Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • Sosok Rosdianah, alumni magister hukum UMI kini berkarir di Korps Adhyaksa
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
  • Jelang review MSCI November 2026, pembekuan saham Indonesia diprediksi hingga 2027
  • Elon Musk mengaku tak tahu cara bikin chip, tetapi mau bangun pabrik sendiri
  • Senjakala Mobil Bensin: Pangsa Pasar Anjlok di Bawah 50%
  • 7 hal yang perlu ditingkatkan agar mendapat banyak match di dating apps menurut psikologi
  • Prediksi skor RB Leipzig vs PSV Eindhoven: Die Roten Bullen siap mengamuk di Red Bull Arena
  • Profil Anthony Xie, suami Audi Marissa yang digugat cerai: beberapa tahun berkarier di Taiwan-China
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Rompi Antipeluru IPB University Lulus Uji TNI AD
Ragam

Rompi Antipeluru IPB University Lulus Uji TNI AD

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 December 2025No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Inovasi rompi antipeluru yang terbuat dari bahan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) hasil riset dari tim IPB University berhasil lolos uji balistik dan tersertifikasi setelah menjalani pengujian ketat di Laboratorium Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislitbang TNI AD), Batujajar, Bandung, pada 19 Desember lalu.

Hasil ini menandai pencapaian penting dalam pengembangan biomaterial IPB University yang berkontribusi pada industri pertahanan berbasis sumber daya lokal. Inovasi ini merupakan puncak dari riset TKKS yang telah dilakukan selama bertahun-tahun, dengan fokus khusus pada material antipeluru sejak 2023 hingga akhirnya memenuhi standar kualifikasi militer.

Inovasi ini lahir dari kolaborasi lintas disiplin ilmu dari tim IPB University. Tim ini diketuai oleh Siti Nikmatin, peneliti Pusat Studi Sawit sekaligus dosen Departemen Fisika. Anggota tim meliputi Irmansyah, Rima Fitria Adiati, Agus Kartono (Fisika), serta Tursina Andita Putri, MSi (Agribisnis).

Menurut Siti Nikmatin, langkah strategis menuju komersialisasi sangat penting. Ia menyebutkan bahwa bahan baku serat sawit sangat melimpah, namun proses produksi masih memerlukan dukungan investasi permesinan dan modal karena banyak tahapan yang dilakukan secara manual.

“Semoga inovasi ini dapat mengubah potensi limbah kelapa sawit menjadi kekuatan baru bagi kedaulatan industri pertahanan Indonesia di masa depan,” kata Siti melalui keterangan tertulis, Sabtu, 27 Desember 2025.

Keterlibatan mitra industri juga turut memperkuat hilirisasi riset ini. Andika Kristinawati dari PT Interstisi Material Maju menjadi salah satu pihak yang terlibat. Proses sertifikasi ini disaksikan langsung oleh pimpinan IPB University, seperti Prof. Anas Miftah Fauzi (Kepala Lembaga Riset Internasional Teknologi Maju) dan Prof. Budi Mulyanto (Kepala Pusat Studi Sawit).

Pengujian balistik ini dipantau langsung oleh jajaran perwira peneliti TNI AD, yakni Kolonel Cpl Kries Kambaksono, Kolonel Yayat Priatna P., Kolonel Hiras M.S. Turnip, dan Kolonel Tri Handoko.

Rompi antipeluru berbahan serat TKKS diuji menggunakan amunisi kaliber 9×19 milimeter dari jarak tembak 5 meter. Uji mencakup kondisi tembak kering dan basah, serta uji ketahanan terhadap tusukan dan bacokan senjata tajam.

Berdasarkan penilaian tim penguji, rompi dinyatakan lulus karena mampu menahan proyektil tanpa tembus dengan tingkat deformasi atau lekukan belakang di bawah 44 milimeter. Performa ini dinilai sangat kompetitif dengan harga rompi antipeluru level IIIA yang ada saat ini.

Selain memenuhi aspek perlindungan, rompi ini juga menonjol dari sisi ergonomi. Bobotnya di bawah 2 kilogram dan ketebalan kurang dari 2 sentimeter.

Proyek ini didanai melalui Program Dana Padanan (Kedaireka) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun anggaran 2024–2025.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Senjakala Mobil Bensin: Pangsa Pasar Anjlok di Bawah 50%

15 October 2026

Mobil bensin kian menyusut: pangsa pasar turun di bawah 50 persen

15 October 2026

Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI

15 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sosok Rosdianah, alumni magister hukum UMI kini berkarir di Korps Adhyaksa

15 October 2026

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18

15 October 2026

Jelang review MSCI November 2026, pembekuan saham Indonesia diprediksi hingga 2027

15 October 2026

Elon Musk mengaku tak tahu cara bikin chip, tetapi mau bangun pabrik sendiri

15 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?