Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 24 Maret 2026
Trending
  • 25 desain ruang tamu minimalis yang instagenik
  • Artis Rayakan Lebaran Pertama sebagai Pasangan, Luna Maya hingga Al Ghazali
  • 5 Langkah Cepat Pulihkan Dompet dalam 14 Hari Pasca-Lebaran
  • Iran Gantung 3 Demonstran di Qom, Dunia Kecam Penindasan dan Pelanggaran HAM
  • Kemeriahan Idul Fitri
  • Kalender Liturgi Katolik: Perayaan St Turibius Mogrovejo, Senin 23 Maret 2026
  • Liga Inggris Tertarik Pemain Timnas Indonesia? 2 Nama Masuk Daftar Target John Herdman
  • Doa dan Bacaan Sholat Idul Fitri 1447 H/2026: Panduan Lengkap untuk Umat Muslim Sulawesi Utara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Tingkatkan Kekompakan dan Kapasitas, Pengurus KSR Unismag Ikuti Pembekalan
Nasional

Tingkatkan Kekompakan dan Kapasitas, Pengurus KSR Unismag Ikuti Pembekalan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover30 Desember 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pembekalan Pengurus KSR PMI Unit USM untuk Peningkatan Kapasitas dan Kekompakan Tim

Dalam rangka meningkatkan kekompakan tim dan peningkatan kapasitas pengurus, sebanyak 10 orang pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Universitas Semarang (USM) mengikuti Pembekalan Pengurus yang digelar di Aula Masjid Kampus USM pada Minggu, 28 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk membina dan meningkatkan kemampuan para pengurus agar mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional dan berintegritas.

Komandan KSR PMI unit USM, Rina Kurniawati, menjelaskan bahwa pembekalan ini dilaksanakan sebagai upaya pembinaan dan peningkatan kapasitas pengurus KSR PMI Unit USM. Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek penting seperti manajemen organisasi, kepemimpinan, komunikasi dan relasi, serta problem solving. Narasumber yang terlibat antara lain Sentot Banyuaji, Andi Jatmiko, Guruh Sandi M, Saiful Hadi, dan Prawito Abdul Rizal.

Materi Manajemen Organisasi

Sentot Banyuaji dalam materi Manajemen Organisasi menjelaskan secara mendalam mengenai manajemen organisasi, dengan penekanan bahwa pemberian tanggung jawab harus disesuaikan dengan kemampuan dan peran individu yang tepat. Ia menekankan bahwa pengurus harus mampu mengelola sumber daya manusia dengan baik, pengerahan anggota untuk mengoptimalkan potensi, serta kontrol atau pengawasan dalam pelaksanaan program kerja. Selain itu, ia menyampaikan pentingnya pengambilan keputusan, manajemen waktu, kedisiplinan terhadap ketepatan waktu, serta penerapan cara kerja yang efektif dan efisien. Motivasi juga menjadi hal penting dalam mendorong anggota mencapai tujuan organisasi.

Materi Kepemimpinan

Andi Jatmiko menyampaikan materi tentang kepemimpinan. Menurutnya, kepemimpinan diibaratkan sebagai proses menyalakan lilin di tengah kegelapan, dengan dua unsur utama yaitu kekuasaan dan keteladanan. Ia menekankan bahwa kepemimpinan bertujuan untuk membangun kepatuhan, perubahan kesadaran, serta kedalaman hati nurani dengan sikap berani, tulus, dan manusiawi. Inti kepemimpinan adalah melayani, menjadi pelayan moral, menyalakan semangat, mendorong inovasi, serta memperhatikan manusia di balik sistem.

Cara kerja pemimpin harus berlandaskan integritas dan kompetensi, di mana pemimpin bersikap tegas terhadap ketidakberesan namun tetap lembut terhadap nilai kemanusiaan. Tujuan kepemimpinan adalah menumbuhkan organisasi agar lebih sehat, lebih menguntungkan, dan lebih manusiawi. Ditekankan pula bahwa sejarah akan mencatat bukan siapa yang paling berkuasa, melainkan siapa yang berkontribusi dengan cinta.

