Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 24 Maret 2026
Trending
  • Samsung A05s Kamera 50MP, Harga Rp2 Juta di Lebaran 2026
  • Mitos vs Fakta: Pria Lebih Sabar Menghadapi Macet Saat Mudik
  • Hasil FP2 Moto3 Veda Ega Pratama di P12 Jelang Kualifikasi MotoGP Brasil 2026
  • 10 rumah modern dengan tumbuhan dalam ruangan, menginspirasi!
  • Berita Duka: Chuck Norris Meninggal, Legenda Film Bruce Lee dan The Expendables 2
  • Ekonomi Pasca Lebaran: Peluang Tumbuh atau Hanya Peningkatan Sementara?
  • Ubedilah Badrun Beberkan 3 Kemungkinan Pelaku di Balik Kasus Andrie Yunus
  • Harga minyak naik, B50 harus dipercepat implementasinya
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Emas dan Perak Rekor, Bitcoin Tertatih
Nasional

Emas dan Perak Rekor, Bitcoin Tertatih

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover29 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pergerakan Pasar Aset Global yang Tampak Berbeda

Pasar aset global kembali menunjukkan perbedaan yang signifikan. Di tengah naiknya harga emas dan perak, pasar kripto justru mengalami penurunan. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan tren antara aset tradisional dan digital.

Emas dan Perak Mencetak Rekor Harga

Harga emas berjangka pada Jumat (27/12/2025) mencapai level 4.550 dolar AS, menciptakan rekor baru. Selama tahun ini, emas telah mencatat lebih dari 50 kali rekor harga. Sementara itu, harga perak juga melonjak tajam. Harga logam mulia tersebut mencapai 75 dolar AS per troy ons, dengan kenaikan sebesar 150 persen sejak awal tahun.

Reli harga emas dan perak didorong oleh kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan fisik di tengah permintaan industri yang tinggi. Selain emas dan perak, platinum dan tembaga juga mengalami kenaikan harga, dengan masing-masing mencetak rekor tahun ini.

Kinerja Negatif Aset Kripto

Di sisi lain, aset kripto seperti bitcoin dan ether mengalami penurunan. Harga bitcoin turun sekitar 6 persen secara year to date (YtD), sedangkan ether mengalami penurunan sebesar 12 persen. Hal ini menunjukkan bahwa investor kripto sedang menghadapi tantangan besar.

Louis Navellier, pendiri Navellier & Associates, menilai bahwa kesenjangan kinerja antara emas dan kripto menjadi sinyal bagi investor. Ia menyarankan agar investor kripto beralih ke emas, mengingat harga emas naik hampir 70 persen pada 2025. Ia juga menyoroti pembelian bank sentral, volatilitas yang lebih rendah, serta likuiditas pasar emas yang dinilai lebih stabil dibandingkan aset kripto.

Kritik dari Investor Emas

Peter Schiff, seorang investor emas, juga memberikan pandangan kritis terhadap daya tarik bitcoin. Dalam unggahan di X, ia mempertanyakan daya tarik bitcoin di tengah reli aset lain. Menurutnya, jika bitcoin tidak naik ketika saham teknologi menguat, dan juga tidak naik saat emas dan perak naik, maka kapan harganya akan naik? Jawabannya: tidak akan.

Reli logam mulia ini terjadi ketika bitcoin berpotensi menutup tahun di zona negatif. Bitcoin masih berusaha menghindari penurunan untuk bulan ketiga berturut-turut. Untuk pertama kalinya sejak 2014, pergerakan harga bitcoin terpisah dari pasar saham, meskipun lingkungan regulasi dinilai lebih kondusif dan adopsi kripto di Wall Street terus meningkat.

Tekanan pada Harga Bitcoin

Tekanan pada harga bitcoin muncul setelah aksi jual oleh pemegang jangka panjang. Kondisi tersebut diperparah oleh likuidasi paksa yang mendorong harga anjlok sekitar 30 persen, dari rekor 126.000 dolar AS pada Oktober ke level 87.000 dolar AS pada Jumat.

Sean Farrell, kepala aset digital Fundstrat, mengatakan pergerakan bitcoin yang cenderung bergerak di kisaran sempit belakangan ini bukan sesuatu yang mengejutkan. Ia menjelaskan bahwa reli Santa biasanya ditandai dengan investor menjual aset yang merugi dan membeli aset yang berkinerja baik menjelang akhir tahun.

Menurut dia, banyak investor masih enggan menambah risiko pada aset yang berkinerja buruk dalam beberapa bulan terakhir. Meski demikian, Farrell menilai peluang pemulihan pada Januari tetap terbuka seiring potensi masuknya arus dana dari investor jangka panjang. “Jika Desember ditutup merah, sejarah menunjukkan Januari cenderung hijau,” kata Farrell.

Peluang Pemulihan dan Proyeksi Harga

Jika terjadi, kondisi tersebut akan menjadi peristiwa yang relatif jarang. Bitcoin tercatat hanya 15 kali mengalami penurunan selama tiga bulan berturut-turut. Lembaga riset kripto 10X Research juga melihat peluang pemantulan harga dalam jangka pendek. Mereka menyatakan bahwa ini bisa menjadi momen yang tepat untuk mencoba pemulihan yang lebih bertahan lama, karena sejumlah faktor telah terbentuk, termasuk koreksi 30 persen, penurunan selama 2,5 bulan, serta indikator teknikal yang telah sepenuhnya mereset.

Sementara itu, proyeksi harga bitcoin dari kalangan strategi Wall Street mulai direvisi turun. Standard Chartered memangkas target harga bitcoin akhir tahun menjadi 100.000 dolar AS dari sebelumnya 200.000 dolar AS. Kepala aset digital Standard Chartered, Geoff Kendrick, juga menurunkan target harga bitcoin untuk 2026 menjadi 150.000 dolar AS dari sebelumnya 300.000 dolar AS.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Mitos vs Fakta: Pria Lebih Sabar Menghadapi Macet Saat Mudik

24 Maret 2026

Ekonomi Pasca Lebaran: Peluang Tumbuh atau Hanya Peningkatan Sementara?

24 Maret 2026

Harga minyak naik, B50 harus dipercepat implementasinya

24 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Samsung A05s Kamera 50MP, Harga Rp2 Juta di Lebaran 2026

24 Maret 2026

Mitos vs Fakta: Pria Lebih Sabar Menghadapi Macet Saat Mudik

24 Maret 2026

Hasil FP2 Moto3 Veda Ega Pratama di P12 Jelang Kualifikasi MotoGP Brasil 2026

24 Maret 2026

10 rumah modern dengan tumbuhan dalam ruangan, menginspirasi!

24 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?