Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sunday, 25 October 2026
Trending
  • 5 Destinasi Sejuk di Karanganyar, Pelarian Sempurna Saat Cuaca Panas
  • 5 laga Persebaya Surabaya tak terkalahkan! PSM Makassar siap hentikan rekor Tavares
  • Ramalan zodiak hari ini Rabu 21 Oktober 2026, cek peluang dan tantangannya
  • Prediksi skor Sporting Lisbon vs LASK Linz di Liga Champions: Leoes kejar hattrick kemenangan
  • Ekonom khawatirkan obsesi kejar pertumbuhan ekonomi, produktivitas tenaga kerja tersisih
  • Terobosan Chery: Isi Daya EV 5 Menit & V2G 2027
  • 5 film barat tentang persahabatan yang hancur karena ambisi dan uang
  • Como-Manchester United, hitung-hitungan dua dunia yang bertolak belakang: 340 juta untuk membangun mimpi dan 2,6 miliar untuk kehilangan arah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Rupiah Naik ke Rp 16.782 per Dolar AS, Selasa (30/12)
Nasional

Rupiah Naik ke Rp 16.782 per Dolar AS, Selasa (30/12)

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover31 December 2025No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Indonesiadiscover.com.CO.ID – JAKARTA.

Nilai tukar rupiah di pasar spot mengalami penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pagi ini. Berdasarkan data yang diperoleh, Selasa (30/12), rupiah spot berada di level Rp 16.782 per dolar AS. Penguatan ini mencapai 0,04% dibandingkan harga penutupan kemarin, Senin (29/12), yang berada di level Rp 16.788 per dolar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah di pasar spot mengalami pelemahan sebesar 0,25% secara harian ke posisi Rp 16.788 per dolar AS. Sementara itu, rupiah di Jisdor Bank Indonesia (BI) juga melemah 0,13% dibandingkan penutupan Rabu (24/12) ke posisi Rp 16.788 per dolar AS.

Menurut Global Market Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto, pelemahan rupiah disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah adanya profit taking di pasar surat utang negara (SUN). Selisih imbal hasil SUN Indonesia dengan SUN AS semakin menurun, sehingga memengaruhi permintaan terhadap rupiah.

“Selain itu, ada permintaan dolar AS yang tinggi untuk kebutuhan impor. Tidak hanya itu, masyarakat juga memiliki kebutuhan dolar untuk perjalanan ke luar negeri,” ujar Myrdal, Senin (29/12).

Pengamat Mata Uang, Ibrahim Assuaibi, menyampaikan bahwa pelemahan rupiah juga dipengaruhi oleh tensi geopolitik di Amerika Latin. AS disebut masih melakukan sabotase terhadap kapal-kapal tanker dari Venezuela ke Tiongkok maupun ke India. Hal ini turut memengaruhi stabilitas nilai tukar rupiah.

Dalam proyeksinya, Ibrahim Assuaibi memperkirakan bahwa rupiah pada Selasa (30/12) akan berada di kisaran Rp 16.780–Rp 16.820. Sementara itu, Myrdal Gunarto memproyeksikan rupiah akan berada di kisaran Rp 16.662–Rp 16.820.

Beberapa faktor eksternal dan internal turut memengaruhi fluktuasi nilai tukar rupiah. Dari sisi eksternal, situasi geopolitik dan dinamika pasar global menjadi faktor penting. Sementara dari sisi internal, kebijakan moneter dan kondisi perekonomian domestik juga turut berkontribusi.

Adapun, para ahli ekonomi memantau perkembangan nilai tukar rupiah secara berkala. Proyeksi mereka memberikan gambaran mengenai potensi pergerakan rupiah dalam jangka pendek. Namun, perlu diingat bahwa nilai tukar bisa saja mengalami perubahan akibat berbagai faktor tak terduga.

Perkembangan nilai tukar rupiah juga menjadi perhatian khusus bagi pelaku bisnis dan masyarakat umum. Kenaikan atau penurunan kurs dapat memengaruhi biaya impor, ekspor, serta pengeluaran masyarakat. Oleh karena itu, pemantauan dan analisis yang tepat sangat diperlukan.

Dalam konteks lebih luas, stabilnya nilai tukar rupiah merupakan salah satu indikator kesehatan perekonomian suatu negara. Dengan demikian, langkah-langkah yang diambil oleh otoritas moneter dan pemerintah menjadi penting untuk menjaga stabilitas tersebut.

Kemajuan ekonomi nasional tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh stabilitas nilai tukar. Dengan demikian, upaya untuk menjaga nilai tukar rupiah tetap stabil harus terus dilakukan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

5 Destinasi Sejuk di Karanganyar, Pelarian Sempurna Saat Cuaca Panas

25 October 2026

Ekonom khawatirkan obsesi kejar pertumbuhan ekonomi, produktivitas tenaga kerja tersisih

25 October 2026

20 Spot Gratis di Bangkok: Berlatar Estetik Big Buddha Paknam

25 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 Destinasi Sejuk di Karanganyar, Pelarian Sempurna Saat Cuaca Panas

25 October 2026

5 laga Persebaya Surabaya tak terkalahkan! PSM Makassar siap hentikan rekor Tavares

25 October 2026

Ramalan zodiak hari ini Rabu 21 Oktober 2026, cek peluang dan tantangannya

25 October 2026

Prediksi skor Sporting Lisbon vs LASK Linz di Liga Champions: Leoes kejar hattrick kemenangan

25 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?