Siti Hindrawati Minta Maaf Atas Kegaduhan yang Terjadi
Siti Hindrawati, seorang perempuan yang sempat viral di media sosial, akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Ia juga membantah isu perselingkuhan suaminya, Iksan Daud. Dalam video yang diunggah melalui akun Facebook miliknya, @Siti Hindrawati, ia menjelaskan bahwa berita yang beredar tentang perselingkuhan suaminya adalah tidak benar.
“Saya Siti Hindrawati istri dari Iksan Abdurahman Daud, ingin mengklarifikasi bahwa berita yang beredar di media sosial tentang perselingkuhan suami saya itu adalah pemberitaan tidak benar. Saya meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi di media sosial,” ujarnya dalam video tersebut.
Janji untuk Memperbaiki Rumah Tangga
Menurut Siti, masalah rumah tangganya adalah hal yang sangat pribadi. Ia memohon kepada seluruh pengguna media sosial untuk menghapus pemberitaan yang telah menyebar. Saat ini, ia dan suaminya sedang berusaha memperbaiki hubungan mereka. “Sejatinya masalah keluarga masalah privasi dan saya memohon kepada seluruh akun media untuk menghapus pemberitaan tentang kami. Saat ini kami sedang memperbaiki semuanya, mohon doanya,” jelasnya.
Ia juga berusaha menjadi orang tua yang baik bagi anaknya. “Mohon maaf atas kehilafan saya dan suami saya. Saya dan suami saya ini sedang mencoba memperbaiki semuanya. Saya dan Iksan mohon doanya untuk semuanya. Kami berusaha untuk menjadi orang tua yang baik untuk anak kami. Mohon kepada seluruh akun sosial media dan rekan-rekan semua yang sudah mengshare video saya kemarin. Mohon segera di hapus saja. Terima kasih,” tulisnya.
Iksan Bantah Mengusir Istri
Iksan Daud, suami Siti, menegaskan bahwa polemik rumah tangga yang kini viral di media sosial tidak sepenuhnya sesuai dengan kenyataan. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pimpinan di instansi tempatnya bekerja. Menurutnya, persoalan tersebut telah melebar dan menimbulkan kegaduhan.
“Permasalahan rumah tangga adalah privasi, dan saya tidak ingin membebani instansi,” kata Iksan, Rabu (24/12/2025). Ia juga menjelaskan bahwa pihak manajemen Bandara Djalaluddin Gorontalo telah turun tangan menyikapi persoalan tersebut. Upaya pembinaan dan mediasi sudah dilakukan lebih dari sekali. “Manajemen bandara sudah melakukan pembinaan dan mediasi kepada saya bersama istri berulang kali,” ujarnya.
Ia menyebut proses mediasi sempat membuahkan kesepakatan damai. Pada Agustus dan September 2025, dirinya dan sang istri sempat berdamai serta berkomitmen memperbaiki rumah tangga. Iksan berharap masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, hanya dirinya dan sang istri yang benar-benar memahami persoalan rumah tangga mereka.
Pengakuan Siti Diusir Suami
Sebelumnya, kisah Siti viral di media sosial setelah ia bercerita tentang perlakuannya oleh suaminya. Ia mengaku sudah lama diperlakukan seperti itu. “Sudah lama saya sering diperlakukan seperti ini. Saya bertahan demi anak, tapi kemarin sudah sampai pada puncaknya,” ujar Siti kepada wartawan pada Selasa (23/12/2025).
Menurutnya, tekanan dalam rumah tangga semakin terasa setelah suaminya resmi dilantik sebagai PPPK. Ia merasa sikap suaminya berubah sejak saat itu. Siti mengungkapkan sang suami kerap melontarkan ucapan yang membuatnya merasa tidak dihargai dan tertekan secara psikologis. “Salah satu yang membuat saya tertekan adalah ucapannya yang sering bilang saya takut kehilangan dia karena dia sudah jadi PPPK,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa persoalan rumah tangga mereka sebenarnya sudah beberapa kali diupayakan untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Musyawarah antara kedua belah pihak keluarga bahkan sempat dilakukan, lengkap dengan kesepakatan yang disetujui oleh orang tua masing-masing. Namun, menurut Siti, kesepakatan tersebut kembali dilanggar oleh sang suami. “Sudah berkali-kali saya disuruh keluar dari rumah. Pernah dijemput dan sudah ada perjanjian antar orang tua, tapi dia langgar lagi,” jelasnya.
Merasa tidak lagi sanggup bertahan, Siti akhirnya memilih meninggalkan rumah dan kini tinggal sementara di rumah ibunya di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. “Saya sedang menenangkan diri,” tuturnya lirih. Ia juga mengungkapkan sejak kejadian tersebut, suaminya belum pernah menghubunginya sama sekali.



