu bahwa hal seperti ini adalah penipuan dan tidak jelas,” ujarnya.

Menurut Zainal, modus penipuan semacam ini terjadi karena masih adanya ruang bebas bagi penipu di tengah masyarakat. Ia juga menyayangkan bagaimana data warga negara sering kali diperjualbelikan dan digunakan sebagai target penipuan.

Zainal menegaskan bahwa ia tidak takut terhadap kejadian ini. Saat dikonfirmasi, ia tidak menunjukkan rasa curiga apakah ada pernyataannya yang keras mengkritik pemerintah sebelum kejadian tersebut.

Teror telepon terhadap Zainal ini terjadi beberapa hari setelah teror terhadap aktivis dan sejumlah influencer yang mengkritik penanganan bencana di Sumatera. Beberapa kasus teror lainnya juga tercatat, termasuk yang dialami oleh pemusik asal Aceh, Ramond Dony Adam alias D.J. Donny. Ia menerima kiriman bangkai ayam, surat ancaman, bahkan bom molotov.

Influencer asal Aceh lainnya, Shery Annavita, juga mengaku dikirimi sekantung telur busuk dan mengalami vandalisme di mobilnya. Tidak hanya para influencer, teror juga menimpa rumah Manajer Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik. Iqbal menerima kiriman bangkai ayam beserta pesan bernada ancaman. Teror terhadap Iqbal diduga berkaitan dengan kritiknya terhadap kinerja pemerintah dalam menangani bencana Sumatera.

Beberapa tokoh lain juga dilaporkan mengalami ancaman serupa, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Hal ini menunjukkan bahwa ancaman terhadap individu yang kritis terhadap pemerintah semakin marak.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat bahwa kejahatan digital dan ancaman melalui telepon semakin sulit dihindari. Dengan adanya kasus-kasus seperti ini, penting bagi masyarakat untuk lebih waspada dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

PGRI Desak Kepastian Pencairan TPG Guru Non-ASN

14 October 2026

Opini: Kritik Tak Pernah Padam

14 October 2026

Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

31 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi

14 October 2026

Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!

14 October 2026

Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak

14 October 2026

Aprilia Bakal Terapkan Team Order, Kata Kubu Marquez

14 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?