Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 17 Mei 2026
Trending
  • Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Jumat (15/5) Disini!
  • Naskah Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Rahasia Godaan Iblis dan Cara Menghindarinya
  • 9 strategi cerdas mengatur gaji di bawah Rp10 juta untuk keuangan stabil
  • Rekam Perempuan Tanpa Izin, 19 WNI Diperiksa di Saudi
  • Ray Rangkuti: DPN Berpotensi Kuasai Ruang Sipil dengan Militer
  • Prediksi Skor Bayern Munich vs Koln Bundesliga 16 Mei 2026 Pukul 20.30 WIB
  • 16 Desain Hotel Terbaik Asia 2026
  • Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 17 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Nuh: Miftachul Akhyar Telah Memaafkan Yahya Staquf
Nasional

Nuh: Miftachul Akhyar Telah Memaafkan Yahya Staquf

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf akhirnya mendapatkan maaf dari Rais Aam Miftachul Akhyar. Keputusan ini menjadi penutup bagi konflik internal PBNU antara kubu Rais Aam dan Yahya Staquf yang berlangsung cukup panjang.

Menurut Muhammad Nuh, Katib Aam PBNU, Rais Aam telah memberikan maaf atas kesalahan yang dilakukan oleh Ketua Umum PBNU tersebut. Kesalahan tersebut terkait dengan pengundangan Peter Berkowitz, seorang peneliti pro-Israel, sebagai narasumber dalam acara Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama di Jakarta pada 15-16 Agustus 2025.

“Rais Aam dan Wakil Rais Aam juga menyampaikan sikap kebesaran jiwa dengan memberikan maaf atas permohonan maaf Ketua Umum PBNU,” ujar Nuh dalam keterangan tertulis, pada Kamis, 25 Desember 2025.

Nuh menegaskan bahwa pemberian maaf dari jajaran Syuriyah kepada Yahya Staquf merupakan bagian dari tradisi NU yang mengedepankan akhlak, tabayun, dan penyelesaian masalah secara bijaksana. Keputusan untuk memaafkan kesalahan Yahya, kata dia, juga datang dari kebutuhan keberlangsungan organisasi.

“Semangat yang dibangun adalah kebersamaan dan menjaga keutuhan organisasi,” ujar Nuh.

Sebelumnya, Yahya dinilai melanggar anggaran dasar/anggaran rumah tangga dan Peraturan Perkumpulan NU karena menghadirkan peneliti pro-Israel tersebut. Jajaran Syuriah lantas menggelar rapat harian di Hotel Aston, Jakarta, pada 20 November 2025. Hasil rapat itu adalah meminta Yahya mengundurkan diri dari jabatan ketua umum dalam waktu tiga hari.

Yahya menolak permintaan tersebut hingga Syuriah memutuskan mencopotnya dari jabatan ketua umum pada 26 November 2025. Syuriyah bahkan mengangkat Penjabat Ketua Umum PBNU Zulfan Mustofa untuk menggantikan Yahya.

Yahya menentang pemecatan tersebut. Ia menilai pemecatan itu bertentangan dengan AD/ART organisasi. Yahya lantas merotasi posisi Saifullah Yusuf dari jabatan Sekretaris Jenderal ke Ketua PBNU bidang Pendidikan, Hukum, dan Media pada 28 November 2025. Lalu kubu Yahya menunjuk Amin Said Husni sebagai sekretaris jenderal.

Rentetan konflik itu membuat sesepuh NU dan Mustasyar PBNU menginisiasi serangkaian pertemuan di sejumlah pesantren, seperti di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri; Pesantren Tebuireng Jombang; hingga Musyawarah Kubro di Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, pada 21 Desember 2025. Hasil musyawarah kubro itu merekomendasikan islah kedua kubu serta pelaksanaan muktamar.

Selanjutnya, jajaran Syuriyah menginisiasi rapat konsultasi di Pondok Pesantren Lirboyo, Kamis, 25 Desember 2025. Rapat konsultasi ini dihadiri oleh jajaran Syuriyah, Mustasyar, pengurus Tanfidziyah termasuk Yahya Staquf, hingga para kiai sepuh Nahdlatul Ulama. Hasil rapat konsultasi ini menyepakati akan segera menggelar muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Seusai rapat konsultasi, Miftachul Akhyar dan Yahya Staquf bertemu dihadapan para kiai NU.

Muhammad Nuh melanjutkan, kesepakatan untuk segera menggelar muktamar merupakan upaya menjaga ketertiban organisasi dan keutuhan umat. Rencana muktamar ke-35 itu akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang diatur dalam AD/ART organisasi.

Rencana pelaksanaan muktamar dalam waktu dekat ini juga berarti akan mempercepat pelaksanaan forum tertinggi di Nahdlatul Ulama tersebut. Jika merujuk masa jabatan Yahya Staquf periode 2021-2026, muktamar akan digelar pada akhir 2026 atau di awal 2027.

“Langkah-langkah teknis akan disiapkan oleh PBNU agar pelaksanaan muktamar dapat berlangsung tertib, sah, dan bermartabat,” kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Nuh berharap seluruh anggota NU dan jajaran pengurus di semua tingkatan menjaga suasana kondusif sembari mempersiapkan muktamar. Ia juga meminta warga NU mempercayakan proses pergantian kepemimpinan di PBNU kepada mekanisme yang telah disepakati bersama.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Jumat (15/5) Disini!

17 Mei 2026

Ray Rangkuti: DPN Berpotensi Kuasai Ruang Sipil dengan Militer

17 Mei 2026

Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 17 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

17 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Jumat (15/5) Disini!

17 Mei 2026

Naskah Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Rahasia Godaan Iblis dan Cara Menghindarinya

17 Mei 2026

9 strategi cerdas mengatur gaji di bawah Rp10 juta untuk keuangan stabil

17 Mei 2026

Rekam Perempuan Tanpa Izin, 19 WNI Diperiksa di Saudi

17 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?