Materi Komunikasi dan Relasi

Saiful Hadi menyampaikan materi tentang komunikasi dan relasi. Materi ini dimulai dengan kegiatan pengenalan per divisi yang bertujuan untuk mempererat hubungan antar pengurus serta meningkatkan pemahaman terhadap peran dan fungsi masing-masing divisi. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan relasi sebagai fondasi utama dalam menjalankan organisasi, khususnya organisasi kemanusiaan seperti KSR PMI. Dalam materi ini juga ditekankan pentingnya menjaga relasi yang baik dengan mitra KSR, baik sesama organisasi relawan, pihak lain, maupun pihak eksternal. Relasi yang sehat dan berkelanjutan dinilai mampu mempermudah koordinasi, memperlancar pelaksanaan kegiatan, serta memperkuat kepercayaan dan citra organisasi.

Tugas dan Tanggung Jawab Setiap Pengurus

Prawito Abdul Rizal menyampaikan materi tentang tugas dan tanggung jawab setiap pengurus. Materi ini membahas tugas Pengurus Inti dan masing-masing divisi dengan menekankan pentingnya pemahaman peran serta sinergi antarbidang. Divisi Kegiatan merupakan awal dari pembentukan dan pelaksanaan program kerja, di mana kegiatan tidak selalu bersifat formal, namun juga perlu disertai pendekatan informal untuk menjaga kebersamaan dan kekompakan anggota. Divisi Humas tidak hanya fokus pada birokrasi dan administrasi, namun juga memerlukan diskusi internal sebelum menyampaikan informasi kepada pihak luar. Keterbukaan, komunikasi dua arah, serta saling berbagi informasi antar divisi menjadi hal penting, disertai upaya menghindari egoisme demi menjaga keharmonisan organisasi.

Divisi Logistik menekankan pentingnya ketelitian dalam mengecek data dan kebutuhan kegiatan agar sesuai dengan kondisi di lapangan. Sementara itu, Divisi Operasional (OP) dijelaskan sebagai divisi yang harus mampu bekerja sama secara aktif dengan Divisi Kegiatan dan Divisi Humas guna memastikan setiap kegiatan berjalan dengan lancar dan terkoordinasi.

Materi Studi Kasus

Guruh Sandi Mulyajaya menyampaikan materi studi kasus dengan pendekatan manajemen PDCA (Plan, Do, Check, Action). Materi ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut dalam organisasi. Disampaikan bahwa setiap program kerja perlu dikelola secara bersama-sama oleh seluruh kepengurusan dengan sikap kehati-hatian dan pengendalian emosi. Ia menjelaskan bahwa organisasi merupakan ruang belajar bersama dengan latar belakang dan karakter yang beragam, sehingga kemampuan untuk berjalan bersama, saling memahami, dan menjaga kekompakan menjadi hal utama.

Dalam praktiknya, pelaksanaan kegiatan tidak selalu berjalan sesuai dengan rencana, sehingga pengurus diharapkan mampu bersikap adaptif, mencari solusi, serta melakukan evaluasi berkelanjutan. Setiap permasalahan yang muncul diharapkan dapat dilihat sebagai pembelajaran, karena di balik setiap kesulitan terdapat nilai positif bagi perkembangan organisasi.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

5 Langkah Cepat Pulihkan Dompet dalam 14 Hari Pasca-Lebaran

24 Maret 2026

Kemeriahan Idul Fitri

24 Maret 2026

Iran Gantung 3 Demonstran di Qom, Dunia Kecam Penindasan dan Pelanggaran HAM

24 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

25 desain ruang tamu minimalis yang instagenik

24 Maret 2026

Artis Rayakan Lebaran Pertama sebagai Pasangan, Luna Maya hingga Al Ghazali

24 Maret 2026

5 Langkah Cepat Pulihkan Dompet dalam 14 Hari Pasca-Lebaran

24 Maret 2026

Iran Gantung 3 Demonstran di Qom, Dunia Kecam Penindasan dan Pelanggaran HAM

24 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?